Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Des 2021
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
Momen salah satu sesi pelatihan jurnalistik, dimana peserta membacakan hasil gagasannya di depan para peserta lain

MARGOYOSO – Lembaga Pers dan Jurnalistik Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati sukses menyelenggarakan pelatihan jurnalistik di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso selama dua hari berturut-turut pada tanggal 11 – 12 Desember 2021.

Pelatihan ini menyasar peserta didik MTs Darun Najah. Tujuannya, agar mereka mampu menciptakan karya jurnalistik yang nantinya ditampilkan dalam Majalah Dinding (Mading) Sekolah. Sedikitnya, 60 peserta yang hadir, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. 

Lailatul Musfiroh selaku Dirut Pers & Jurnalistik PC IPPNU Pati mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan karya jurnalistik dan melatih para peserta supaya mampu membuat dan mengelola mading sendiri. 

“Melalui pelatihan ini murid-murid kelas 7 sampai kelas 9 diharapkan mampu membuat karya sendiri dan berkreasi sekreatif mungkin untuk mengisi mading sekolah, ” ujar Musfiroh. 

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Abdul Ghofur dan Miftahus Salam. Ghofur, menyampaikan materi seputar management mading dan konten yang diperlukan dalam mading. Ia juga mengajak para peserta untuk aktif mengembangkan ide yang dimiliki dan kemudian menuangkannya dalam sebuah karya. 

Pada hari pertama pelatihan, Sabtu (11/12) para peserta melakukan praktik pembuatan konsep mading, mulai dari menentukan struktur kepengurusan Tim Redaksi, menentukan tema, dan membuat layout mading. 

Sementara, Miftahus Salam fokus pada materi seputar dasar-dasar jurnalistik, panduan penulisan berita, dan teknik dasar penulisan. 

Para peserta juga melakukan praktik pembuatan berita pada hari kedua, minggu (12/12). Mereka melakukan liputan di area sekolah. Hal ini cukup efektif dilakukan karena para peserta bisa aktif membuat berita dan mengembangkan materi yang telah didapat. 

Pada sesi terakhir, para peserta berhasil membuat mading dengan konten-konten yang telah dibuat pada praktik sebelumnya.(lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Trangkil sukses membentuk Pimpinan Komisariat (PK) Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum Tegalharjo pada Sabtu (3/9/2022) yang bertempat di MA Khoiriyatul Ulum Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan siswi Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum […]

  • Ro’is Syuriyah PBNU Bikin Qashidah Muktamar, Ini Lirik dan Link Downloadnya

    Ro’is Syuriyah PBNU Bikin Qashidah Muktamar, Ini Lirik dan Link Downloadnya

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KH. Afifuddin Muhajir, Ro’is Syuriyah PBNU sekaligus pengarang qashidah Muktamar NU ke-34 dalam sebuah wawancara bersama TVNU. SURABAYA – Rabu (15/12/2021) secara resmi Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan qasidah muktamar. Kegiatan berlangsung di gedung PBNU. Qasidah yang menjadi official song itu ditulis langsung oleh Rais Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan diaransemen oleh […]

  • PCNU-PATI Photo by Sincerely Media

    Kasus Penulis Muda dan Redaktur Lulusan Rusia: Urgensi Basa-Basi Komunikasi

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Oleh : Akhmad Idris Baru-baru ini, dunia kepenulisan kembali dibuat gaduh. Jika kegaduhan sebelumnya disebabkan oleh ulah seorang penulis veteran yang mengirimkan cerpen karya ‘muridnya’ dengan atas nama dirinya, maka kegaduhan teranyar kali ini disulut oleh unggahan tangkapan layar di media sosial seorang penulis muda dan redaktur lulusan Rusia yang berisi teks percakapan mereka berdua. […]

  • Musim Hujan Tiba, LPBI NU: Air Bersih Masih Langka

    Musim Hujan Tiba, LPBI NU: Air Bersih Masih Langka

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    WINONG-Meskipun musim penghujan telah datang, namun kekeringan masih twrjadi di beberapa daerah. Kecamatan Winong misalnya. Selama awal musim penghujan ini, kebutuhan akan air bersih masih sukar terpenuhi. Pendistribusian air bersih di Winong kidul oleh Lazisnu, LPBI NU dan PMI Pati, Senin (25/11). Dihimpun dari LPBI NU Pati, penyebab utama fenomena ini merupakan dampak dari musim […]

  • UNIK! Tiga Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS MTsN 5 Brebes Semuanya Perempuan, dan Berhasil Sukseskan P5P2RA Bertemakan "Demokrasi di Era Digitalisasi"

    UNIK! Tiga Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS MTsN 5 Brebes Semuanya Perempuan, dan Berhasil Sukseskan P5P2RA Bertemakan “Demokrasi di Era Digitalisasi”

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Brebes – Dalam pengembangan kurikulum merdeka yang saat ini tengah berjalan, Kepala Madrasah MTsN 5 Brebes H. Ihda Syifai, S.Pd., M.M menyampaikan urgensi dari PP5RA dengan tema “Demokrasi di Era Digitalisasi” adalah memberikan pengalaman yang setara terhadap semua siswa untuk dapat memberikan suara dalam kesuksesan demokrasi pemilihan calon dan wakil ketua OSIS. Melalui kegiatan […]

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

expand_less