Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Sayman & Kartinah

Sayman & Kartinah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga.


Kartina selalu saja ribet soal tersebut. Bagi Kartinah penampilah lebih utama dan diutamakan. Jika bulan April datang, tetangga tetangga pasti bisa menebak, jika akan ada perang besar mengalahkan dengungnya suara ledakan Hirosima dan Nagasaki. Langitnya menjadi gelap meniadakan gelapnya saat gunung Kelut meletus. Sebab prahara rumah tangga Sayman dan Kartinah bukan lagi berkalud melainkan berturut-turut dari bulan ketahun secara berlanjut lanjut.


Bulan April adalah bulan perayaan Kebaya, hari Kebaya yang sudah ditetapkan suku RA. Kenapa setiap bulan April Kartinah selalu carut marut, menggerutu sejadi jadinya. Semua dikarenakan Sayman suaminya adalah pemegang tapuk keuangan di Suku RA. Maka dari itu penampilan harus ok godloking pokoknya harus lebih dan lebih, wiih dan waah.


Di komplek perumahan Sayman tinggal, dia mendapat julukan yang sangat fenomnal yaitu Si Tangan Penggenggam Air Tak Menetes. Orang orang komplek dan teman teman dalam Suku RA, mengamini perihal labeling tersebut.


“Pak, kau kan pemegang kebijakan ke-uang-an jadi bebas menggunakan untuk apa saja, toh yang lain tak ada yang tahu kok, hadiah untuk acara perayaan Kebaya tak usah ada, pura-pura bodoh, tak paham, tak mendengar, yang lain bicara ini dan itu tak usah dianggap yang penting uang sudah dipegang aman terkendali”


Kartinah adalah penyemangat Sayman, apa yang dibicarakan di iyakan. Sayman menjadi linglung ketika telah memegang pundi pundi emas dan golden. Saat rapat Suku RA dia selalu absen, dengan dalih sampai menimbulkan buih. Selalu absen. Sering tak hadir dengan maksud dan tujuan menyelamatan golden dan emas yang telah dia pegang. Empatinya di matikan. Ego pribadi di suburkan.


Apalagi saat ada sindiran- sindiran dia tak memperdulikan baginya saat ini kepentingan dari pengamanan keuangan sangatlah penting. Pernah suatu sore saat saya berpapasan dengannya dan tak ajak ngopi bareng di luar komplek perumahan dia sempat menyeletuk.


“Golden Suku RA di pasrah kan sama saya ya terserah saya menggunakan untuk apa, saya bebas untuk menggunakan golden itu, buat investasti atau mengembangkan usaha terserah saya, terpenting yang lain tak paham, terpenting saya untung. Biarlah yang lain buntung. Saat ketika Suku RA membutuhkan golden saya ber-alibi ber-argumen, ber-alasan dan ber- ber lainnya.” jelasnya


Saya hanya diam tanpa bahasa. Dalam hati kok ya ada orang seperti ini ya, bisa bisanya memanfaatkan sebuah jabatan, tanpa khawatir menjerat dirinya sendiri, biarlah setidaknya saya mendapatkan sebuah pelajaran apabila apa yang kita yakini baik belum tentu baik menurut orang lain. Apalagi itu yang berkaitan dengan urusan orang banyak.


Setelah Syaman bercerita itu semua apa dia tak merasa malu terhadap dirinya sendiri. Bukankah kelakuan seperti itu tak ubahnya seperti benalu, yang hidupnya selalu mengganggu orang lain. Tak pernah memberikan manfaat pada yang lain.


Sayman dan Kartinah adalah wajah era sekarang dalam Suku RA jika penampilan dan kebahagiaan diri sendiri sangatlah penting. Toh dia lupa jika orang hidup di dunia ini kita juga sebagai mahluk sosial selain mahluk individu.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan HSN se-Kabupaten Pati Berlangsung Semarak, Ini Agendanya

    Perayaan HSN se-Kabupaten Pati Berlangsung Semarak, Ini Agendanya

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI-Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2019 sudah mulai tercium. Perayaan yang puncaknya dihelat pada 22 Oktober ini, telah dirayakan oleh sebagian warga sebelum tanggal tersebut. Pengurus Besar PBNU Mengintruksikan untuk membaca sholawat nariyah untuk warga nahdliyin dalam skala nasional. PBNU menargetkan akan adanya 1 miliyar sholawat untuk keselamatan negeri dalam memperingati HSN tahun ini. Salah […]

  • Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    GEMBONG-Jalan Raya Pati Gembong Km. 13 Ngembes mengalami kemacetan. Hal ini dikarenakan ratusan orang turun ke jalan utama yang menghubungkan Pati, Gembong dan Muria tersebut. Beberapa kendaraan terpaksa berjalan pelan mengikuti alur masyarakat yang tumplek blek di jalan. Bahkan saking padatnya, beberapa personil kepolisian juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas. Peserta takbir keliling mini Dukuh […]

  • Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati menyatakan duka cita yang mendalam. Hal ini diungkapkan langsung oleh ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim Atas wafatnya KH. Ghozali Masruri. KH. Ghozali Masruri (kanan) saat didatangi Sekjend PBNU, Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) di kantor Lembaga Falakiyah, PBNU.  Ketua Lembaga Falakiyah (astronomi) PBNU ini meninggal dunia Rabu […]

  • Twibon Harlah NU ke 96 PC Fatayat NU Kab. Pati

    Twibon Harlah NU ke 96 PC Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

       1. Klik Link https://twb.nz/twibonsharlahnu98 2. Klik Pilih Foto    Pilih Foto yang sesuai 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas     Atur foto untuk menemukan lokasi foto yang sesuai 4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons    Klik unduh untuk mendowload hasil Foto yang sudah menjadi Twibonze 5. Twibons sudah jadi

  • PCNU-PATI Photo by 2081671

    Selamat Hari Ibu

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Berbicara soal peringatan hari ibu kemarin, kiranya sangat tepat jika tulisan saya kali ini bercerita tentang keseharian ibunda tercinta. Sosok inspiratif yang senantiasa mengajarkan saya banyak hal. Mulai dari bagaimana bersikap sebagai seorang perempuan hingga soal urusan perdapuran. Bagi saya ibu adalah seorang perempuan biasa yang memiliki semangat luar biasa. Ibu […]

  • Sosok Pengkader Hebat Telah Berpulang

    Sosok Pengkader Hebat Telah Berpulang

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

     Dr. Jamal Makmur Asmani* Wakil ketua PCNU Pati, Dr. Jamal Makmur Asmani (kanan) bersama dengan KH. Ali Munfaat saat berziarah di maqbarah KH. Maimoen Zubair di Ma’la tahun 2019 Pagi ini seakan tidak percaya kabar wafatnya KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU Pati, Periode 20013-2019. Banyak sekali kenangan bersama beliau. Kesan paling kuat adalah beliau, Bapak […]

expand_less