Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA-Rombongan pengurus MWC-NU Gembong disambut hangat di kediaman KH. Ahmad Muwaffiq di Perum Jombor Pratama nomor 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. K. Sholihin, ketua MWC-NU Gembong beserta tamu-tamu lain menemui Gus Muwaffiq sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB, Selasa (17/9).

Gus Muwaffiq (tengah) sedang Bencanda dengan K. Sholikhin (kiri) dan M. Subhan (kanan)

Dalam acara sowan ke rumah kiai nyentrik pakar sejarah ini, K. Sholikhin didampingi oleh empat orang. Mereka adalah M. Subhan (Bendahara MWCNU), Anang Alfan Ro’is (ketua Ikatan Santri Gembong), Maulana Luthfi Karim (Ketua Kader Penggerak NU Gembong) dan Moh Zubaidi (Anggota Banser).

Kedatangan rombongan ini adalah dalam rangka memohon kehadiran Gus Muwaffiq untuk memberikan tausyiyah di Gembong, Rabu (25/9) mendatang. Kegiatan yang menghadirkan Gus Muwaffiq sebagai pembicara utama tersebut adalah dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah serta pelantikan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gembong.

Sejauh ini memang belum ada kepastian mengenai jadwal kegiatan tersebut. Namun, M. Subhan, bendahara MWC yang juga panitia pelaksana kegiatan memberikan bocoran tentang konsep dan rundown acara yang akan berlangsung.

“Rabu (25/9) siang ba’da dhuhur rencananya kita adakan pelantikan Ranting NU plus ngaji Gus Muwaffiq. Malamnya kita adakan burdah bersama guru kita KH. Ali Khumaidi” Ungkap pimpinan majelis dzikir Kencong Barong ini.

Akantetapi, M. Subhan menegaskan sekali lagi bahwa apa yang ia sampaikan kepada pcnupati.or.id tersebut adalah gambaran dan rencana pribadinya dengan K. Sholikhin. Adapun kepastiannya, panitia akan segera mengadakan rapat untuk melakukan plot waktu, mengingat acara yang begitu padat dan persiapan yang kian mendesak.

“Kepastiannya akan segera kami sosialisasikan setelah rapat panitia. Untuk lokasinya insya Allah di Lapangan Joko Tingkir, 300 meter timur (Kantor) Kecamatan Gembong” imbuhnya.

Sementara K. Sholikhin, dalam perbincangannya dengan Gus Muwaffiq mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kesediaan Kiai asal Jogja tersebut untuk hadir di Gembong. Pertemuan singkat tersebut diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh tuan rumah, Gus Muwaffiq.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maulidan Ala Muslimat-Fatayat Hadirkan Habib Idola Kaum Ibu

    Maulidan Ala Muslimat-Fatayat Hadirkan Habib Idola Kaum Ibu

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Habib Ali Zainal Abidin memulai majelis dengan senyum meneduhkan GEMBONG – PAC Muslimat NU dan Fatayat NU Gembong menyelenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad, Selasa (19/10) pagi ini. Tak tanggung-tanggung, para kaum ibu dan pemudi NU tersebut mengundang Habib Ali Zainal Abidin Jepara untuk dalam kegiatan tersebut.  Berlangsung secara tertutup di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong, […]

  • LFNU Pati Rukyah Awal Bulan Dzulhijjah di Pantai Kartini Jepara

    LFNU Pati Rukyah Awal Bulan Dzulhijjah di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JEPARA-Pengurus Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pati melakukan Rukyah Hilal di Pantai Kartini Jepara. Kegiatan tersebut dilakukan pada Hari Kamis (1/7) sore. Rombongan LFNU berangkat dari pati pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB dan sampai di Pantai kartini Jepara pukul 16.30 WIB. Ru’yatul hilal yang dilakukan LFNU Pati di Pantai Kartini Jepara Setibanya […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

  • 90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 90 santri Lirboyo yang berasal dari Kabupaten Pati kembali ke pondok pesantren, Jumat (13/5/2022) pagi. Puluhan santri itu diberangkatkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, mengatakan, pihaknya secara rutin memfasilitasi para santri, baik  berhubungan dengan pemberangkatan maupun kepulangan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan santri yang lain […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sekaligus Peringatan Harlah IPNU IPPNU, Jumat (14/3/2025). Kegiatan ini berlangsung di Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, dan dihadiri oleh 200-an peserta dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten […]

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

expand_less