Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
  • visibility 312
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin.

Musyawarah Ranting NU Jatisari Jakenan

Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Uniknya acara yang berlangsung di Masjid Baitul Falah tersebut dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Manaqib Jawahirul Ma’ani. Kegiatan manaqiban ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh nahdliyin desa tersebut di setiap tanggal sebelas bulan qomariah. Sehingga lazim disebut ‘sewelasan’.

Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Jakenan, KH. Ahmad Suja’i mengapresiasi acara ini. Menurutnya ini menjadi bukti bahwa secara jamaah NU sudah sangat kuat. Namun pesannya, kekuatan secara jamaah ini tetap harus diperkuat dengan pengorganisasian yang baik. Karena kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan dengan mudah oleh kebatilan yang terorganisir.

Karena itulah, Nahdlatul Ulama secara jam’iyyah harus dikelola dengan benar. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan Musyawarah Ranting sebagai forum tertinggi di tingkat ranting (desa).

Masih menurut Rois MWCNU Jakenan, dalam Nahdlatul Ulama tidak mengenal pensiun. Karena NU memiliki keunikan yang tidak ada di tempat lain, yakni tidak hanya mengurusi warga yang masih hidup belaka. Warga yang masih dalam kandungan bahkan telah meninggalpun masih diurusi.

“Ada tujuh hari, 40 hari, nyatus, bahkan haul setiap tahunnya. Ini membuktikan bahwa warga nahdliyyin yang sudah meninggalpun masih diurusi oleh NU.”

Musyawarah Ranting NU tersebut akhirnya dapat menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Pada jajaran syuriah terdiri atas KH. Imam Syafi’i sebagai Rois dan Moh. Sapuan sebagai Katib. Sedang untuk jajaran tanfidziyah, terpilih Komar Setiawan sebagai Ketua dan Luluk Suharto dan Kasripan sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Selain itu dibentuk juga kepengurusan beberapa lembaga seperti Unit Pelaksana Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS), LTMNU, LDNU, dan LP. Ma’arif.

Selain dihadiri oleh Rois Syuriah, jajaran pengurus MWCNU Jakenan yang hadir diantaranya Katib, Ali Sadikin; Ketua MWCNU, Aris Sutopo, S.Pd, MM; Wakil Ketua H. Warsono dan Kharisun; Sekretaris Ali Munir, S.Pd.SD; dan Lazisnu, Masheri.

Sedang dari Desa Jatisari turut hadir antara lain Ketua Takmir Masjid Baitul Falah, Nursalim, pengurus ranting sebelumnya, perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tentunya jamaah Sewelasan Manakib Jawahirul Ma’ani Desa Jatisari. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roman Terpendam Marah Rusli

    Roman Terpendam Marah Rusli

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

     Apakah ada yang kekal di dunia ini? nyawa dengan badan saja, yang sedemikian rapat hubungannya, pada suatu ketika akan berpisah juga, seperti dua benda yang tak pernah terhubung.(hal 25).  Gaya bercerita marah rusli dalam novel ini begitu mempesona, teks – teks yang lahir dari hal – hal biasa di tangannya mengalir terasa begitu ajaib, ringan, […]

  • Seribu Satu Rebana untuk Peringati Tahun Baru

    Seribu Satu Rebana untuk Peringati Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PAC IPNU IPPNU Trangkil gelar kegiatan seribu satu rebana untuk memperingati tahun baru 1443 Hijriyah. PATI – PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Trangkil baru saja sukses menggelar kegiatan seribu satu rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pendopo Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati pada Selasa malam (10/8). Wahyu Putra, Ketua PAC IPNU Kecamatan Trangkil menuturkan bahwa […]

  • Ansor Pati Khataman Quran di Makam Ki Ageng Penjawi

    Ansor Pati Khataman Quran di Makam Ki Ageng Penjawi

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pati menggelar acara 100 Khataman Al Quran di Makam Ki Ageng Penjawi, pagi ini, Kamis (19/9/2019). Acara ini merupakan pembuka dari rangkaian acara Selametan Bumi Pesantenan yang akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Anggota Ansor Pati sedang melakukan khataman Al Quran bil ghoib di makan Ki Ageng Penjawi, […]

  • PCNU-PATI

    Perkuat Relasi Belajar Menyusun AMDAL di DLH Pati

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Segenap Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melakukan studi lapangan atau kuliah lapangan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati. Jumat, 26 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kuliah lapangan, dimana diadakannya studi kunjungan ini tidak lain adalah untuk menambah jam terbang mahasiswa dan menambah pengetahuan mahasiswa […]

  • Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Bagaimana hukum adzan yang dilakukan saat ada beberapa kalimat atau bacaan yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan? Karena kodrat manusia, maka lupa menjadi suatu hal yang lumrah terjadi. Pun bagi muadzin (orang yang melafalkan adzan), bisa terlupa tidak melafalkan salah satu kalimat adzan. Permasalahan ini lah yang kemudian diangkat dalam Bahtsul Masail yang diselenggarakan rutin […]

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

expand_less