Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin.

Musyawarah Ranting NU Jatisari Jakenan

Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Uniknya acara yang berlangsung di Masjid Baitul Falah tersebut dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Manaqib Jawahirul Ma’ani. Kegiatan manaqiban ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh nahdliyin desa tersebut di setiap tanggal sebelas bulan qomariah. Sehingga lazim disebut ‘sewelasan’.

Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Jakenan, KH. Ahmad Suja’i mengapresiasi acara ini. Menurutnya ini menjadi bukti bahwa secara jamaah NU sudah sangat kuat. Namun pesannya, kekuatan secara jamaah ini tetap harus diperkuat dengan pengorganisasian yang baik. Karena kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan dengan mudah oleh kebatilan yang terorganisir.

Karena itulah, Nahdlatul Ulama secara jam’iyyah harus dikelola dengan benar. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan Musyawarah Ranting sebagai forum tertinggi di tingkat ranting (desa).

Masih menurut Rois MWCNU Jakenan, dalam Nahdlatul Ulama tidak mengenal pensiun. Karena NU memiliki keunikan yang tidak ada di tempat lain, yakni tidak hanya mengurusi warga yang masih hidup belaka. Warga yang masih dalam kandungan bahkan telah meninggalpun masih diurusi.

“Ada tujuh hari, 40 hari, nyatus, bahkan haul setiap tahunnya. Ini membuktikan bahwa warga nahdliyyin yang sudah meninggalpun masih diurusi oleh NU.”

Musyawarah Ranting NU tersebut akhirnya dapat menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Pada jajaran syuriah terdiri atas KH. Imam Syafi’i sebagai Rois dan Moh. Sapuan sebagai Katib. Sedang untuk jajaran tanfidziyah, terpilih Komar Setiawan sebagai Ketua dan Luluk Suharto dan Kasripan sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Selain itu dibentuk juga kepengurusan beberapa lembaga seperti Unit Pelaksana Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS), LTMNU, LDNU, dan LP. Ma’arif.

Selain dihadiri oleh Rois Syuriah, jajaran pengurus MWCNU Jakenan yang hadir diantaranya Katib, Ali Sadikin; Ketua MWCNU, Aris Sutopo, S.Pd, MM; Wakil Ketua H. Warsono dan Kharisun; Sekretaris Ali Munir, S.Pd.SD; dan Lazisnu, Masheri.

Sedang dari Desa Jatisari turut hadir antara lain Ketua Takmir Masjid Baitul Falah, Nursalim, pengurus ranting sebelumnya, perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tentunya jamaah Sewelasan Manakib Jawahirul Ma’ani Desa Jatisari. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo NU Background Putih

    Logo NU Background Putih

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Bagus sekali dengan tampilan elegan dan menarik. Berwarna Putih namun tidak meninggalkan warna Hijaunya.

  • PCNU-PATI

    NU dan Kehidupan Bernegara

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagai organisasi sosial kemasyarakat terbesar di Indonesia atau ada yang mengatakan terbesar di dunia Nahdlatul Ulama (NU) menjadi bagian tak terpisahkan dari keseluruhan bangsa Indonesia. NU senantiasa menyatukan diri dengan perjuangan Nasional bangsa Indonesia. NU juga secara sadar mengambil peran aktif dalam proses perjuangan mencapai dan memperjuangkan kemerdekaan dan turut serta […]

  • PCNU-PATI Photo by allwaysfind

    Sejuta Tangan dalam Secangkir Kopi 

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Sekarang bayangkan! (Mungkin pembukaan ini cukup intimidatif, tapi lanjutkan saja!) Pagi buta bercampur gerimis yang dingin memang waktu yang baik untuk membuat secangkir kopi panas.  Hidupkan kompor, seduh air hingga mendidih, lalu siapkan bubuk kopi dan gula. Setelah air matang, tunggu barang semenit, lalu tuangkan kedalam cangkir berisi kopi dan gula, […]

  • PCNU-PATI Photo by sarangib

    Padi Tumbuh dalam Kesunyian

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dua tahun lalu hampir setiap pagi jika Aghza—anakku—bangun pagi, aku sering mengajaknya jalan-jalan ke pematang sawah. Dia tampak antusias setiap kali aku ajak ke persawahan. Sebelumnya dia minta dibuatkan susu dulu. Nanti susu yang dalam dot itu diminum pada saat kami melihat sawah. Terasa lebih nikmat, mungkin pikirnya. Aku bonceng […]

  • Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– MARGOREJO – Majis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Margorejo baru saja menggelar Pelantikan. Kegiatan tersebut dihelat di Ponpes Al Akrom, Banyuurip pada Ahad (29/1). Ro’is Syuriyah sekaligus pengasuh Ponpes Al Akrom, KH. Imam Al Mukromin menegaskan bahwa pondoknya memang sudah sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama. Sementara, Ketua Tanfidziyah, Kiai Mahfid menjelaskan dipilihnya […]

  • MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    SALATIGA-MUI Kota Salatiga mengadakan Seminar Internasional bertajuk Toleransi di Kawasan Asia Tenggara pada Sabtu (3/8) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof, ketua Jam’iyah Ulama Fathoni Darussalam Pattani […]

expand_less