Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nikmat yang Terlupakan

Nikmat yang Terlupakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
  • visibility 314
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Siang ini, suasana rumah sakit mulai ramai, berbeda dengan pagi tadi. Saya sedang menemani anak saya yang bungsu, yang kini terbaring lemah di tempat tidur. Tidak ada yang lebih berat bagi seorang orang tua selain melihat anaknya sakit.

Saya duduk di sampingnya, memperhatikan wajahnya yang tampak pucat, berharap ia segera pulih. Di sini, segalanya terasa melambat; setiap detik terasa lebih lama saat menunggu kabar baik tentang kesehatannya.

Kondisi ini membuat saya merenungkan betapa pentingnya menjaga kesehatan. Di tengah kesibukan kita sehari-hari, seringkali kita lupa bahwa kesehatan adalah salah satu hal paling berharga yang kita miliki. Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda bahwa ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia: kesehatan dan waktu luang.

Kedua hal ini mungkin terlihat sederhana, namun ketika kita kehilangannya, barulah kita menyadari betapa pentingnya mereka. Ketika kita sakit, aktivitas yang biasanya kita anggap remeh menjadi sangat sulit dilakukan, bahkan bangun dari tempat tidur saja terasa berat. Dan ketika waktu luang hilang, kita merasakan bagaimana beban kesibukan bisa begitu menekan, menghambat kita untuk melakukan hal-hal yang bermakna.

Kesehatan adalah salah satu nikmat yang seringkali kita abaikan. Banyak dari kita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, dengan tanggung jawab yang menumpuk, hingga lupa merawat tubuh. Kita sering mengabaikan pola makan, kurang berolahraga, dan seringkali membiarkan stres menumpuk. Baru ketika tubuh kita memberi sinyal—seperti sakit atau kelelahan yang luar biasa—barulah kita tersadar bahwa ada yang salah. Kita lupa bahwa tubuh ini memiliki batas. Kita tidak bisa terus-menerus mendorongnya tanpa memberikan waktu untuk istirahat dan perawatan yang layak. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, tetapi sayangnya, sering kali kita baru bertindak setelah terlambat.

Selain kesehatan, waktu luang adalah nikmat lain yang kerap terabaikan. Di zaman yang serba cepat ini, rasanya sulit sekali untuk benar-benar memiliki waktu luang. Bahkan ketika ada jeda, kita sering mengisinya dengan hal-hal yang tidak produktif, seperti terus-menerus menatap layar ponsel atau mengejar hal-hal yang sebenarnya tidak membawa kebahagiaan jangka panjang.

Padahal, waktu luang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang lebih berarti, seperti mendekatkan diri kepada keluarga, merenung, atau memperbaiki kualitas hidup kita. Kita seringkali menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak penting, tanpa menyadari bahwa waktu tersebut tidak akan pernah bisa kita dapatkan kembali.

Sakit yang dialami anak saya ini menjadi pengingat bagi saya pribadi. Sebagai orang tua, saya menyadari betapa rentannya tubuh kita, terlebih tubuh anak-anak yang masih tumbuh.

Hidup ini singkat. Kita tidak pernah tahu kapan kesehatan kita akan terganggu atau kapan waktu luang yang kita miliki akan habis. Kesehatan dan waktu luang adalah karunia yang tidak ternilai.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

  • Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

      Pati. Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Jawa Tengah KH Aniq Muhammadun mengatakan bahwa saat ini pengelolaan manajemen penanganan jenazah Covid-19 masih perlu diperhatikan sehingga bisa ditangani sesuai dengan syariat Islam.       Ia menyampaikan hal ini pada kegiatan rutinan Istighotsah dan Pembacaan Ratibul Haddad bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Hadiri Polresta Pati Berselawat Bareng Habib Luthfi

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Merajut kebhinekaan dalam bingkai NKRI, Polresta Pati menggelar acara majelis selawat dan ceramah kebangsaan di halaman Mapolresta setempat, Sabtu(12/11/22) malam. Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda, para tokoh agama, habib, asatidz, TNI, Polri, DPRD, hingga ribuan masyarakat Kabupaten Pati. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, KH Yusuf Hasyim, juga turut menghadiri kegiatan tersebut. Acara […]

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Selalu Benar.. Photo by Siddharth Salve on Unsplash.

    Perempuan Selalu Benar

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Alih-alih mengurangi rasa gabut yang tengah melanda, saya mencoba berselancar di sosial media untuk melihat berbagai macam hal. Karena sosial media sekarang sangat digandrungi bahkan sedetik tidak membuka sosial media berasa ada yang kurang. Ibarat sayur tanpa garam. Apa saja dapat ditemukan disini. Dari mulai jualan segala macam barang sampai pada curhat perihal masalah asmara, […]

  • 2000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Bulumanis Kidul

    2000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Bulumanis Kidul

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa sedang menanam bibit mangrove di bibir antai Bulumanis Kidul PATI-Kabupaten Pati memiliki pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun demikian, masih terdapat beberapa titik  lokasi yang perlu diperhatikan karena masih banyak kawasan pesisir yang rusak akibat abrasi serta akresi. Salah satu upaya pelestarian di kawasan yang telah […]

expand_less