Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
  • visibility 384
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi.

Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan hadiah lainnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Pati. Dalam penyelenggaraan, mereka bekerjasama dengan Komisi E Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. 

“Kita ketahui bersama bahwa masalah kita di pendidikan terutama soal anak ini adalah terkait maraknya bullying antaranak di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Cerita soal anak di Temanggung yang dibully oleh teman-temannya kemudian dia marah dan membakar selokah, ini saya kira tidak boleh terjadi lagi dalam dunia pendidikan,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen. 

Politisi asal Kabupaten Pati ini menjelaskan, dunia pendidikan harus murni untuk mendidik anak-anak. Yakni sebagai tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan akhlak. 

“Dunia pendidikan ini harus menjamin anak bebas dari bullying. Nah ini kita suarakan melalui aksi jalan santai sambil selawatan dengan harapan ini bisa menginspirasi seluruh masyarakat terutama orang tua dan keluarga agar tetap waspada dan hati-hati (terhadap kasus bullying),” ucap dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, para guru terus melakukan antisipasi agar kasus perundungan di sekolah tidak kembali terjadi. 

“Kita berharap kepada sekolah terutama guru harus sejak awal mengantisipasi kemungkinan-kemingkinan bullying terhadap anak. Jangan sampai ini dibiarkan dan menjadi kebiasaan. Kalau itu terjadi saya kira akan berdampak pada dunia pendidikan kita,” harap dia. 

Muh Zen juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mengingatkan kepada lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi agar tidak terjadi bullying dan kekerasan terhadap anak. “Kita ingin Pati sebagai kota sejarah, bisa menjadi kabupaten anti bullying di Indonesia,” ucap dia.

Banyak Anak Kecanduan Hand Phone

Menurut Muh Zen, saat ini kebanyakan anak lebih terikat dengan smart phone. Itu juga menjadi persoalan bagi psikis anak.

Ia menyebut, berdasarkan survei Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jateng, pada awal tahun ini anak-anak usia sekolah, mulai pendidikan dasar hingga menengan sudah menggunakan fasilitas HP. 

“Dan kebanyakan mereka membuka konten-konten yang mengarah kepada kekerasan dan konten porno. Itu 80 persen anak-anak usia SD dan menengah. Bahkan ada 28 persen anak yang terdampak psikologis. Maksudnya dia akan meniru dan mempraktekkan, itu bahaya,” ujar muh Zen.

“Harus tetap dijaga jangan sampai anak -anak jadi bullying, tawur, karena zaman sekarang agak menyedihkan. Terpenting, orang tua selalu mengarahkan anak. Jujur hari ini anak lebih terikat dengan HP. Tetapi orang tua punya tanggungjawab utama untuk mendidik anak-anaknya,” lanjut dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mencetak Kader Kiai Sahal; Pusat Fisi Adakan Sekolah Fiqh Sosial

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) kembali menyelenggarakan Sekolah Fiqh Sosial, Kamis (23/04/2023) kemarin. Acara yang telah diadakan untuk ketiga kalinya ini bertempat di aula 2 lantai 2 kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. Acara ini diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari mahasiswa IPMAFA lintas prodi dan beberapa santri dari berbagai pesantren […]

  • Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

    Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Semarang – Kelompok tani Kadang Tani Sarwotulus (KTST) berhasil melaksanakan panen raya yang bertempat di desa Ketapang, kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Sabtu pagi (21/9/2024). Hal itu terungkap dalam Panen Padi Organik Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah yang merupakan panen raya edisi tahun ke lima hasil dari budidaya padi dengan pupuk organik. Kadang Tani Sarwo […]

  • PCNU-PATI Photo by Muhammad Qayyum Abdul Rahman

    Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari ini saya membaca berbagai postingan terkait matinya televisi analog. Hiburan sederhana untuk rakyat pun telah tiada, bergantikan dengan hiburan yang berbayar. Televisi analog telah tiada, tepatnya di tiadakan. Rakyat di paksa untuk berubah ke televisi digital, yang mana alat dan prasarananya belum mencukupi di pasaran. Kalau teman saya mengatakan. […]

  • Photo by Ismi Fitri Hodijah

    Gerimis Malam Minggu

    • calendar_month Ming, 11 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Uwes syahdu durung. Ngeyup ning ngarep alun-alun, ngombe es beng-beng mbi nyemil maklor. Ngemper ngarep ruko mbi bakul cilok, bakul pentol, bakul kopi. Nikmat tiada tara. Mbayangke janjian mbi awakmu malam mingguan. Muteri alun-alun sambil ngobrol ngalur ngidul. Ahh yuw ora bakal. Wong kowe uwes gonne wong liyo. Opo meneh kok […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

expand_less