Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
  • visibility 236
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi.

Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan hadiah lainnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Pati. Dalam penyelenggaraan, mereka bekerjasama dengan Komisi E Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. 

“Kita ketahui bersama bahwa masalah kita di pendidikan terutama soal anak ini adalah terkait maraknya bullying antaranak di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Cerita soal anak di Temanggung yang dibully oleh teman-temannya kemudian dia marah dan membakar selokah, ini saya kira tidak boleh terjadi lagi dalam dunia pendidikan,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen. 

Politisi asal Kabupaten Pati ini menjelaskan, dunia pendidikan harus murni untuk mendidik anak-anak. Yakni sebagai tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan akhlak. 

“Dunia pendidikan ini harus menjamin anak bebas dari bullying. Nah ini kita suarakan melalui aksi jalan santai sambil selawatan dengan harapan ini bisa menginspirasi seluruh masyarakat terutama orang tua dan keluarga agar tetap waspada dan hati-hati (terhadap kasus bullying),” ucap dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, para guru terus melakukan antisipasi agar kasus perundungan di sekolah tidak kembali terjadi. 

“Kita berharap kepada sekolah terutama guru harus sejak awal mengantisipasi kemungkinan-kemingkinan bullying terhadap anak. Jangan sampai ini dibiarkan dan menjadi kebiasaan. Kalau itu terjadi saya kira akan berdampak pada dunia pendidikan kita,” harap dia. 

Muh Zen juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mengingatkan kepada lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi agar tidak terjadi bullying dan kekerasan terhadap anak. “Kita ingin Pati sebagai kota sejarah, bisa menjadi kabupaten anti bullying di Indonesia,” ucap dia.

Banyak Anak Kecanduan Hand Phone

Menurut Muh Zen, saat ini kebanyakan anak lebih terikat dengan smart phone. Itu juga menjadi persoalan bagi psikis anak.

Ia menyebut, berdasarkan survei Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jateng, pada awal tahun ini anak-anak usia sekolah, mulai pendidikan dasar hingga menengan sudah menggunakan fasilitas HP. 

“Dan kebanyakan mereka membuka konten-konten yang mengarah kepada kekerasan dan konten porno. Itu 80 persen anak-anak usia SD dan menengah. Bahkan ada 28 persen anak yang terdampak psikologis. Maksudnya dia akan meniru dan mempraktekkan, itu bahaya,” ujar muh Zen.

“Harus tetap dijaga jangan sampai anak -anak jadi bullying, tawur, karena zaman sekarang agak menyedihkan. Terpenting, orang tua selalu mengarahkan anak. Jujur hari ini anak lebih terikat dengan HP. Tetapi orang tua punya tanggungjawab utama untuk mendidik anak-anaknya,” lanjut dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pagar Nusa Kec Gabus mengadakan ujian Kenaikan Tingkatanb bertempat di Madrasah Abadiyah  Gabus. Pada Selasa- Rabu (28-29/3) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu selama pelatihan.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu Pagar […]

  • Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur.  Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil […]

  • PAC Fatayat NU Winong Adakan Pelantikan

    PAC Fatayat NU Winong Adakan Pelantikan

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pati.Pelantikan Pimpinan Ranting dan Rapat kerja Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Winong  Masa Khidmad 2017-2021, acara tersebut bertempat di Aula  Madrasah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong, 21/9 kemarin. Dengan menghadirkan tamu undangan yang meliputi Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, Camat Winong, Kapolsek Danranil, Ketua MWCNU Winong beserta Banom-banomnya, total keseluran yang menghadiri 185 orang. Sedangkan […]

  • Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Pembacaan deklarasi oleh ketua DPC Sarbumusi Pati PATI – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati baru saja dilantik bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10) pagi tadi.  Tak hanya pelantikan, kegiatan yang dilangsungkan di Aula PCNU Pati tersebut juga disertai dengan deklarasi. Hal ini dikonfirmasi Husaini Ketua Sarbumusi Cabang Pati.  Menurutnya, […]

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabrokatuh Pak kiyai, apakah daging yang ada sisa darahnya ketika langsung direbus masih boleh dimakan ? pertimbangan saya itu adalah najis. wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh kita tahu bahwa darah termasuk barang najis yang tentunya diharamkan oleh agama,begitupun makanan-makanan yang terkena najis,yang mulanya halal menjadi haram. dalam kajian fiqih kita mengenal ada istilah najis […]

expand_less