Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nikmat yang Terlupakan

Nikmat yang Terlupakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
  • visibility 211
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Siang ini, suasana rumah sakit mulai ramai, berbeda dengan pagi tadi. Saya sedang menemani anak saya yang bungsu, yang kini terbaring lemah di tempat tidur. Tidak ada yang lebih berat bagi seorang orang tua selain melihat anaknya sakit.

Saya duduk di sampingnya, memperhatikan wajahnya yang tampak pucat, berharap ia segera pulih. Di sini, segalanya terasa melambat; setiap detik terasa lebih lama saat menunggu kabar baik tentang kesehatannya.

Kondisi ini membuat saya merenungkan betapa pentingnya menjaga kesehatan. Di tengah kesibukan kita sehari-hari, seringkali kita lupa bahwa kesehatan adalah salah satu hal paling berharga yang kita miliki. Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda bahwa ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia: kesehatan dan waktu luang.

Kedua hal ini mungkin terlihat sederhana, namun ketika kita kehilangannya, barulah kita menyadari betapa pentingnya mereka. Ketika kita sakit, aktivitas yang biasanya kita anggap remeh menjadi sangat sulit dilakukan, bahkan bangun dari tempat tidur saja terasa berat. Dan ketika waktu luang hilang, kita merasakan bagaimana beban kesibukan bisa begitu menekan, menghambat kita untuk melakukan hal-hal yang bermakna.

Kesehatan adalah salah satu nikmat yang seringkali kita abaikan. Banyak dari kita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, dengan tanggung jawab yang menumpuk, hingga lupa merawat tubuh. Kita sering mengabaikan pola makan, kurang berolahraga, dan seringkali membiarkan stres menumpuk. Baru ketika tubuh kita memberi sinyal—seperti sakit atau kelelahan yang luar biasa—barulah kita tersadar bahwa ada yang salah. Kita lupa bahwa tubuh ini memiliki batas. Kita tidak bisa terus-menerus mendorongnya tanpa memberikan waktu untuk istirahat dan perawatan yang layak. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, tetapi sayangnya, sering kali kita baru bertindak setelah terlambat.

Selain kesehatan, waktu luang adalah nikmat lain yang kerap terabaikan. Di zaman yang serba cepat ini, rasanya sulit sekali untuk benar-benar memiliki waktu luang. Bahkan ketika ada jeda, kita sering mengisinya dengan hal-hal yang tidak produktif, seperti terus-menerus menatap layar ponsel atau mengejar hal-hal yang sebenarnya tidak membawa kebahagiaan jangka panjang.

Padahal, waktu luang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang lebih berarti, seperti mendekatkan diri kepada keluarga, merenung, atau memperbaiki kualitas hidup kita. Kita seringkali menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak penting, tanpa menyadari bahwa waktu tersebut tidak akan pernah bisa kita dapatkan kembali.

Sakit yang dialami anak saya ini menjadi pengingat bagi saya pribadi. Sebagai orang tua, saya menyadari betapa rentannya tubuh kita, terlebih tubuh anak-anak yang masih tumbuh.

Hidup ini singkat. Kita tidak pernah tahu kapan kesehatan kita akan terganggu atau kapan waktu luang yang kita miliki akan habis. Kesehatan dan waktu luang adalah karunia yang tidak ternilai.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Memahami Konsep Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Secara etimologi, fikih berasal dari kata bahasa Arab faqiha-yafqahu-fikihan, yang berarti mengerti atau memahami. Orang-orang Arab memaknai fikih dalam konteks kebahasaan dengan mā daqqa wa ghamudha, yang artinya: sesuatu yang samar dan sulit untuk dipahami. Berdasarkan pengertian etimologis kata fikih ini, orang-orang Arab mengatakan faqihtu ma’na kalāmika liannahu qad yaduqqu wa yaghmadhu, […]

  • Organisasi Thoriqoh Mahasiswa Gelar Maulid di Gedung DPD DIY

    Organisasi Thoriqoh Mahasiswa Gelar Maulid di Gedung DPD DIY

    • calendar_month Kam, 9 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Ketua DPD DIY, Gus Hilmy menyatakan dukungannya kepada organisasi MATAN YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahli Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menggelar acara perkenalan di Gedung DPD DIY, Senin (6/12). Hal ini ditujukan agar anggota mereka yang baru bergabung semakin mendalami organisasi buatan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya ini.  Dalam agenda […]

  • Kebijakan Full Day School Membingungkan

    Kebijakan Full Day School Membingungkan

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Pemerintah melalui kementerian pendidikan dan budaya mengeluarkan peraturan baru lewat permen no. 20 tahun 2017, tentang kebijakan sekolah 5 hari alias full day school yang banyak menuai kontra di kalangan madrasah dan pesantren. Kebijakan yang kurang tepat sasaran tentunya, karena menuai banyak kontroversi dan kritikan di kalangan akademisi. Suara keras juga dari PBNU tentunya, secara […]

  • Foto: Santunan 10 ribu anak yatim PT Sukun di Kabupaten Pati disebut sebagai tradisi yang baik. (pcnupati/Hanafi)

    Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun, PCNU Pati: Teladan Perusahaan Lain

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PCNUPATI.OR.ID, Pati – Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan apresiasi dari Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Ia menyebutkan, acara yang digelar rutin ini sebagai contoh atau teladan yang perlu diikuti perusahaan lain. Setelah menggelar di beberapa kabupaten/kota. Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun kini menyambangi Kabupaten Pati, Selasa (11/3/2025). Acara yang […]

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong membuka jurusan baru Akuntansi, jurusan ini telah dibuka mulai tahun lalu, sehingga tahun ini menjadi tahun kedua jurusan Akuntansi dibuka. Sebelumnya SMK NU Al-Ma’arif sudah memiliki jurusan TSM (Teknik Sepeda Motor) dan jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) yang telah meluluskan lima angkatan. Dibukanya jurusan Akuntansi supaya nantinya muncul generasi-generasi akuntan […]

expand_less