Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Perpustakaan Keren Kendari

Perpustakaan Keren Kendari

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Sampai di Kendari hari masih siang. Setelah diajak makan siang oleh panitia, aku diantar ke hotel agar bisa langsung istirahat. Lagi pula mereka masih sibuk mengurus acara hari itu yang selesainya sore hari. Wah, hotelnya bagus banget. Sesampai di kamar aku langsung tepar.

Rasanya memang cukup melelahkan bagiku melakukan perjalanan ini. Memang hanya setengah hari dari Surabaya ke Kendari. Naik pesawat pagi hari pukul enam dari Surabaya, kemudian transit di Makassar, dan berangkat lagi ke Kendari. Namun, aku berangkat dari Pati menuju Surabaya menggunakan bus patas dengan durasi sekitar tujuh jam. Jadi antara kurang tidur dan jetleg bercampur aduk.

Aku terbangun pukul empat sore. Kepalaku masih pusing. Sepertinya tidurku masih kurang. Namun, aku sudah tidak sabar ingin jalan-jalan keliling kota Kendari. Setelah mandi dan shalat ashar aku mulai ke luar hotel. Aku bertanya pada satpam jalan ke arah teluk beserta jaraknya. Rupanya cukup jauh, bisa menghabiskan waktu di jalan jika jalan kaki. Bisa magrib di jalan sebelum sampai teluk. Dan aku tidak ada niatan untuk memesan ojek online. Niatku ingin jalan kaki sembari menikmati atmosfer kota Kendari.

Setelah kupertimbangkan, aku urungkan jalan kaki ke teluk. Namun aku tetap jalan kaki ke arah teluk. Jika nanti di jalan sudah hampir magrib, aku tinggal balik kanan. Maka, jalan kaki tanpa tujuan adalah tujuan itu sendiri. Bismillah. Langkah pertama ke luar hotel aku langkahkan. Aku susuri sisi sungai. Beberapa swalayan, tempat makan, warung kopi, aku lewati. Jalanan sedikit berdebu. Cuaca agak mendung, jadi sebenarnya tidak terlalu panas, namun sedikit sumuk, karena mau hujan.

Dari kejauhan aku lihat bangunan yang megah dengan kubah di atasnya. Aku menduga itu adalah masjid atau Islamic Center. Makin penasaran aku. Aku terus melangkah. Sudah mulai tidak terhitung langkahku. Kurang lebih setengah jam sudah aku berjalan. Hingga tak terasa mendekati gedung tersebut. Wah, bagus sekali gedungnya. Unik dan kesan modern namun klasik, lantaran atasnya berbentuk kubah. Setelah aku baca tulisan di gedung tersebut ternyata perpustakaan. Aku kecele.

Rupanya itu adalah gedung perpustakaan. Baru kali ini aku melihat gedung perpustakaan yang unik dan modern. Kesan gedung perpustakaannya tidak ada. Namun, memberikan kesan yang modern. Pastilah ini dilakukan dengan serius dan dengan niat yang serius pula untuk memajukan literasi di kota Kendari, umumnya Kabupaten Kendari, bahkan provinsi Sulawesi Tenggara.

Aku memang hanya melihat dari luar, belum ada kesempatan untuk masuk. Apa saja yang ada di dalamnya? Sungguh bikin penasaran. Demi memenuhi rasa penasaranku, aku googling. Waw, pembangunan gedung ini menghabiskan dana 100 miliar. Tak main-main, perpustakaan ini diplot sebagai perpustakaan bertaraf internasional. Dan bangunan dengan bentuk lingkaran ini dirancang untuk menyerupai nampan penutup hidangan tradisional pulau Buton, yakni Tala Koae.

Sedangkan konsep perpustakaannya sendiri katanya terinspirasi dari Harvard College Library yang menjadi salah satu perpustakaan terbesar dan terlengkap di dunia. Ah, makin penasaran. Semoga ada kesempatan bisa masuk ke dalam perpustakaan Modern Regional Library Sulawesi Tenggara ini. Amin.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • c

    Twibbonize Hari Santri Nasional 2022

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar
  • KH Asmui Sadzali, Ulama, Politisi, dan Negarawan Pemberani

    KH Asmui Sadzali, Ulama, Politisi, dan Negarawan Pemberani

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KH Asmui Sadzali dipanggil Yang Mahakuasa, Selasa, 24 September 2019/ 25 Muharram 1441 di Pati Jawa Tengah. Baca: KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat Kiai Asmui adalah sosok organisator yang malang melintang di NU Pati. Ketika Penulis masih studi di PP Raudlatul Ulum Kajen, asuhan KH Ahmad Fayumi Munji, Penulis sering melihat […]

  • Semarak Hari Santri, MA Manahijul Huda Ngagel Adakan Lomba Baca Kitab Kuning

    Semarak Hari Santri, MA Manahijul Huda Ngagel Adakan Lomba Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.301
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, MA Manahijul Huda Ngagel, Dukuhseti, Pati, menggelar berbagai lomba, salah satunya Lomba Baca Kitab Kuning yang berlangsung pada Rabu (22/10/2025). Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ah. Nasyith, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud karakteristik madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menanamkan ilmu agama dan melestarikan tradisi intelektual para […]

  • PCNU-PATI Photo by nisfal desmianda

    Petualang Kopi

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PCNU Pati KH Abdul Mujib Sholeh Tutup Usia

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

     Pcnupati,or.id- PATI – Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati, Abdul Mujib Sholeh, tutup usia, Kamis (25/1/2024) malam. Almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu, Jumat (26/1/2024). Ribuan pelayat pun berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati ini. Sejumlah tokoh tampak hadir dalam pemakaman KH […]

  • PCNU-PATI

    Ang Lee

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Enam tahun dia dalam ketidakpastian. Perjuangannya belum menghasilkan apa-apa, kecuali rasa lelah dan dihantui putus asa. Mimpinya tidak akan terwujud, batin lelaki itu. Selama enam tahun ia menjadi asisten editor, alias tukang angkat alat-alat per-film-an. Selama itu pula ia mengirim skenario film  ke puluhan rumah produksi, dan yang diterima adalah […]

expand_less