Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
  • visibility 262
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin.

Musyawarah Ranting NU Jatisari Jakenan

Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Uniknya acara yang berlangsung di Masjid Baitul Falah tersebut dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Manaqib Jawahirul Ma’ani. Kegiatan manaqiban ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh nahdliyin desa tersebut di setiap tanggal sebelas bulan qomariah. Sehingga lazim disebut ‘sewelasan’.

Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Jakenan, KH. Ahmad Suja’i mengapresiasi acara ini. Menurutnya ini menjadi bukti bahwa secara jamaah NU sudah sangat kuat. Namun pesannya, kekuatan secara jamaah ini tetap harus diperkuat dengan pengorganisasian yang baik. Karena kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan dengan mudah oleh kebatilan yang terorganisir.

Karena itulah, Nahdlatul Ulama secara jam’iyyah harus dikelola dengan benar. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan Musyawarah Ranting sebagai forum tertinggi di tingkat ranting (desa).

Masih menurut Rois MWCNU Jakenan, dalam Nahdlatul Ulama tidak mengenal pensiun. Karena NU memiliki keunikan yang tidak ada di tempat lain, yakni tidak hanya mengurusi warga yang masih hidup belaka. Warga yang masih dalam kandungan bahkan telah meninggalpun masih diurusi.

“Ada tujuh hari, 40 hari, nyatus, bahkan haul setiap tahunnya. Ini membuktikan bahwa warga nahdliyyin yang sudah meninggalpun masih diurusi oleh NU.”

Musyawarah Ranting NU tersebut akhirnya dapat menyusun kepengurusan untuk masa khidmat 2019-2024. Pada jajaran syuriah terdiri atas KH. Imam Syafi’i sebagai Rois dan Moh. Sapuan sebagai Katib. Sedang untuk jajaran tanfidziyah, terpilih Komar Setiawan sebagai Ketua dan Luluk Suharto dan Kasripan sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Selain itu dibentuk juga kepengurusan beberapa lembaga seperti Unit Pelaksana Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS), LTMNU, LDNU, dan LP. Ma’arif.

Selain dihadiri oleh Rois Syuriah, jajaran pengurus MWCNU Jakenan yang hadir diantaranya Katib, Ali Sadikin; Ketua MWCNU, Aris Sutopo, S.Pd, MM; Wakil Ketua H. Warsono dan Kharisun; Sekretaris Ali Munir, S.Pd.SD; dan Lazisnu, Masheri.

Sedang dari Desa Jatisari turut hadir antara lain Ketua Takmir Masjid Baitul Falah, Nursalim, pengurus ranting sebelumnya, perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tentunya jamaah Sewelasan Manakib Jawahirul Ma’ani Desa Jatisari. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo dan Tema Resmi Harlah Ke-94 NU

    Logo dan Tema Resmi Harlah Ke-94 NU

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akhirnya merilis logo dan tema resmi Harlah Ke-94 NU. Harlah atau Hari Lahir Ke-94 Nahdlatul Ulama atau kerap disebut juga sebagai 94 Tahun Nahdlatul Ulama, secara kalender masehi akan diperingati besok tanggal 31 Januari 2020. Dimana secara hitungan masehi Nahdlatul Ulama didirikan tepat pada tanggal 31 Januari 1926. Sebagaimana diunggah oleh […]

  • Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso.  K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan […]

  • Go Internasional! Ketua LP Ma’arif Wonosobo Kampanyekan Pendidikan Islam Moderat di Malaysia

    Go Internasional! Ketua LP Ma’arif Wonosobo Kampanyekan Pendidikan Islam Moderat di Malaysia

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.871
    • 0Komentar

      Kuala Lumpur, 4 November 2025 — Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo sekaligus mahasiswa S3 Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, Edi Rohani, menjadi salah satu pemateri dalam seminar internasional bertajuk “International Seminar on Islamic Education (ISIE): Integrating Islamic Education and Knowledge for Global Competitiveness” yang diselenggarakan di Universiti of Malaya, Malaysia, Selasa (4/11/2025). […]

  • NU Pati Hadir Setiap Jumat

    NU Pati Hadir Setiap Jumat

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Kabar NU. Pengurus Cabang Nadlatul Ulama Kabupaten Pati telah bekerjasama dengan Pati Pos untuk menyuarakan kegiatan-kegiatan warga Nahdliyin seluruh Kabupaten Pati. Pati Pos termasuk Jawa Pos Group. Silahkan di nikmati di setiap hari Jumatnya.

  • PCNU-PATI

    Peristiwa Manikebu Kesastraan Indonesia dan Politik di Tahun 1960 an

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar
  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

expand_less