Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menggali Potensi Lokal

Menggali Potensi Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2017
  • visibility 211
  • comment 0 komentar

Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Selasa, 28/3.
Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban perjalanan menjadi Pengurus Majlis  Wakil Cabang NU  Kec Juwana lima tahun kebelakang, baik secara administrasi atau lainnya.
Selanjutnya sidang konferensi  di pimpin secara langsung oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama oleh Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd dan Sekretaris Yusuf Hasyim M.Si
            “Dalam pelaksaan konferensi ini akan dilakukan melalui sistem AHWA seperti yang telah di jalankan pada muktamar di Jombang dan konferensi MWCNU sebelumnya.”jelas  Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd sebagai pemimpin sidang.
            Ali Munfaat menambahkan dalam pelaksaan ini nantinya akan mendapatkan ketua MWCNU dan Rois MWCNU yang dengan ikhlas berjuang untuk menegakkan ajaran ahlussunah waljamaah di Juwana secara khusus dan Kab Pati secara umum. Kalau bukan kita yang menjaga faham ahlussunah siapa lagi, sebab sekarang ini banyak aliran-aliran dan faham yang menggerogoti NKRI dan juga merong-rong ajaran ahlusunah waljamaah kita.
            Setelah pelaksanaan sidang yang cukup lama, akhirnya ketua lama  H. Siswoyo sebagai Ketua MWCNU terpilih dan   Rois KH. Abdul Abdul Hamid. Harapannya para ranting-ranting Nahdlatul Ulama se Kec Juwana dengan terpilihnya ketua ini akan memberikan kontribusi yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya dan lebih dari ini bisa turun ke Ranting- Ranting untuk mempererah ukhuwah islamiyah.
            Setelah periode sebelumnya menjaba sebagai ketua MWCNU Juwana, Siswoyo pun mengetahui kekuranganya, hal ini akan dibenahi pada periode mendatang salah satunya yaitu menggali potensi lokal agar menjadi nilai jual di nasional. Karena Juwana banyak potensi lokalnya yang belum terjawab. Hasil laut, usaha kuningan, garam adalah potensi lokal kita, pungkasnya. (red)
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Zuhdi dan K. Sholikhin Kembali Nakhodai NU Gembong

    KH. Zuhdi dan K. Sholikhin Kembali Nakhodai NU Gembong

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Konferensi MWC-NU Gembong kembali digelar pada Ahad (25/6) pagi tadi. Agenda wajib lima tahunan ini dihelat di Aula Kecamatan Gembong. Dalam konferensi tersebut, duet petahana KH. Zuhdi dan K. Sholikhin kembali memimpin NU Gembong sebagai Ro’is dan Ketua. “Tinggal melanjutkan program yang sudah dibuat periode sebelumnya,” tegas KH. Khoiron yang memandu jalannya konferensi. Sementara […]

  • LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Pati – LAZIS MWCNU Tayu Kabupaten Pati merasa perlu memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media online yang mengatasnamakan lembaga mereka. Pemberitaan tersebut berjudul “Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga” yang beredar luas di platform media online. Menurut Ketua Tanfidziyah MWCNU Tayu, Ah. Syarwo, narasi yang disampaikan […]

  • Photo by Mufid Majnun

    NU sebagai Pilar Utama dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang telah lama menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan negara. Sejak berdiri pada tahun 1926, NU tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan budaya di Indonesia. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai moderasi, […]

  • 100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    100 Santri Pesantren Karang Santri Kedu Temanggung Ikuti GLM Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Temanggung – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 4 terlaksana di Pondok Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini diikuti 100 santri dalam kegiatan bertema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dalam pembuka, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU […]

  • Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI-Gedung Haji Pati mendadak menjadi lautan putih, Sabtu (5/10) pagi tadi. Sedikitnya, 6000 anggota Muslimat NU se-Kabupaten menghadiri acara istighotsah dan selawat bersama. Santunan yatim piatu secara simbolis oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati Ibu-ibu Muslimat tersebut, atas intruksi pengurus cabang datang dengan mengenakan dresscode serba putih. Jamaah terbanyak datang dari PAC Pucakwangi sebanyak 750 […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

expand_less