Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU Harus Berfungsi

NU Harus Berfungsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 31 Des 2022
  • visibility 283
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

KH. M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati sekaligus Wakil Rais Syuriyah PBNU, mendorong pengurus NU untuk aktif menggerakkan potensi organisasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga NU, warga negara, bangsa dan umat manusia.

Jangan sampai keberadaan NU tidak punya manfaat apa-apa. Dawuh beliau, NU jangan sampai seperti maqalah ‘wujuuduhu ka’adamihi’, keberadaan NU seperti tidak adanya NU. Artinya, adanya organisasi NU tidak membawa perubahan positif-transformatif bagi masyarakat sekitar.

Supaya NU mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, maka harus ada langkah-langkah riil yang dilakukan.

Pertama, menguatkan dan memantapkan aqidah Islam ala Ahlissunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah. Hal ini menjadi tanggungjawab seluruh warga NU, khususnya para pengurus yang mendapat amanah untuk memegang organisasi para ulama ini.

Pengurus NU tidak boleh punya ‘gengsi’ dalam berkiprah. Meskipun menjadi pengurus PBNU, PWNU, dan PCNU, harus mau menyapa pengurus ranting. Interaksi ini harus bersifat fungsional-produktif, yaitu menguatkan aqidah Aswaja Nahdliyyah dan menggali potensi yang lain demi ‘izzul Islam wal muslimin, khushushan an-nahdliyyin wan nahdliyyat.

Kedua, menggerakkan kemandirian organisasi. Koin NU adalah langkah riilnya. Ulama zaman dulu berjuang dan berkorban demi menghidupkan NU dengan harta dan jiwanya. Mereka tidak mencari ‘penghidupan’ di NU, tapi sebaliknya ‘menghidupkan’ NU. Banyak di antara mereka yang menjual ‘barang berharga’ demi menghadiri acara organisasi, seperti Muktamar. 

Koin NU adalah langkah kecil yang akan berdampak besar bagi organisasi dan warga NU. Kita bebas menitipkan uang di dalam kotak koin, sedikit atau banyak. Sudah tidak terhitung manfaat koin NU untuk kemaslahatan warga NU dalam pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan dan sosial 

Langkah ini harus dilandasi dengan keikhlasan.  Nawaitunya adalah lillahi ta’ala. Orientasi dan tujuannya tidak lain adalah menggapai ridla Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bukan mencari dunia dan pangkat (مبتغي جاه ومالا من نهض). 

Keikhlasan inilah yang membawa keberkahan hidup (bertambah-tambah kebaikan untuk diri dan orang lain) dunia dan akhirat.

@Taushiyah KH. M. Aniq Muhammadun dalam acara Pelantikan MWCNU Juwana Pati, Jum’at, 30 Desember 2022 di Gedung Haji Juwana.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakpesdam NU Pati & LTN NU  Mengadakan Pelatihan Cyber

    Lakpesdam NU Pati & LTN NU Mengadakan Pelatihan Cyber

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut hari santri Nasional, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia  (LAKPESDAM) serta Lajnah Ta’lif Wa ‘ansr (LTNNU) Pati menyelenggarakan  pelatihan pembuatan Blog dengan tema Resolusi Jihad Cyber di SMK Cordova, Kajen Margoyoso Pati, Ahad (25/10). “Jika dulu seorang santri Jihadnya membawa bambu runcing dan mengusir penjajah. Namun dalam era digital seorang santri harus […]

  • PCNU-PATI Photo by allwaysfind

    Sejuta Tangan dalam Secangkir Kopi 

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Sekarang bayangkan! (Mungkin pembukaan ini cukup intimidatif, tapi lanjutkan saja!) Pagi buta bercampur gerimis yang dingin memang waktu yang baik untuk membuat secangkir kopi panas.  Hidupkan kompor, seduh air hingga mendidih, lalu siapkan bubuk kopi dan gula. Setelah air matang, tunggu barang semenit, lalu tuangkan kedalam cangkir berisi kopi dan gula, […]

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Teladani Ulama

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.944
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • Nalar Penguasa Hari Ini

    Nalar Penguasa Hari Ini

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Shalihin Nun jauh di sana, beberapa abad lalu, ada seorang ksatria yang mengundurkan diri lantaran merasa belum becus menerima amanah sebagai kepala negara. Ya, seperti kita fahami, pada era khalifah, kekuasaan memang bersifat dinasti. Namun khalifah yang satu ini agak lain. Di atas podium, ia dengan ksatria berujar: “Wahai manusia, aku […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan Mode AI

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.691
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Beberapa hari ini, saya mencoba mencari informasi soal konflik Iran, Palestina, dan USA. Namun, ketika kita membuka aplikasi mesin pencari (search engine), sering muncul “Ramadan Mode AI”. Ya, itu saya alami ketika membuka Firefox Browser, Google Chrome, maupun Safari di iPhone. Apakah Ramadan memang dimanjakan dengan AI? Pikir saya dalam hati. […]

  • PCNU-PATI Photo by stevepb

    Resep Rahasia Simbok

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Oleh : Ismi Faizah “Bocah wadon kui kudu iso masak. Ora mung eroh e mangan tok. Iso-iso mbesok diclatu karo morotuo!” (anak perempuan itu harus bisa masak. Bukan cuma tahu makan saja. Bisa-bisa dimarahi mertua nanti). Kalimat yang sama. Diucap berulang kali. Entah kali keberapa sekarang, aku coba mengingat, kesepuluh jariku sampai habis ternyata belum […]

expand_less