Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
  • visibility 401
  • comment 0 komentar

 

 

 

Pcnupati.or.id-Pati – Setelah terlaksana di zona 1 MTs Hasyim Asy’arif Jompong, Kradenan, Kabupaten Blora, Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 2 terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).

Kepala MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Drs. Achmad Mustagfiri mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat singkat persiapannya, namun bagaikan mengalami Lailatul Qadar di sepuluh hari pertama di Ramadan 1446 H ini. Pihaknya berharap kegiatan itu menjadi langkah untuk memajukan liter

Sementara itu, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda menyampaikan bahwa kegiatan di Kabupaten Pati adalah zona kedua setelah di Kabupaten Blora.

“Saya berharap, setelah ini berdiri Lembaga Pers Siswa (LPS) Roudlotusysyubban atau sebutan lain di MA Roudlotusysyubban dan umumnya di Pati karena ada tim GLM yang bermukim di Pati,” kata Ibda.

Dalam konsepnya, Ibda menjelaskan bahwa program GLM Ramadan dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Pertama, potensi murid Ma’arif / santri yang belum optimal. Banyak murid Ma’arif maupun santri pesantren di Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam menulis kreatif, namun belum mendapatkan wadah dan bimbingan yang memadai untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Kedua, kebutuhan akan literasi yang lebih baik. Kemampuan literasi yang baik sangat penting bagi santri untuk memahami dan merespons berbagai informasi yang mereka terima, serta untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ketiga, momentum Ramadan yang strategis. Bulan Ramadan merupakan waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mengasah kemampuan literasi, termasuk menulis kreatif,” lanjut Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut.

Di sisi lain, menurut Ibda, pada tahun 2016, riset tentang World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan Central Connecticut State University menyatakan, Indonesia berada di posisi ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

“Institut Statistik UNESCO (UIS) menyebutkan tingkat literasi global pada kalangan usia 15 tahun ke atas pada 2021 sebesar 86,3 persen dan dari 208 negara yang disurvei, Indonesia menempati posisi ke-100 dengan tingkat literasi 95,44 persen atau lebih rendah dari Filipina (96,62 persen), Brunei (96,66 persen), dan Singapura (96,677 persen),” papar dia.

Menurut Ibda, Indonesia masih dalam posisi di bawah dari negara di Asia tersebut. Survei Programme for International Student Assessment (PISA) yang dilakukan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2022 menempatkan bahwa Indonesia berada di peringkat 68 dengan skor; matematika (379), sains (398) dan membaca (371) dengan kategori masih rendah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI tahun 2022 melaporkan nilai budaya literasi Indonesia sebesar 57,4 poin, naik 5,7% dibandingkan tahun sebelumnya. “Meski demikian, nilai ini masih dinilai minim untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas,” papar doktor lulusan UNY tersebut.

Sementara itu, materi pada GLM Ramadan ada beberapa hal yang dikuatkan. Pertama, pelatihan penulisan berita. Pelatihan ini memberikan bekal kepada siswa-siswi tentang teknik penulisan berita yang baik dan benar, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyajian berita yang menarik. Peserta diberikan pemahaman mendalam tentang teknik dasar jurnalistik, mulai dari menentukan angle berita, wawancara, hingga penyusunan berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi secara akurat dan menarik.

“Kedua, manajemen redaksi dan Pembentukan Lembaga Pers Siswa (LPS). Pelatihan ini bertujuan untuk melatih siswa-siswi dalam mengelola redaksi dan membentuk LPS di sekolah masing-masing. LPS diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang jurnalistik. Dalam sesi ini, peserta diajarkan cara mengelola redaksi secara profesional, termasuk distribusi tugas, perencanaan konten, serta strategi keberlanjutan media sekolah. Pembentukan LPS diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan jurnalistik mereka,” kata dia.

Ketiga, penulisan artikel populer (opini/esai). Pelatihan ini melatih siswa-siswi untuk menulis artikel populer yang berisi opini atau esai tentang berbagai isu aktual. Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing dalam menulis artikel populer yang argumentatif dan berbobot. Teknik penyusunan opini serta cara mengembangkan gagasan menjadi tulisan yang menarik dan berbasis data menjadi fokus utama dalam sesi ini.

Keempat, teknik desain dengan Canva. Pelatihan ini memberikan keterampilan kepada siswa-siswi dalam menggunakan aplikasi Canva untuk membuat desain grafis yang menarik, seperti poster, infografis, dan konten media sosial. Mengingat pentingnya tampilan visual dalam media modern, peserta diajarkan dasar-dasar desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Dengan keterampilan ini, mereka dapat membuat infografis, poster, dan konten visual lainnya untuk mendukung kegiatan literasi.

Kelima, penulisan sastra puisi dan cerpen. Pelatihan ini membekali siswa-siswi dengan teknik penulisan puisi dan cerpen yang kreatif dan bermakna. Sesi ini mendorong peserta untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam menulis karya sastra. Teknik menulis puisi dan cerpen diajarkan secara mendalam, termasuk bagaimana membangun imaji, memilih diksi, serta menyusun alur cerita yang menarik.

GLM Ramadan Zona 2 itu diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Angga Saputra (pcnupati.or.id). Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan sesi penyampaian materi oleh narasumber. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

    Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati dan sekitarnya memadati komplek Alun-Alun Kota Pati bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Sebagaimana diberitakan oleh NU Pati sebelumnya, tanggal 3 September 2019 ini Pemda Pati menggelar acara Gema Pati Bersholawat 2019. Seperti diperkirakan sebelumnya, acara ini mampu menyedot ribuan warga Pati dan sekitarnya. Baca: 3 September Habib Syech […]

  • SAKO Pramuka Pandu Ma'arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.366
    • 0Komentar

      Kota Semarang – Malam hari di bawah langit mendung Bumi Perkemahan Candra Birawa Kwartir Daerah Jawa Tengah, terdengar dengan lantang ketua sangga putra kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara memimpin penyajian yel-yel. Mereka memasuki kawasan bumi perkemahan dengan semangat dan penuh energi. Gerimis tidak mampu mematahkan semangat para peserta kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan, […]

  • Seruput Kopi, Tempat Ngopi di Sekarjalak Margoyoso Langganan Para Santri

    Seruput Kopi, Tempat Ngopi di Sekarjalak Margoyoso Langganan Para Santri

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.598
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Siapa sangka rumah kuno di Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang disulap jadi kedai kopi kini menjadi tempat favorit para pemuda untuk bersantai. Kedai itu bernama Seruput Kopi. Di sana menyajikan aneka makanan dan minuman dengan harga yang sangat terjangkau. Terletak dekat dengan Desa Kajen yang merupakan kota santrinya Bumi Mina […]

  • Rakor MWC-NU Gunungwungkal Hasilkan Tiga Poin Penting

    Rakor MWC-NU Gunungwungkal Hasilkan Tiga Poin Penting

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Koordinasi selalu diperlukan dalam setiap organisasi. Terlebih untuk sebuah organisasai gemuk seperti NU. Pengurus antar tingkatan harus selalu membangun komunikasi yang baik demi terlaksananya program-program kerja yang telah susun bersama. Pertemuan Pengurus MWC NU Gunungwungkal di Musholla Darul Inayah, Dukuh Bemban, Selasa (17/9). Hal semacam ini disadari sepenuhnya oleh MWCNU Gunungwungkal. Hasilnya, pada hari ini, […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

  • Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan halaqoh Nahdliyah bersama Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin di Safin Hotel Pati, Selasa malam (5/12). Kemarin. KH Ma’ruf Amin menjelaskan beberapa agenda penting Nahdlatul Ulama  ke depan.  PBNU melakukan revitalisasi dengan membuat pedoman standar  organisasi yang baik. Disamping itu, PBNU akan terus monitoring dan evaluasi (monev)  […]

expand_less