Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menggali Potensi Lokal

Menggali Potensi Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 28 Apr 2017
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana, akhir-akhir ini.
Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban perjalanan menjadi Pengurus Majlis  Wakil Cabang NU  Kec Juwana lima tahun kebelakang, baik secara administrasi atau lainnya.
Selanjutnya sidang konferensi  di pimpin secara langsung oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama oleh Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd dan Sekretaris Yusuf Hasyim M.Si
            “Dalam pelaksaan konferensi ini akan dilakukan melalui sistem AHWA seperti yang telah di jalankan pada muktamar di Jombang dan konferensi MWCNU sebelumnya.”jelas  Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd sebagai pemimpin sidang.
            Ali Munfaat menambahkan dalam pelaksaan ini nantinya akan mendapatkan ketua MWCNU dan Rois MWCNU yang dengan ikhlas berjuang untuk menegakkan ajaran ahlussunah waljamaah di Juwana secara khusus dan Kab Pati secara umum. Kalau bukan kita yang menjaga faham ahlussunah siapa lagi, sebab sekarang ini banyak aliran-aliran dan faham yang menggerogoti NKRI dan juga merong-rong ajaran ahlusunah waljamaah kita.
            Setelah pelaksanaan sidang yang cukup lama, akhirnya ketua lama  H. Siswoyo sebagai Ketua MWCNU terpilih dan   Rois KH. Abdul Abdul Hamid. Harapannya para ranting-ranting Nahdlatul Ulama se Kec Juwana dengan terpilihnya ketua ini akan memberikan kontribusi yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya dan lebih dari ini bisa turun ke Ranting- Ranting untuk mempererah ukhuwah islamiyah.
            Setelah periode sebelumnya menjaba sebagai ketua MWCNU Juwana, Siswoyo pun mengetahui kekuranganya, hal ini akan dibenahi pada periode mendatang salah satunya yaitu menggali potensi lokal agar menjadi nilai jual di nasional. Karena Juwana banyak potensi lokalnya yang belum terjawab. Hasil laut, usaha kuningan, garam adalah potensi lokal kita, pungkasnya. (red)
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.671
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • Dari Kopi Menggerakan Literasi

    Dari Kopi Menggerakan Literasi

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Niam At Majha saat memetik biji kopi di kebun milik orang tuanya di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati “Cuaca pagi ramah, seramah udara dingin. Di sini kebun kopi seperti rumah singgah, tempat aku menampung lelah” Cuplikan tersebut merupakan bait teraakhir puisi berjudul ‘Pemetik Kopi’ karya Niam At Majha. Putra asli Pati ini tidak saja […]

  • Rakercab Ma’arif Temanggung, Ma’arif Jateng Paparkan 10 Program Unggulan

    Rakercab Ma’arif Temanggung, Ma’arif Jateng Paparkan 10 Program Unggulan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Temanggung – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LP. Ma’arif NU PCNU) Temanggung menyelenggarakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Selasa (17/6/2025) bertempat di Hall Babussalam NU, Kompleks INISNU Temanggung. Kegiatan ini merupakan forum tertinggi LP Ma’arif NU di tingkat cabang yang bertujuan merancang program kerja jangka pendek tahun 2025 serta program strategis […]

  • MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Suasana sesi pelatihan jurnalistik di MTs. Al Fattah Juwana JUWANA – MTs Al Fattah Juwana menggelar pelatihan jurnalistik pada Senin-Selasa (4-5/10). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi para santri. Sejumlah materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, diantaranya, dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis yang baik dan jenis-jenis karya tulis. Selain itu juga diberikan kesempatan untuk praktek […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Mudik: Rindu Bapak

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik. Meski prediksi angka pemudik turun, […]

expand_less