Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 4.305
  • comment 0 komentar

 

Pati – Pengurus Ranting NU Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati melakukan inovasi dengan membentuk Badan Usaha Milik NU (BUMNU) Mukti Barokah. BUMNU ini pun menjadi badan usaha NU pertama di Kabupaten Pati.

Grand Opening berlangsung khidmat pada Sabtu malam (25/10/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, M.Si meresmikan langsung BUMNU ini.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Manaqib Syeh Abdul Qodir al-Jailani yang dipimpin oleh Modin Desa Muktiharjo, KH. Edy Safirin menambah keberkahan acara.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Margorejo, yaitu ’Rois Syuriyah KH. Imam Al-Mukromin, M.Si., dan Ketua Tanfidhiyah MWC Bapak K. Mahfudh, S.Th.I. Seluruh pengurus Ranting NU Muktiharjo beserta Banom-Banom juga hadir solid.

Dari unsur pemerintah desa, selain Kepala Desa, hadir pula Ketua RW. 03, Ramidi, Kadus Sekarkurung, Sutarno, dan Ketua BPD Desa Muktiharjo Doni menandakan sinergi kuat antara NU Ranting dan pemerintah desa dalam memajukan perekonomian lokal.

PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

KH Yusuf Hasyim, M.Si, menyatakan kebanggaannya yang luar biasa terhadap inisiatif Ranting NU Muktiharjo. Bahkan, ia menyebut BUMNU “Mukti Barokah” ini sebagai satu-satunya BUMNU yang terbentuk di tingkat Ranting di wilayah Kabupaten Pati dan bahkan mungkin se-Jawa Tengah.

“Ini adalah sebuah inisiatif dan aksi nyata yang patut kita banggakan. Ini sejalan dengan apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu Nahdlatul Ulama, yaitu menggerakkan ekonomi umat dari tingkat paling bawah. Ranting Muktiharjo telah membuktikan bahwa kita tidak hanya berwacana, tetapi juga berbuat,” tegas KH. Yusuf Hasyim.

BUMNU ini bakal mengelola sebanyak 8 kolam ikan lele. Nantinya, hasil BUMNU ini untuk kemandirian ekonomi umat.

Sementara itu, Kepala Desa Muktiharjo, H. Suwarto, S.Ag menyambut baik dan memberikan dukungan penuh. Menurutnya, kegiatan perekonomian yang digagas BUMNU Mukti Barokah sangat selaras dengan program pemerintah desa.

”Kami menyambut baik dan akan memberikan dukungan sepenuhnya atas kegiatan perekonomian oleh BUMNU Mukti Barokah ini. Usaha ternak lele ini sejalan dengan program pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap BUMNU ini dapat maju pesat dan memberikan kesejahteraan bagi warga,” ujar Bapak H. Suwarto.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - PCNU Warga Nahdliyin Punya Hak Fasilitas dari Pemerintah.

    PCNU: Warga Nahdliyin Punya Hak Fasilitas dari Pemerintah

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim mengungkapkan bahwa warga NU dinilai memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas dari pemerintah. Hal tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal yang diadakan oleh PCNU Kabupaten Pati pada Selasa (24/5/2022) di lantai 3 Gedung PCNU setempat. Acara tersebut dihadiri oleh segenap pengurus PCNU, lembaga, Badan […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.566
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • Belajar Hidup Dari Rumi

    Belajar Hidup Dari Rumi

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kisah-kisah ini di tangan Rumi memiliki nilai imaji yang kaya karena keterampilan puitisnya. Bila ia mulai puisinya dengan kisah, lalu disusul oleh kisah lain, seakan-akan ditumpangkan atau dikaitkan begitu saja; hal ini ia lakukan untuk memberikan asosiasi, yang tampaknya beragam, tetapi tetap dalam kesatuan makna. Banyak kita jumpai berbagai kisah dalam satu puisi Rumi, kisah […]

  • Fidyah Aneh (1)

    Fidyah Aneh (1)

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sebagaimana yang telah berlaku didesa – desa, cara melakukan fidyahberbeda – beda. Ada yang caranya sebagai berikut : Ahli waris mengundang 10 orang misalnya, kemudian setelah berkumpul, Salah seorang ahli waris menyerahkan beras untuk fidyah kepada salah seorang diantara 10 orang tersebut, Setelah itu sebagian atau semua  beras diputarkan diantara orang – orang tersebut dengan […]

  • KH. Sya'roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    KH. Sya’roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Kursi kepemimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Trangkil baru saja berpindah tangan. Hal ini, setelah dilaksanakannya konferensi di Desa Kertomulyo, Trangkil pada Jumat (26/8) kemarin. Duet KH. Badruddin Syatibi dan KH. Thoifur Alam sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Trangkil dan pungkas dengan manis pada bulan ini. Sebagai penerusnya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Muhammad Qayyum Abdul Rahman

    Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari ini saya membaca berbagai postingan terkait matinya televisi analog. Hiburan sederhana untuk rakyat pun telah tiada, bergantikan dengan hiburan yang berbayar. Televisi analog telah tiada, tepatnya di tiadakan. Rakyat di paksa untuk berubah ke televisi digital, yang mana alat dan prasarananya belum mencukupi di pasaran. Kalau teman saya mengatakan. […]

expand_less