Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
  • visibility 244
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Purworejo- Prodi PIAUD STAINU Purworejo dalam Puncak Harlah nya yang Ke – 7 mengadakan kegiatan Talkshow dan Bedah Buku Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 11 April 2023 bertempat di Auditorium STAINU Purworejo. Namun, sebelum kegiatan dimulai didahului dengan pembacaan khotmil qur’an yang di pimpin oleh M. Nurul Huda. Kemudian pembukaan Acara inti ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi tasyakuran.

“PAUD harus memiliki perubahan, gagasan baru, kretivitas untuk mengatasi kebosanan dalam pembelajaran. Dan menurut beliau mahasiswa PGMI dan PIAUD hebat – hebat dan penuh energik. Sebaiknya pondasi (anak usia dini) harus di bangun oleh orang – orang yang hebat.“ jelas Dr. H. M. Djamal. M. Pd. selaku Ketua Dewan Pendidikan,

Kemudian narasumber kedua Ibu Arifah Imtihani M. Pd. selaku Pengawas RA kab. Purworejo.  Nurul Azimah S. Pd. I perwakilan dari IGRA, dan Ibu Nurjanah S. Sos. I. M. Pd selaku Kaprodi PIAUD STAINU Purworejo. Dan kegiatan ditutup dengan acara buka bersama.

Puncak Acara harlah PIAUD STAINU Purworejo. Acara ini diadakan di Aula STAINU Purworejo pada pukul 13.30-18.30 WIB. Dalam rangkaian acara, terdapat acara talkshow yang salah satunya disampaikan Bapak Dr. H. Muhammad Djamal, M.Pd. selaku Ketua Dewan Pendidikan. Beliau menyampaikan beberapa fakta-fakta Pendidikan Anak Usia Dini, yang saya kutip sebagai berikut:

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Purworejo terdapat 805, yang meliputi:  405 Taman Kanak-kanak, 207 Kelompok Belajar, 14 Tempat Penitipan Anak, dan beberapa Lemabaga PAUD Sejenis. Sedangkan pendidik PAUD yangmemiliki gelar S1 masih diangka 55%.  Itu masih sangat kurang, sehingga begitu lebar peluang lulusan PRODI PIAUD STAINU Purworejo. Tetapi dalam pemberian insentif untuk para pendidik PAUD dirasa masih sangat rendah, bahkan ada yang diangka 50 ribu. Indonesia memang belum bisa menghargai ilmu, padahal Alloh swt. saja meninggikan para pendidik. Bahkan ada yang dari Jogja ke Kaligesing hanya dibayar 50 ribu. Harus ada kemauan politik untuk mensejahterakan guru PAUD.

“Beberapa hal dibawah ini juga dapat dilakukan oleh para pendidik, antara lain: Harus ada kekuatan dari luar seorang pendidik, tetapi jangan demo. Kekuatan ini yang bisa menekan adalah DPRD, sehingga harapan kedepannya DPRD dapat bekerjasama dengan STAINU.Ayo bangkit dengan motivasi, seperti membuka usaha untuk menjadikan sampingan. Perubahan, paling tidak ada gagasan baru/ide. Saat ini dibutuhkan fikiran yang bertumbuh dengan kreatifitasan yang baru. Memantapkan/mengukuhkan.” Ungkap Nurul Azimah S. Pd. I

Lanjutnya Saya lihat bahwa mahasiswa-mahasiswa PRODI PIAUD dan PGMI dari STAINU Purworejo itu cerdas-cerdas, dan tak lupa PAI juga cerdas-cerdas, saya tahu karena saya juga mengajar. Jadi potensi yang luar biasa ini harus dikembangkan. Kalo saya berpendapat yang mengajar PAUD harusnyaseorang profesor, karena itu landasan yang harus dibangun oleh orang-orang hebat. Sehingga diharapkan tidak terjadi malpraktek, karena belum tau prinsip-prinsip perkembangan anak. Pada anak usia dini, rasa ingin tau sangat tinggi, jadi anak kecil bertanya Tuhan dimana maka akan membuat pusing ketika kita sebagai pendidik tidak tau jawabannya. Mengajari anak itu harus hati-hati. Anak itu suka meniru sehingga ketika guru pilek maka anak-anak akan ikut-ikutan membersihkan hidung dan lain-lain. Sehingga guru perlu mengetahui prinsip-prinsip perkembangan anak usia dini agar tidak terjadi malpraktek. Semoga PRODI PIAUD mampu berfikir cerdas dan bekerja keras. Tidak hanya cerdas, tetapi juga bekerja keras agar tidak hanya terkesan omong kosong.

Penulis: Khodijatuzzahro

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PAC Fatayat NU Winong

    Pelantikan PAC Fatayat NU Winong

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Pati.Pelantikan Pimpinan Ranting dan Rapat kerja Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Winong  Masa Khidmad 2017-2021, acara tersebut bertempat di Aula  Madrasah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong, 21/9 kemarin. Dengan menghadirkan tamu undangan yang meliputi Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, Camat Winong, Kapolsek Danranil, Ketua MWCNU Winong beserta Banom-banomnya, total keseluran yang menghadiri 185 orang. Sedangkan […]

  • Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.789
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sebanyak 95 Kader Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti pelatihan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) PCNU Pati angkatan VII. Pendidikan ditempatkan di SMA Muria pada Jumat-Minggu, (9-11 Januari 2025). Tidak hanya kader yang berasal dari wilayah Kabupaten Pati, PD-PKPNU tersebut juga diikuti kader dari Kabupaten Purwodadi dan juga Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut merupakan […]

  • Ilustrasi wirausaha pesantren/Foto: dok. IWAPI Bogor Baca artikel detikfinance, "Pesantren Bisa Jadi Andalan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5129443/pesantren-bisa-jadi-andalan-penggerak-ekonomi-di-tengah-pandemi. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

    Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi pemberdayaan masyarakat melalui pesantren. Photo by sam sul on Unsplash.

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Pesantren pada umumnya lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsen dalam transformasi keilmuan di bidang keagamaan. Anggapan ini bukannya tidak beralasan, karena kegiatan yang berlangsung saban harinya secara intensif adalah pada kajian hafalan, sorogan dan bandongan. Model pengajian ini sudah lazim berlaku di berbagai pesantren di Indonesia. Sehingga tidak menafikan apabila mayarakat menilai kalau pesantren […]

  • Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kabar menggembirakan datang dari Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Pasalnya, Muhammad Zaenuri, Kepala Desa Wonosekar terpilih sebagai Ketua Ranting NU desa tersebut melalui musyawarah ranting beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Nur Kholis, ketua ranting periode sebelumnya, naik sebagai Wakil Ketua MWC-NU Gembong. Sedangkan tampuk kepemimpinan dipegang oleh wakilnya. Namun, dalam pemilihan ketua Ranting […]

  • MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Mentari di pagi itu begitu indah menampakkan wajahnya, mengiring kayuhan sepeda onthel yang sesekali menjerit-jerit karena usianya yang lapuk. Ya, pagi-pagi betul anak-anak harus sudah sampai di halaman Madrasah Tarbiyatul Banin. Tepat pukul 06.30 lantunan murotal ayat-ayat Alqur’anul Karim terdengar sayup-sayup dibacakan oleh siswa-siswi yang hari itu mendapat giliran mengiring mereka memasuki pintu gerbang madrasah. […]

expand_less