Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengembangkan Pola Asuh Demokratis di Lingkungan Keluarga

Mengembangkan Pola Asuh Demokratis di Lingkungan Keluarga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Di era digital yang begitu pesat perkembanganya, menuntut manusia tidak hanya cerdas dalam intelektual namun juga berkarakter. Sebab karakter merupakan sebagai bentuk kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak untuk membedakan dengan individu lain. Adapun terbentuknya suatu karakter tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun memerlukan proses yang relative lama dan terus-menerus.

Karena karakter seseorang dibentuk salah satunya melalui pendidikan karakter baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga. Dan pendidikan karakter yang utama dan pertama bagi anak adalah di lingkungan kelaurga. Karena pada dasarnya dalam lingkungan kelaurga, seorang anak akan mempelajari dasar-dasar perilaku yang penting bagi kehidupannya kemudian.

Model perilaku orangtua secara langsung maupun tidak langsung akan dipelajari dan ditiru oleh anak. Orangtua sebagai lingkungan terdekat yang selalu membimbing, mengasuh dan sekaligus sebagai figur idola anak yang paling terdekat. Bila anak melihat kebiasaan baik dari orangtuanya, maka dengan cepat anak akan mencotohnya, demikian juga sebaliknya bila orangtua berperilaku buruk, maka akan ditiru pula perilakunya oleh anak-anak.

Maka dari sini sangat jelas, anak meniru bagaimana orangtua bersikap, bertutur kata, mengekspresikan harapan, tuntunan, dan kritikan satu sama lain. Sehingga dari semua Tindakan dan ucapan baik dari orangtua akan membawa dampak positif bagi perkembangan anak,demikian juga sebaliknya.

Adapun dalam hal ini, menurut Hurlock menjelaskan,bahwa perlakukan orangtua terhadap anak akan mempengaruhi sikap anak dan perilakunya. Karena sikap orangtua sangat menentukan hubungan keluargayang harmonis dan demokratis.

Oleh karena itu, apabila ditarik lebih dalam, terkait konsep demokratis dalam pola asuh keluarga. Maka halitu,akan diawali dengan kondisi rumah tangga yang harmonis. Sedangkan Ketika kondisi kelaurga tidak harmonis, tentunya konsep pola asuh demokrasi tidak berjalan dengan semestinya atau bahkan tidak dapat dijalankan sama sekali.

Konsep Demokrasi dalam Keluarga

Pertama, tidak ada diskriminasi. Kelurga harmonis merupakan sebagai tampilan dari keluarga demokratis. Karena dalam keluarga demokratis tidak membeda-bedakan antara anak yang satu dengan yang lainnya. Dan semua anggota di dalam rumah diperlakukan sama. Inilah cerminan dari poal asuh demokratis di dalamlingkungan keluarga. Maka, istilah diskriminasi, kekerasa, dan sifat otoriter tidak diperkenankan dalam hal melakukan pola asuh.

 Kedua, semua anggota rumah tangga bebas menentukan keinginan. Rumah tangga yang demokratis akanmemberikan kebebasan kepada anggota keluarganyauntukmenentukan sikap. Seorang ayah yang demokrat tentu tidak memaksakan kehendak pada anaknya dalam menentukan pilihan. Adapun dalam hal ini,tanda yang dapat dilihat adanya komunikasi yang sehat antara anak dan orangtua untuk menetapkan suatu pilihan.

Ketiga, tidak ada kekerasan. Ciri lain dari pola asuh demokratis adalah tidak memperlakukan Tindakan kekerasan dalam proses mendidik dan membina anggota keluarga, dengan alasan kewibawaan orangtua tidak selalu berawal dari sikap yang keras. Seorang ayah yang demokrat senantiasa memberikan pilihan terbaik bagi anak-anaknya, serta tidak bertindak semena-mena.

Oleh karena itu, konsep demokrasi bisa berjalan dalam lingkungan keluarga, apabila dari orangtua memberikan contoh, melakukan pembinaan, melakukan kontroling terhadap anak, dan penanaman disiplin dalam lingkungan keluarga, maka perilaku yang demokratis akan melahirkan perilaku yang berbudaya. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Nadia Muna Tegaskan Informasi Konten Kreatif Belum Tentu Benar dan Valid

    Wabup Nadia Muna Tegaskan Informasi Konten Kreatif Belum Tentu Benar dan Valid

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.877
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan talkshow bertema “Santri Melek Digital: Menjaga Akhlak di Era Modern” pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Acara tersebut digelar di Aula Lantai Tiga INISNU Temanggung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh […]

  • Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Para pengasuh pesantren membahas Perda Pesantren di aula PCNU Pati PATI – Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar Halaqoh dengan para pengasuh pesantren yang ada di Pati, Kamis (17/2) siang, di kantor PCNU. Selain itu, RMI juga mengundang seluruh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di semua tingkatan.  Ketua PCNU […]

  • Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI-Kegiatan silaturrahim PC Fatayat NU Pati terus bergulir. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Pati, Haryanto, Bappeda, Kemenag dan DLH, kali ini Fatayat mencoba menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati.  Jajaran Pejabat Dinas Sosial Pati menjamu para Pengurus Cabang Fatayat NU Pati dalam kunjungan di Kantor Dinsos Pati, Selasa (3/9) Oleh Alfi Hidayah, ketua III […]

  • PCNU PATI - Pembukaan Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Molor

    Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Molor

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX yang dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur mundur dari yang dijadwalkan, Jumat (12/8/2022). Sesuai jadwal, pembukaan dilaksanakan pukul 13.30 WIB. Namun, realitanya pembukaan dilaksanakan di 15.15 WIB.     Molornya pembukaan Kongres IPNU dan IPPNU ini dikarenakan kesepakatan para panitia dan tamu VIP untuk menunggu kehadiran […]

  • PCNU-PATI Photo by Mark mc neill

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 6

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Salman baru saja selesai menggulung ujung atas sarung ketika ponselnya berdering. Tampak foto lelaki mengenakan suit and tie dengan ekspresi dingin memenuhi layar. Ia berdecak sebelum mengangkat telepon atas nama “Kak Eugene” itu—lelaki yang seratus persen berhasil menduplikat Daddy-nya. Mungkin Salman perlu mempertemukan Kang Awan dengan Kakaknya. Barangkali mereka akan cocok […]

  • MODAL SOSIAL NU DALAM MENANGGULANGI HIV/AIDS DI KABUPATEN PATI

    MODAL SOSIAL NU DALAM MENANGGULANGI HIV/AIDS DI KABUPATEN PATI

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    OLEH: FAIZ AMINUDDIN* Tidak ada orang jahat, yang ada adalah orang ‘Alim yang tidak mau mengingatkan orang jahat (KH. Musthofa Bisri). Infeksi HIV/AIDS hingga kini masih menjadi masalah sekaligus ancaman global, meskipun setiap negara di seluruh dunia telah melakukan berbagai upaya penanggulangannya tetapi tampaknya belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Mengingat data yang ada justru menunjukkan penyebaran […]

expand_less