Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Des 2021
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
Momen salah satu sesi pelatihan jurnalistik, dimana peserta membacakan hasil gagasannya di depan para peserta lain

MARGOYOSO – Lembaga Pers dan Jurnalistik Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati sukses menyelenggarakan pelatihan jurnalistik di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso selama dua hari berturut-turut pada tanggal 11 – 12 Desember 2021.

Pelatihan ini menyasar peserta didik MTs Darun Najah. Tujuannya, agar mereka mampu menciptakan karya jurnalistik yang nantinya ditampilkan dalam Majalah Dinding (Mading) Sekolah. Sedikitnya, 60 peserta yang hadir, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. 

Lailatul Musfiroh selaku Dirut Pers & Jurnalistik PC IPPNU Pati mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan karya jurnalistik dan melatih para peserta supaya mampu membuat dan mengelola mading sendiri. 

“Melalui pelatihan ini murid-murid kelas 7 sampai kelas 9 diharapkan mampu membuat karya sendiri dan berkreasi sekreatif mungkin untuk mengisi mading sekolah, ” ujar Musfiroh. 

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Abdul Ghofur dan Miftahus Salam. Ghofur, menyampaikan materi seputar management mading dan konten yang diperlukan dalam mading. Ia juga mengajak para peserta untuk aktif mengembangkan ide yang dimiliki dan kemudian menuangkannya dalam sebuah karya. 

Pada hari pertama pelatihan, Sabtu (11/12) para peserta melakukan praktik pembuatan konsep mading, mulai dari menentukan struktur kepengurusan Tim Redaksi, menentukan tema, dan membuat layout mading. 

Sementara, Miftahus Salam fokus pada materi seputar dasar-dasar jurnalistik, panduan penulisan berita, dan teknik dasar penulisan. 

Para peserta juga melakukan praktik pembuatan berita pada hari kedua, minggu (12/12). Mereka melakukan liputan di area sekolah. Hal ini cukup efektif dilakukan karena para peserta bisa aktif membuat berita dan mengembangkan materi yang telah didapat. 

Pada sesi terakhir, para peserta berhasil membuat mading dengan konten-konten yang telah dibuat pada praktik sebelumnya.(lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SLB NU, Langkah LP Ma'arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    SLB NU, Langkah LP Ma’arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Anak dengan disabilitas tidak butuh dikasihani, mereka hanya butuh diberi kesempatan yang sama untuk berteman, bermain, belajar dan bersekolah dengan anak-anak yang lain. Oleh karena itu semua sekolah/madrasah Ma`arif tidak boleh menolak kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus, apalagi membeda-bedakan mereka, supaya mereka juga bisa tumbuh kembang secara optimal dan mencapai prestasi sesuai […]

  • Ansor Juwana Rutinkan Takhtimul Qur’an untuk Tangkal Radikalisme

    Ansor Juwana Rutinkan Takhtimul Qur’an untuk Tangkal Radikalisme

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JUWANA-Gerakan Pemuda Ansor menyelenggarakan acara takhtimul qur’an bin nadhor, Sabtu (24/8) malam. Agenda semacam ini telah menjadi kegiatan rutin yang dijalankan empat puluh hari sekali (selapanan). Suasana khidmat dalam acara takhtimul qur’an bin nadhor yang digelar oleh GP Ansor Juwana Sabtu (24/8) malam di Masjid Besar Juwana Berlokasi di Masjid Besar Juwana, hadir beberapa pengurus […]

  • Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Yeni Munifah bersama ribuan besek Tape Gembong yang siap didistribusikan  Menjadi aktivis Fatayat NU, tak menghalangi semangat Yeni Munifah untuk berdagang. Justru menurutnya, ia akan merasa bangga jika dirinya berhasil mentasyarufkan sebagian hartanya untuk organisasi.  “Prinsipnya kalau kita bisa jangan cari hidup di NU, tapi bagaimana kita menghidupkan NU itu sendiri,” satirnya.  Wanita yang akrab […]

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • white concrete building during daytime

    Santri dan Literasi

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesantren pada umumnya merupakan model pendidikan yang menekankan pada khazanah keilmuan kitab kuning dan ilmu agama. Sehingga pesantren lebih terkenal di lingkungan masyarakat sebagai lembaga pendidikan non formal yang fokus pada pendidikan keagamaan dan pendidikan karakter terhadap para santri. Sedangkan santri sendiri di dalam pondok pesantren merupakan salah satu unsur penting yang […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.530
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman memasuki edisi 169 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke -14, sengaja memilih tema ‘Timbang Mengutuki Kegelapan, Mending Menyuluhi Jalan’. Tema ini bukan hanya respon terhadap kondisi aktual peradaban global, tapi sekaligus mewakili konsistensi Suluk Maleman yang selama 14 tahun tanpa jeda terus menerus mengajak masyarakat untuk merenung tentang diri dan lingkangannya. […]

expand_less