Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Sebagaimana kita ketahui pesantren merupkan tempat untuk menimba ilmu baik agama maupun umum, sehingga pesantren dapat diartikan sebagai pusat pendidikan bagi santri maupun masyarakat. Mengingat pesantren sekarang ini sudah banyak mengalami perubahan baik dari segi pendidikan, gedung, dan trasformasi sosial terhadap lingkungan sekitar. Sehingga pesantren di era sekarang ini bisa disebut sebagai agen of change.

Sebuah perubahan yang ada di pesantren tentunya tidak lepas dari lingkungan serta perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan. Perubahan ini dapat kita lihat dari pelbagai bidang baik bidang Pendidikan yang terus mengalami perubahan. Kalau dulu lebih mengedepankan penguasaan kitab kuning, sekarang justru ditekankan dalam penguasaan bahasa asing baik Arab, Inggris, dan bahasa Mandarin.

Pengembangan bahasa asing yang semakin massif di pesantren tidak lepas dari perkembangan zaman yang menuntut para santri untuk terus penguasaan bahasa asing. Selain itu juga untuk mengembangkan skill santri agar bisa bersaing ke kancah internasional. Karena di era sekarang ini tidak hanya cukup menguasai khazanah kitab kuning saja, melainkan juga santri juga mampu menguasai bahasa asing, agar santri tidak ketinggalan zaman.

Oleh karena itu, pesantren dalam memfasilitasi santrinya terus melakukan pembenahan dan upgradte perkembangan. Hal ini tidak lepas untuk mencetak santri yang unggul, produktif, dan juga memiliki ciri khas pendidikan karakter pesantren.

Sehingga dari situ, melalui pendidikan ala pesantren akan membentuk karakter santri dalam membangun mentalitas santri dan bisa menciptakan bentuk model pembangunan masyarakat. Dimana Pembangunan masyarakat melalui GBHN tidak hanya mengejar kemajuan lahiriyah (sandang, papan, dan pangan) atau hanya kepuasan batiniyah saja, melainkan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara keduanya.

Sedangkan tujuan pokoknya adalah mempersiapkan peserta didik agar mampu menjadi ‘Khalifah Allah’ yang akram (lebih mulia) yang berarti lebih bertaqwa kepada Allah dan yang shalih dalam arti mampu mengelola, mengembangkan dan melestarikan alam ini. Dan fungsi mereka sebagai khalifah antara lain.

Pertama, ibadatullah baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial, dimana di dalam komunitas berbangsa merekapun dituntut oleh ajaran Islam untuk memberikan manfaat kepada orang lain dalam kerangka ibadah sosial.

Kedua, imarah al-ardl yakni Pembangunan bumi ini dengan berbagai upaya untuk menunjang kebutuhan hidup sebagai sarana melakukan ibadah dalam rangka untuk mencapai tujuan hidupnya, yakni ‘sa’adah al-darain’.

Oleh karena itu dalam konteks ini pembangunan atau partisipasi dalam Pembangunan masyarakat sangat luas sekali, seluas potensi ajaran Islam yang akan diaplikasikan ke dalam proses Pembangunan yang manusiawi.

Pembangunan seperti di atas adalah mengejar keseimbangan dan upaya harmonisasi. Namun tidaklah mustahil, ia pun kadang merupakan arena kontradiksi. Oleh karena itu masalah pokoknya adalah Pembangunan apa pun yang dipilih, esensinya adalah untuk meningkatkan kualitas manusia secara manusiawi yang tentu saja akan mencakup berbagai aspek kehidupan duniawi dan ukhrawi dengan tata nilai yang diorientasikan pada Pancasila maupun Islam.

Dalam hal ini pengertian partisipasi dalam konteks pembangunan dimaksud adalah keterikatan suatu potensi atau peranan dengan perencanaan pelaksanaan dan pengendalian pembangunan yang menjadikan peningkatan kualitas manusia. Potensi dan peranan itu dapat berupa pendidikan termasuk juga pendidikan Islam yakni (pesantren) yang paling mempengaruhi di dalam proses pembangunan.

Dengan demikian, besar dan luasnya partisipasi seperti yang pada gilirannya akan menumbuhkan dinamika tinggi dari manusia untuk membangun dirinya dan lingkungannya dari sisi material maupun spitual adalah merupakan indicator konkrit bagi suksesnya pembangunan.

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma'arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tanyakuran Harlah ke-96

    LP Ma’arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tasyakuran Harlah ke-96

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati, mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diikuti oleh kepala madrasah tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK, di Hotel New Merdeka, Rabu (17/9/2025). Kegiatan tersebut juga dalam rangka tasyakuran dan peringatan Hari Lahir (Harlah) LP Ma’arif NU yang ke-96 tahun, dengan tema “bermutu dalam ilmu, […]

  • Pemkab – PCNU Gelar Istighosah Bersama Ulama dan Umaro

    Pemkab – PCNU Gelar Istighosah Bersama Ulama dan Umaro

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si, memberikan sambutan dalam Istighosah Bersama Ulama Umaro Kab. Pati (dok. ltnnu) PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Kabupaten Pati kembali menggelar Istighosah Bersama Ulama dan Umaro. Kegiatan yang dilaksanakan rutinan setiap dua bulan sekali ini dilangsungkan di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (22/08/2019) malam. Dari unsur ulama, hadir kiai dan ulama dari seluruh […]

  • Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di STAINU Temanggung, JRA Temanggung menggelar seminar bertajuk “Epistimologi Nalar Sehat Suwuk Aswaja Terhadap Fenomena Ruqyah Syar’iyyah di Indonesia” pada Ahad 21 juli 2019.  Dalam kesempatan itu, ditegaskan para pemateri bahwa suwuk merupakan bagian dari membangun nasionalisme. Suasana Seminar yang digelar oleh JRA Temanggung di STAINU Temanggung Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU […]

  • Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

     Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU. Dukuhseti 29/3/21 PAC IPNU IPPNU Dukuhseti  Bangun wirausaha berdagang untuk melatih jiwa usaha anggota. Jalin kerjasama dengan salah satu produk unggulan NU sabun cuci mamaNU di harapakan dapat selalu bersinergi dan salaing memberikan keuntungan yang seimbang. Selain bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha program ini […]

  • Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan dan Wakashio Indonesia Jajaki Kerjasama

    Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan dan Wakashio Indonesia Jajaki Kerjasama

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id_Pekalongan – LP. Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan melakukan penjajakan kerjasama dengan LPK Wakashio Indonesia dalam upaya menyiapkan dan mengirimkan tenaga kerja ke Jepang. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin (03/03/2025) di Kantor LPK Wakashio Indonesia yang berlokasi di Jl. Karya Bhakti RT 04 RW 02, Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dalam pertemuan […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Sukses Gelar Final Duta Pelajar NU Pati

    PC IPNU IPPNU Pati Sukses Gelar Final Duta Pelajar NU Pati

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI-PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sukses menggelar final duta pelajar NU Pati tahun 2021. Kegiatan tersebut sepenuhnya digelar secara virtual melalui google meet dan streaming IG PC IPNU IPPNU Pati pada Rabu (4/8). Muhammad Hafidz, Penanggung jawab kegiatan tersebut menuturkan, bahwa pada gelaran final kali ini diikuti oleh top 5 besar, baik IPNU maupun IPPNU. […]

expand_less