Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
  • visibility 305
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi.

Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan hadiah lainnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Pati. Dalam penyelenggaraan, mereka bekerjasama dengan Komisi E Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. 

“Kita ketahui bersama bahwa masalah kita di pendidikan terutama soal anak ini adalah terkait maraknya bullying antaranak di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Cerita soal anak di Temanggung yang dibully oleh teman-temannya kemudian dia marah dan membakar selokah, ini saya kira tidak boleh terjadi lagi dalam dunia pendidikan,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen. 

Politisi asal Kabupaten Pati ini menjelaskan, dunia pendidikan harus murni untuk mendidik anak-anak. Yakni sebagai tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan akhlak. 

“Dunia pendidikan ini harus menjamin anak bebas dari bullying. Nah ini kita suarakan melalui aksi jalan santai sambil selawatan dengan harapan ini bisa menginspirasi seluruh masyarakat terutama orang tua dan keluarga agar tetap waspada dan hati-hati (terhadap kasus bullying),” ucap dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, para guru terus melakukan antisipasi agar kasus perundungan di sekolah tidak kembali terjadi. 

“Kita berharap kepada sekolah terutama guru harus sejak awal mengantisipasi kemungkinan-kemingkinan bullying terhadap anak. Jangan sampai ini dibiarkan dan menjadi kebiasaan. Kalau itu terjadi saya kira akan berdampak pada dunia pendidikan kita,” harap dia. 

Muh Zen juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mengingatkan kepada lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi agar tidak terjadi bullying dan kekerasan terhadap anak. “Kita ingin Pati sebagai kota sejarah, bisa menjadi kabupaten anti bullying di Indonesia,” ucap dia.

Banyak Anak Kecanduan Hand Phone

Menurut Muh Zen, saat ini kebanyakan anak lebih terikat dengan smart phone. Itu juga menjadi persoalan bagi psikis anak.

Ia menyebut, berdasarkan survei Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jateng, pada awal tahun ini anak-anak usia sekolah, mulai pendidikan dasar hingga menengan sudah menggunakan fasilitas HP. 

“Dan kebanyakan mereka membuka konten-konten yang mengarah kepada kekerasan dan konten porno. Itu 80 persen anak-anak usia SD dan menengah. Bahkan ada 28 persen anak yang terdampak psikologis. Maksudnya dia akan meniru dan mempraktekkan, itu bahaya,” ujar muh Zen.

“Harus tetap dijaga jangan sampai anak -anak jadi bullying, tawur, karena zaman sekarang agak menyedihkan. Terpenting, orang tua selalu mengarahkan anak. Jujur hari ini anak lebih terikat dengan HP. Tetapi orang tua punya tanggungjawab utama untuk mendidik anak-anaknya,” lanjut dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Responsif Gender

    Pendidikan Responsif Gender

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Gender merupakan perlabelan atas laki-laki dan perempuan. Kontruksi ini tidak lagi membedakan laki-laki dan perempuan atas perbedaan seks yang dimiliki. Secara mendasar gender berbeda dari jenis kelamin biologis. Jenis kelamin biologis merupakan pemberian, kita dilahirkan sebagai seorang laki-laki atau seorang perempuan. Seperti halnya yang di kemukakan Hartian Silawati dalam buku Gender & […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Melihat banyaknya buku dan kitab  yang menampilkan wirid, dzikir maupun doa-doa yang beredar disekitar kita dan kita ingin mengamalkannya tanpa melalui proses ijazah (digurukan) apakah hal itu diperbolehkan mengamalkannya ? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Mengamalkan hal tersebut Boleh, apabila orang tersebut mempunyai keahlian dalam hal itu, dan ia juga bisa mendapatkan manfaat namun […]

  • Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Bertempat di SMK NU Pati, PC MII Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan Desa yang dilaksanakan mulai hari ini sampai besok pagi  (09 -10/01/2021). Ketua PC PMII Pati, Shoimul Mubarok mengatakan dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan melahirkan orang-orang yang mampu menggerakkan pembangunan didesa. “Meski outputnya besar, tapi untuk peserta kami batasi. Kami […]

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

  • PCNU - PATI 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Buku ini merangkum riwayat hidup tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia yan paling berpengaruh tokoh protagonis, bisa juga antagonis. Mereka bisa saja pahlawan pemersatu bangsa, bisa pula seorang tokoh gerakan separatis. Mereka bisa seorang tokoh politik, bisa pula datang dari dunia seni atau bisnis.

  • Mahasiswa IAIN Kudus Kolaborasi Karang Taruna Bulumanis Kidul Tanam Pohon Mangrove

    Mahasiswa IAIN Kudus Kolaborasi Karang Taruna Bulumanis Kidul Tanam Pohon Mangrove

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Dua orang mahasiswi peserta KKN IAIN Kudus Margoyoso sedang menanam pohon mangrove di bibir pantai Bulumanis Kidul. MARGOYOSO – Untuk melestarikan ekosistem pantai, Karang Taruna Desa Bulumanis Kidul, Margoyoso Pati rutin seminggu sekali melaksanakan pembersihan sampah. Bukan hanya itu, para pemuda ini juga aktif malkukan pengecekan dan penanaman mangrove di pesisir pantai Desa Bulumanis Kidul. […]

expand_less