Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
  • visibility 486
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Sebagaimana kita ketahui pesantren merupkan tempat untuk menimba ilmu baik agama maupun umum, sehingga pesantren dapat diartikan sebagai pusat pendidikan bagi santri maupun masyarakat. Mengingat pesantren sekarang ini sudah banyak mengalami perubahan baik dari segi pendidikan, gedung, dan trasformasi sosial terhadap lingkungan sekitar. Sehingga pesantren di era sekarang ini bisa disebut sebagai agen of change.

Sebuah perubahan yang ada di pesantren tentunya tidak lepas dari lingkungan serta perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan. Perubahan ini dapat kita lihat dari pelbagai bidang baik bidang Pendidikan yang terus mengalami perubahan. Kalau dulu lebih mengedepankan penguasaan kitab kuning, sekarang justru ditekankan dalam penguasaan bahasa asing baik Arab, Inggris, dan bahasa Mandarin.

Pengembangan bahasa asing yang semakin massif di pesantren tidak lepas dari perkembangan zaman yang menuntut para santri untuk terus penguasaan bahasa asing. Selain itu juga untuk mengembangkan skill santri agar bisa bersaing ke kancah internasional. Karena di era sekarang ini tidak hanya cukup menguasai khazanah kitab kuning saja, melainkan juga santri juga mampu menguasai bahasa asing, agar santri tidak ketinggalan zaman.

Oleh karena itu, pesantren dalam memfasilitasi santrinya terus melakukan pembenahan dan upgradte perkembangan. Hal ini tidak lepas untuk mencetak santri yang unggul, produktif, dan juga memiliki ciri khas pendidikan karakter pesantren.

Sehingga dari situ, melalui pendidikan ala pesantren akan membentuk karakter santri dalam membangun mentalitas santri dan bisa menciptakan bentuk model pembangunan masyarakat. Dimana Pembangunan masyarakat melalui GBHN tidak hanya mengejar kemajuan lahiriyah (sandang, papan, dan pangan) atau hanya kepuasan batiniyah saja, melainkan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara keduanya.

Sedangkan tujuan pokoknya adalah mempersiapkan peserta didik agar mampu menjadi ‘Khalifah Allah’ yang akram (lebih mulia) yang berarti lebih bertaqwa kepada Allah dan yang shalih dalam arti mampu mengelola, mengembangkan dan melestarikan alam ini. Dan fungsi mereka sebagai khalifah antara lain.

Pertama, ibadatullah baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial, dimana di dalam komunitas berbangsa merekapun dituntut oleh ajaran Islam untuk memberikan manfaat kepada orang lain dalam kerangka ibadah sosial.

Kedua, imarah al-ardl yakni Pembangunan bumi ini dengan berbagai upaya untuk menunjang kebutuhan hidup sebagai sarana melakukan ibadah dalam rangka untuk mencapai tujuan hidupnya, yakni ‘sa’adah al-darain’.

Oleh karena itu dalam konteks ini pembangunan atau partisipasi dalam Pembangunan masyarakat sangat luas sekali, seluas potensi ajaran Islam yang akan diaplikasikan ke dalam proses Pembangunan yang manusiawi.

Pembangunan seperti di atas adalah mengejar keseimbangan dan upaya harmonisasi. Namun tidaklah mustahil, ia pun kadang merupakan arena kontradiksi. Oleh karena itu masalah pokoknya adalah Pembangunan apa pun yang dipilih, esensinya adalah untuk meningkatkan kualitas manusia secara manusiawi yang tentu saja akan mencakup berbagai aspek kehidupan duniawi dan ukhrawi dengan tata nilai yang diorientasikan pada Pancasila maupun Islam.

Dalam hal ini pengertian partisipasi dalam konteks pembangunan dimaksud adalah keterikatan suatu potensi atau peranan dengan perencanaan pelaksanaan dan pengendalian pembangunan yang menjadikan peningkatan kualitas manusia. Potensi dan peranan itu dapat berupa pendidikan termasuk juga pendidikan Islam yakni (pesantren) yang paling mempengaruhi di dalam proses pembangunan.

Dengan demikian, besar dan luasnya partisipasi seperti yang pada gilirannya akan menumbuhkan dinamika tinggi dari manusia untuk membangun dirinya dan lingkungannya dari sisi material maupun spitual adalah merupakan indicator konkrit bagi suksesnya pembangunan.

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.484
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, KH Abdul Ghafar Rozin memberikan sambutannya pada Wisuda Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab 2025 yang diselenggarakan pada di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/25). Dalam sambutannya, Gus Rozin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa wisuda tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang pemberian ijazah tanpa makna yang mendalam. […]

  • PCNU PATI - Dakwah Berbasis Literasi. Photo by Aaron Burden on Unsplash

    Dakwah Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Dakwah memang erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar dan di sana banyak orang yang berkumpul untuk mendengarkannya. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan public speaking yang bagus, maka dakwah dengan cara apapun sangat dianjurkan, asalkan sesuai dengan perintah Allah Swt dan petunjuk Rasulullah Saw yakni dakwah dengan hikmah, dengan kebijaksanaan, dan pelajaran […]

  • PCNU Pati Bentuk  Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    PCNU Pati Bentuk Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Warta PCNU, Menindaklanjuti surat edaran dari PBNU tentang Seleksi Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa, PCNU Kab. Pati pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 mengadakan Sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus MWC NU se-Kab. Pati, Pengurus GP. Ansor Se-Kab. Pati dan Pengurus Fatayat NU se-Kab. Pati. Dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun […]

  • MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Oleh: Faiz Aminuddin*                                                                                 Warga di kawasan Asia Tenggara sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada tanggal […]

  • PCNU-PATI

    Pengelolaan Limbah PG Trangkil Sudah Sesuai dengan Prosedur Perizinan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Isu pencemaran lingkungan di tengah-tengah masyarakat menjadi polemik terhadap perusahaan, hal ini tentunya dari perusahaan bisa mengklarifikasi dan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, agar isu pencemaran lingkungan tidak semakin melebar luas. Pada kesempatan kali ini, Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IPMAFA melakukan kuliah lapangan di PG Trangkil Pati. Sabtu, 10/06/2023. […]

  • Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya. Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan. Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU […]

expand_less