Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
  • visibility 329
  • comment 0 komentar


Pcnupati.or.id
 – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa dan Bali menempa diri dalam sejumlah kemampuan di Kabupaten Pati. Kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Tanggap Bencana (Bagana) ini digelar di MI Nurul Huda Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, selama tiga hari, yaitu pada 25-27 Agustus 2023. 

Ratusan anggota Banser ini disiapkan untuk menjadi kader yang siap dan cakap ketika ikut dalam menangani bencana dan pengelolaan kegiatan. Mereka ditempa kecakapan dan kompetensi protokoler serta penanggulangan bencana. 

Peserta ditempa materi oleh Kasatsus Bagana Satkornas dan Kasatsus Bagana Satkorwil Jateng, beserta tim instruktur Satkorwil Banser Jateng. 

Pada kegiatan itu, Ansor Pati bekerja sama dengan sejumlah pihak. Antara lain dengan Nahdlatul Ulama (NU) Peduli, Polair, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, RAPI, dan Dinas Sosial (Dinsos). 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser X-7 Pati, Mohammad Sutomo mengatakan, kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Bagana ini diikuti oleh 153 anggota. Mereka datang dari berbagai daerah. Antara lain dari Rembang, Blora, Grobogan, Semarang, Kendal, Magelang, Batang, Tegal, Pekalongan, dan Kebumen. 

Tak hanya itu, peserta juga hadir dari wilayah Jawa Timur. Seperti dari Gresik, Surabaya, Malang, dan Madura. Mereka terdiri atas 96 peserta Diklatsus Banser Protokoler dan 57 Bagana. 

Mohammad Sutomo menjelaskan, Diklatsus Protokoler dan Bagana ini digelar untuk meningkatkan kemampuan Banser. Protokoler, kata dia, berkaitan dengan kemampuan pengaturan pelaksanaan kegiatan, baik internal maupun di masyarakat.

“Sementara Bagana merupakan satuan khusus Banser yang mengemban amanah melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan GP Ansor, serta memiliki kualifikasi khusus di bidang penanggulangan bencana,” ungkap dia.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati Abdullah Syafiq mengatakan, Diklatsus ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas para kader Ansor-Banser. 

“Program upgrading kader konsisten kami lakukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas. Kebetulan banyak juga kader Banser dari luar daerah yang minat, jadi sekalian ditempa di Pati untuk kompetensi khusus protokol dan penanggulangan bencana,” jelas dia. 

Sementara itu saat penutupan Diklatsus, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Sholahudin Aly menegaskan, Ansor-Banser sejauh ini selalu terdepan dalam berkhidmah di masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas mutlak diperlukan untuk membantu masyarakat. 

“Bukan hanya kegiatan keagamaan, Ansor-Banser sekaligus mengedepankan prinsip khairunnas anfauhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat kepada manusia lain,” tutup dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

  • Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan secara simbolik oleh pengurus PC Fatayat NU Pati kepada salah seorang korban bencana puting beliung di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati TAYU – Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tayu beberapa waktu lalu telah mengakibatkan beberapa pohon tumbang, infrastruktur terhambat dan berbagai kekacauan lainnya.  Tak hanya itu, rumah-rumah warga juga benyak mengalami kerusakan […]

  • Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Tokoh kontroversial, Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) hadir di Yogyakarta, Sabtu (28/9) malam. Dosen Monash Institute, Australia tersebut, merupakam salah satu tokoh NU yang dianggap liberal oleh khalayak. Hal ini tak lepas dari aktivitas Gus Nadir di media sosial yang cukup intens dan memancing reaksi kaum radikalis. Gus Nadir saat merespon pertanyaan hadirin Malam ini, Gus […]

  • PCNU-PATI

    Membaca Nurcholis Majid

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Namun, Cak Nur juga memberikan pertanyaan tentang sampai manakah mahasiswa di dalam mempertahankan idealisme nya tersebut? Apakah hanya sampai pada saat menjadi mahasiswa aktif? Atau bahkan sampai pada saat mereka sudah menjadi bagian daripada pemerintah itu sendiri? Cak Nur mulai mengkhawatirkan pertanyaan tersebut akan terjawab dengan kenyataan bahwa mahasiswa akan berhenti idealis apabila sudah menjadi bagian daripada pemimpin […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.668
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • white and red love print box

    Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

      Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia. Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini […]

expand_less