Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
  • visibility 247
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin.

Musyawarah Ranting NU Jatisari Jakenan

Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Uniknya acara yang berlangsung di Masjid Baitul Falah tersebut dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Manaqib Jawahirul Ma’ani. Kegiatan manaqiban ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh nahdliyin desa tersebut di setiap tanggal sebelas bulan qomariah. Sehingga lazim disebut ‘sewelasan’.

Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Jakenan, KH. Ahmad Suja’i mengapresiasi acara ini. Menurutnya ini menjadi bukti bahwa secara jamaah NU sudah sangat kuat. Namun pesannya, kekuatan secara jamaah ini tetap harus diperkuat dengan pengorganisasian yang baik. Karena kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan dengan mudah oleh kebatilan yang terorganisir.

Karena itulah, Nahdlatul Ulama secara jam’iyyah harus dikelola dengan benar. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan Musyawarah Ranting sebagai forum tertinggi di tingkat ranting (desa).

Masih menurut Rois MWCNU Jakenan, dalam Nahdlatul Ulama tidak mengenal pensiun. Karena NU memiliki keunikan yang tidak ada di tempat lain, yakni tidak hanya mengurusi warga yang masih hidup belaka. Warga yang masih dalam kandungan bahkan telah meninggalpun masih diurusi.

“Ada tujuh hari, 40 hari, nyatus, bahkan haul setiap tahunnya. Ini membuktikan bahwa warga nahdliyyin yang sudah meninggalpun masih diurusi oleh NU.”

Musyawarah Ranting NU tersebut akhirnya dapat menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Pada jajaran syuriah terdiri atas KH. Imam Syafi’i sebagai Rois dan Moh. Sapuan sebagai Katib. Sedang untuk jajaran tanfidziyah, terpilih Komar Setiawan sebagai Ketua dan Luluk Suharto dan Kasripan sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Selain itu dibentuk juga kepengurusan beberapa lembaga seperti Unit Pelaksana Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS), LTMNU, LDNU, dan LP. Ma’arif.

Selain dihadiri oleh Rois Syuriah, jajaran pengurus MWCNU Jakenan yang hadir diantaranya Katib, Ali Sadikin; Ketua MWCNU, Aris Sutopo, S.Pd, MM; Wakil Ketua H. Warsono dan Kharisun; Sekretaris Ali Munir, S.Pd.SD; dan Lazisnu, Masheri.

Sedang dari Desa Jatisari turut hadir antara lain Ketua Takmir Masjid Baitul Falah, Nursalim, pengurus ranting sebelumnya, perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tentunya jamaah Sewelasan Manakib Jawahirul Ma’ani Desa Jatisari. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

  • Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Bagaimana hukum adzan yang dilakukan saat ada beberapa kalimat atau bacaan yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan? Karena kodrat manusia, maka lupa menjadi suatu hal yang lumrah terjadi. Pun bagi muadzin (orang yang melafalkan adzan), bisa terlupa tidak melafalkan salah satu kalimat adzan. Permasalahan ini lah yang kemudian diangkat dalam Bahtsul Masail yang diselenggarakan rutin […]

  • Puasa Mutih dan Patigeni

    Puasa Mutih dan Patigeni

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 2.808
    • 0Komentar

    Seorang kyai memberikan ijazah/amalan yang berupa puasa mutih (makan nasi saja) selama tujuh hari yang diakhiri dengan pati geni (tidak makan dan tidak minum dan tidak tidur) mulai maghrib sampai maghrib yang akan datang. Pertanyaan : Bolehkah amalan tersebut menurut kacamata fiqih ?   Jawaban : Boleh apabila tidak ada niat wishol dan amalan tersebut […]

  • Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

    Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Semarang – Dosen UIN Walisongo dan Editor in Chief Journal of Integrated Elementary Education Dr. Hamdan Husein Batubara menyampaikan bahwa terdapat jenis-jenis kecerdasan buatan atau AI yang bisa digunakan untuk penulisan artikel ilmiah. Hal itu diungkapkan dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) […]

  • Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Semarang –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting. “”Puisi yang baik itu adalah […]

  • Ketua dan Sekretaris MWCNU se Pati Ikuti Pelatihan Administrasi Database

    Ketua dan Sekretaris MWCNU se Pati Ikuti Pelatihan Administrasi Database

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PATI – PCNU Kabupaten Pati, Rabu (12/2/2020) siang, menggelar kegiatan pelatihan bertajuk Pelatihan Administrasi Database. Acara yang digelar di Kantor PCNU Kab. Pati ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris MWCNU se-Kabupaten Pati. Penyelanggaraan Pelatihan Administrasi dan Database ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya tata kelola administrasi bagi pengurus NU di semua lapisan, termasuk Majelis Wakil […]

expand_less