Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
  • visibility 219
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, torehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka adalah Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif.

Lima siswa dari tim riset MA Salafiyah Kajen yang duduk di kelas XI dan XII itu baru saja menyabet medali emas dalam ajang Asean Innovative Science, Evironmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2024. Lomba ini diselenggarakan pada 2-5 Februari 2024 oleh Fakultas Tehnik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang yang berkolaborasi dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Ketua tim riset MA Salafiyah, Tsalisa Chulaili Sahri Nova mengatakan, lomba ini telah memberikan pengalaman berharga bagi timnya. Menurut dia, untuk mencapai titik ini, pihaknya harus melewati proses yang terjal.

Ia menjelaskan, dalam lomba tingkat internasional itu, timnya telah mengenalkan sebuah inovasi baru, yaitu alat untuk mengecek sel darah putih tanpa melalui jarum suntik. Alat ini mereka beri nama LeukoSense: Next-Gen Leukocyte Detection System. Cara kerja alat ini mirip dengan oxymeter. Namun yang dihitung bukanlah oksigen melainkan darah putih.

Untuk melakukan pengecekan, yakni dengan masukkan jari ke lubang yang telah disediakan. Nantinya alat ini akan membaca hasil data perhitungan sel darah putih dan akan secara otomatis terbaca di layar hand phone melalui aplikasi khusus yang telah di desain, yaitu Blynk iot.

Inovasi inilah yang menghantarkan tim riset MA Salafiyah menyabet medali emas dalam ajang AISEEF 2024.

“Lomba ini cukup memberikan banyak pelajaran, karena harus berusaha sekeras mungkin, berlatih setiap hari, dan tidak lupa berikhtar kepada Allah SWT. Kami juga tak lupa meminta doa restu kepada bapak ibu guru dan juga teman-teman agar diberikan hasil yang terbaik, serta mengirim hadrah dan wasilah kepada para asatidz asatidzah Salafiyah yang sudah mendahului kita,” kata Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Rabu (7/2/2024).

“Di sana kami tidak hanya sekedar mencari kemenangan, melainkan mempelajari apa arti dari sebuah proses. Untuk mencapai titik ini bukanlah suatu hal mudah bagi kami, kegagalan terus terulang berulang  kali dan juga melewati proses jatuh bangun, mendapat kata-kata yang kurang mengenakkan dan lain sebagainya. Tapi hal tersebut tidak membuat mental kami down melainkan menambah semangat kami agar semakin baik supaya mendapat hasil yang maksimal,” lanjut dia.

Adapun guru pembimbing tim riset MA Salafiyah adalah Isyarotuz Zakiyyah dan Moch. Chamdan Yuwafi.

Isyarotuz menjelaskan, anak didiknya mengambil judul Advancements in Non-Invasive Intelligent Technology for Leukocyte Detection, dalam perlombaan itu. Lomba ini diikuti oleh 462 tim dari 17 negara.

“Suatu tantangan tersendiri anak-anak mengikuti event ini, karena event ini diadakan langsung secara offline. Tentu persiapan yang panjang kami lakukan. Mulai buat projectnya sampai mendapatkan sebuah alat bantu kesehatan dan itu tidaklah mudah,” jelas dia.

Ia menuturkan, pihaknya membutuhkan waktu lima bulan untuk persiapan. Itu mulai menentukan ide hingga teori biologi medisnya.

“Persiapan butuh waktu yang panjang sekitar 5 bulan. Menentukan ide, sampai kolaborasi teori fisika kedokteran, teori smart teknologinya, dan teori Biologi medisnya. Jadi tidak hanya satu teori saja tapi perlu pencermatan di beberapa teori,” ungkap dia.

“Hal itu tentu dilakukan anak-anak sesuai arahan pembimbing, sampai anak bisa membuat alat dan bisa dioperasikan pakai HP. Berulang kali anak-anak mencoba pemasangan namun gagal dan akhirnya diulang lagi. Sampai akhirnya mendekati bulan Januari alat tersebut jadi. Proses panjang itu lah yang paling kami hargai melihat kegigihan anak-anak hingga akhirnya rasa lelah, rasa sempat putus asa, serasa terbayarkan dengan mendapatkan gold medal ini. Tentu rasa bahagia dan bangga pada anak-anak menjadi obat tersendiri buat kami karena berkali-kali gagal tapi tidak pernah patah semangatnya,” lanjut Isya. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Download Logo Muktamar ke-34 NU (Vektor, PNG, dan JPG)

    Download Logo Muktamar ke-34 NU (Vektor, PNG, dan JPG)

    • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Logo Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama PATI – Download logo Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dalam bentuk file vektor (cdr dan AI), PNG Transparant, dan JPG. Muktamar ke-34 NU telah diputuskan akan diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021 di Lampung.  Manandai kegiatan akbar tersebut, PBNU pun secara resmi telah meluncurkan logo resmi Muktamar ke-34 NU tersebut.  Dilansir NU Pati […]

  • Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PATI-Dua mahasiswa Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA), Ah. Shofi Amri dan Nur Faiz sowan ke kantor Lazisnu Cabang Pati, Selasa (15/10) siang. Mereka datang dengan didampingi dua orang dosen, Ahmad Nashiruddin dan M. Luthfi. Lazisnu Cabang Pati menyambut kehadiran dua orang mahasiswa IPMAFA didampingi dua orang dosennya untuk melaksanakan PPL di kantor Lazisnu selama 45 […]

  • LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI-Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pati, Ahad (28/7) menyelenggarakan rapat Koordinasi dan orientasi internal pengurus. Bertempat di Pesantren Raudlatul Ulum Kajen, rapat tersebut dihadiri oleh ketua PCNU Kabupaten Pati, K. Yusuf Hasyim. Rapat koordninasi LF-NU di Ponpes Roudlotul Ulum Kajen Dalam sambutannya K. Hasyim berharap agar LFNU tetap solid dan tidak hanya berjam’iyyah saja. […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Rapat Tikus di Kamar Bersalin

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kalau nggak pergi, aku teriak nih.” Shanaya mendekap sebuah bantal dan siap menimpukkan bantal itu ke arah Nikhil. Sudah hampir tengah malam dan sedang tidak ada pasien di RB. Jadi suasana rumah bersalin kali ini sangat sepi. Bisa dipastikan Tita dan Bu Eko sudah lelap di tempat peristirahatan masing-masing. Tubuh Shanaya […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • PCNU-PATI

    Dialog Interaktif RMI Cabang Pati Bersama Pengasuh Pon Pes Se Kab Pati

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati bekerjasama dengan BRI Cabang Pati dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional mengadakan dialog Interaktir dengan tema Pentingnya Digitalisasi Dalam Memujudkan Pesantren Yang Tertib Administrasi bertempat di Gendung PCNU Lantai 3 Ahad, 24 September 2023 Harapan kami pesantren harus berbenah diri untuk mengikuti perkembangan zaman. 50 pesantren akan menjadi […]

expand_less