Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menulis adalah Aktivitas yang Menyenangkan

Menulis adalah Aktivitas yang Menyenangkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

Di antara anggota tubuh yang lain, tangan adalah alat tubuh yang paling dekat hubungannya dengan kreativitas isi kepala kita. Otak kita merancang sesuatu dan tangan kita yang mengerjakannya (kecuali mungkin pemain sepak bola, sepak takraw, atau pemain sepak-sepak lainnya; di luar lapangan, para penyepak itu tetap mengerjakan apa yang ada dalam pikiran mereka dengan tangan juga).

Seorang petani berfikir bagaimana cara terbaik mengolah tanahnya, dan tangannyalah yang mengerjakan mewujudkan apa dia pikirkan. Tangan itu menggenggam gagang cangkul dan mengayunkannya. Tanganlah yang menggemburkan tanah dan menyiramkan rabuk agar tanah yang keras menjadi subur. Tanganlah yang mengguyurkan air ke tanaman ke dalam pot.

Karena itu, beri kesempatan kepada tangan Anda untuk melakukan apa yang memang menjadi kesukaannya. Jangan membiarkannya menjadi penganggur, kasihan ia. Jika Anda betul-betul ingin menulis, beri tangan Anda pena, beri ia kesempatan menekan tuts mesin ketik atau keyboard komputer Anda, biarkan ia menjalin kerjasama dengan otak, kawan karibnya. Seorang penulis menyatakan kira-kira begini; “Tulis apa saja yang ada dalam pikiran Anda, dan segala yang berkecamuk di dalam pikiran itu akan menemukan jalan keluar.” Ketika menulis, katanya, “Tangan kita melakukan sesuatu dan sebagai sahabat karib dari otak, ia akan tahu cara mewujudkan apa yang ada di pikiran kita.” (hlm. 9).

Latihan dan kedisiplinan

Sebagaimana pekerjaan-pekerjaan lain membutuhkan latihan, menulis pun membutuhkan latihan. Menulis juga tidak mengenal bakat, sebab dalam beberapa kasus, kata “bakat” seolah-olah menggatikan kata “takdir”. Tak ada orang yang berbakat menjadi tukang ledeng atau tukang servis AC, polisi, pemain bulutangkis, atau petintu. Semua harus melalui latihan atau pendidikan untuk bisa menjadi penulis yang handal. Dalam buku  Creative Writing ini yang ditulis AS. Laksana mencotohkan sosok petinju Muhammad Ali yang paling dikenang dalam sejarah pertinjuan. Karena ia bukan seorang siswa yang cerdas di sekolahannya. Kadang-kadang ia mendapat nilai bagus karena mengancam teman sebangkunya, dengan kekuatan ototnya untuk memberikan contekan. Tapi, dunia kemudian mengakuinya sebagai petinju jenius.

Itu tak semata-mata soal bakat, tetapi karena ia tahu apa yang harus dilakukan. Ia menciptakan sebaris kalimat puitis: “ Menyengat seperti lebah, melayang seperti kupu-kupu.” Dan ia mewujudkan apa yang tidak pernah dipikirkan oleh petinju-petinju lain. Sampai sekarang kita percaya bahwa hanya ada satu petinju yang bisa menyengat seperti lebah, dan menari-nari seindah kupu-kupu, itu hanya ada pada diri Muhammad Ali.

Dengan begitu menulis pun bukan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan-pekerjaan lain. Ia memerlukan latihan dan kekeraskepalaan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi petinju yang selalu dipukul KO dalam setiap pertandingan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi penari yang gerakannya memalukan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi penulis yang tak pintar membikin kalimat. (hlm. 209).

Oleh karena menulis adalah aktivitas yang menyenangkan, tapi terkadang kita mengalami kebuntuan ide ssaat memulai sebuah kalimatatau bagaimana menutup sebuah cerita. Pada dasarnya, menulis akan terasa mudah dan menyenangkan bila kita punya keterampilan.

Buku creative writing akan membantumu mengenali hal-hal mendasar dalam penulisan kreatif. Se,misal, bagaimana membuat adegan yang menarik, sudut penceritaan beragam, dan dialog yang tidak berlarat-larat. Karena setiap pembahasan dalam buku ini dilengkapi dengan contoh yang memudahkanmu dalam berlatih. Selamat mencoba.

Judul Buku      : Creative Writing

Penulis             : AS Laksana

Penerbit           : baNANA

Tahun Terbit   : Cetakan Kelima Juli 2021

Tebal Halaman: 226

ISBN               : 978-623-96372-4-8

Peresensi         : Siswanto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

  • Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU yang membawahi TK, RA, KB dan Satuan  Pendidika Sejenis, telah mengadakan sosialisasi perihal penguatan lembaga, Rabu 3/2/16 kemarin.             “Harapan saya selaku ketua Pengurus YPM agar semua guru dan sekolah yang di bawah naungan YPM agar tidak melupakan jasa-jasa para Muslimat terdahulu, sebab keadaan yang sekarang itu tidak lepas dari campur […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

  • Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketika kabar pemecatan Shin Tae-yong mengemuka, publik pecinta sepak bola Indonesia seolah menyaksikan sebuah drama epik di atas panggung yang penuh kejutan. Layaknya kapten kapal yang dipaksa turun di tengah perjalanan, Shin meninggalkan jejak prestasi yang tak bisa disangkal. Ia membawa timnas Indonesia melampaui batas-batas yang selama ini tampak mustahil—menembus babak ketiga kualifikasi […]

  • Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 6/2/2020. Ikatan Siswa – siswi Madrasah Mazro’atul Ulum (ISMU) mengadakan acara memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-94 bertempat di Aula Madrasah Mazro’atul Ulum. Acara diikuti mulai dari murid MI, MTs, dan MA. Kegiatan sholawatan dipimpin langsung oleh Ahmad Syukron Ketua Jamaah Bersholawat (Jamber NU) Suwaduk Wedarijaksa, yang juga dulu Ketua IPNU ranting Suwaduk. […]

  • PCNU PATI - Kumpulan Puisi. Photo by JOHN TOWNER on Unsplash.

     Puisi – Puisi Gusti Fahriansyah

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Penghambaan 1 Akulah hamba hina Di lubang dada yang jurang Cinta terkadang pangling Meski kaki tahu jalan pulang Menuju palung paling agung Masihkah tubuh merasakan angin surga? Air mata hanya bisa membayar Hidup yang kurun waktu hambar dan ambyar Dengan sisa urat Yang hampir karat Terimalah air mata sujudku Menuju peluk cinta-Mu Februari 2022 Penghambaan […]

expand_less