Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembinaan Dai dan Daiyah di Pati: Meningkatkan Kemampuan Dakwah di Era Digital

Pembinaan Dai dan Daiyah di Pati: Meningkatkan Kemampuan Dakwah di Era Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id –  Sebanyak 60 dai dan daiyah dari berbagai elemen keagamaan se-Kabupaten Pati mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Masjid Baitunnur Pati, Rabu (9/7/2025).

Peserta yang hadir berasal dari unsur mubaligh-mubalighah, pembina majelis taklim, serta penyuluh agama Islam. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para penceramah dalam menyampaikan dakwah yang efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dua narasumber dihadirkan untuk memberikan materi, yaitu Ilham Suprianto (Ketua LDNU Kabupaten Pati) dan Ahmad Nadhif Abdul Munif (Perwakilan MUI Pati). Mereka membawakan dua tema penting: “Teori Retorika Dakwah” dan “Dakwah di Era Digital dan Disinformasi.”

Dalam penyampaian materinya, Ilham Suprianto menekankan bahwa ceramah yang mengena tidak cukup hanya dengan isi yang bagus, tetapi juga teknik komunikasi yang kuat. Ia memaparkan lima kunci utama dalam komunikasi verbal, di antaranya penguasaan kosa kata (vocabulary), kecepatan bicara, intonasi suara, humor, serta ketepatan waktu (timing).

“Ceramah itu ada rahasianya,” ungkap Ilham.

Ia juga mengingatkan pentingnya manajemen istirahat suara, agar para penceramah bisa menjaga kesehatan pita suara dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ahmad Nadhif menjelaskan soal pentingnya wawasan teknologi dan media digital bagi para dai dan daiyah. Menurutnya, dakwah hari ini tidak bisa lepas dari dunia digital, karena informasi menyebar sangat cepat dan sering kali disertai disinformasi.

“Karakteristik era digital seperti sebilah pedang bermata dua. Ia bisa memudahkan dakwah, tapi juga bisa melukai jika disalahgunakan,” jelasnya.

Kadapun kegiatan ini dibuka oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Pati, Abdul Khamid. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis para dai, tapi juga memperkuat sisi mental dan karakter.

“Hari ini kita lebih sering menemui orang yang suka bicara daripada mendengar. Kadang pengajian sedikit lama dan tidak lucu langsung ditinggal. Kita harus mendidik umat agar mengaji bukan sekadar untuk viral atau banyak undangan, tapi untuk perbaikan diri dan masyarakat,” tegasnya.

Melalui pembinaan ini, Kemenag berharap para dai-daiyah dapat menjadi penyampai pesan agama yang cerdas, bijak, dan relevan dengan dinamika zaman. (*/Angga/Ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai […]

  • a microphone that is sitting on a stand

    Kekuatan Berbicara: Seni Menyampaikan dengan Bijak

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

      Berbicara adalah salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting, selain menyimak, membaca, dan menulis. Keempatnya ibarat empat pilar komunikasi yang efektif. Namun, berbicara memiliki peran khusus karena merupakan cara kita menyampaikan ide, gagasan, dan informasi secara langsung kepada orang lain. Ketika kita berbicara tanpa pikir panjang, risiko kesalahpahaman pun muncul, yang bisa menimbulkan masalah […]

  • MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Proses penyemprotan disinfektan di Musholla An Nahdloh, Karangdalem, Gembong  GEMBONG-Beberapa hari ini, MWCNU Kecamatan Gembong disibukkan dengan agenda baru. Dengan menggandeng semua lembaga dan Banom serta Kader Penggerak NU, pengurus MWC berupaya membantu mengupayakan dampak virus corona di tengah masyarakat. “Gembong masih zona hijau. Namun demikian tindakan antisipasi berupa edukasi dan pencegahan secara dhohir perlu […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Banyak terjadi di desa-desa, masyarakat memberikan zakatnya kepada modin (kesra) dan pemuka agama. Padahal orang-orang yang diberi zakat tersebut kelihatan kecukupan, bahkan ada yang kaya. Atas nama apakah orang-orang tersebut dalam golongan mustahiq az-zakah (orang-orang yang berhak menerima zakat) ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh                                               Orang yang menerima zakat dalam pertanyaan di […]

  • Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh: Angga Saputra Pcnupati.or.id – Beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman semasa kuliah di Semarang mengadakan reuni kecil-kecilan. Kami berbincang banyak hal, utamanya ruang lingkup organisasi di daerah masing-masing. Kebetulan, kami sama-sama aktif dalam berorganisasi. Ada yang terjun di organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, hingga organisasi sosial. Perbincangan ngalor-ngidul soal organisasi akhirnya mengerucut di satu pembahasan yang […]

  • Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Padepokan Pencak Silat Songgo Buono Gasmi mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Kegiatan ini digelar Sabtu (28/12) malam. Sedikitnya 75 pendekar mengikuti UKT. Semuanya merupakan pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa.  Para peserta UKT Padepokan Songgo Buono Gasmi berpose usai pengambilan sabuk. Joko Buwono, pimpinan padepokan menegaskan bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kualitas […]

expand_less