Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Mei 2017
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

“Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan anak kudanya sehingga menjadi seperti gunung – yakni memenuhi lembah gunung karena banyaknya.” (Muttafaq ‘alaih, dari Abu Hurairah r.a.)
            Melaui hadis diatas kita mengetahui apabila sedekah akan menjadikan hidup di dunia menjadi lebih berkah. Sebab dengan sedekah kepada orang yang membutuhkan kita tidak akan kekurang. Bahkan akan bertambah lebih harta kekayaan kita.
            Buku yang bertajuk Tukang Singkong Naik Haji, ada 33 kisah yang menceritakan keajaiban sedekah.  Semisal salah satu kisah dari Nurma yang buka usaha di bidang aksesoris. Saat itu yang ia jual adalah kalung. Sudah hampir dua minggu ia jualan. Namun tak satu pun pemesan datang. Padahal, ia sudah membuat website dan menyebarkan brosur dan lain sebagainya sudah ia lakukan.
            Hingga akhirnya, suatu hari setelah sholat ashar di masjid di bilangan Ragunan. Nurma saat itu melihat bapak-bapak tua yang sedang membersihkan toilet dan tempat wudhu. Entah kenapa tiba-tiba terbesit untuk memberikan uang kepada bapak tersebut. Ia berikan uang 50 ribu dan di selipkan ke saku bapak tadi. Keesokan harinya Nurma mendapatkan order kalung banyak dari teman-temanya. (hal 55)
Kisah lain yang mengharukan, adalah Guru Ngaji Naik Haji hari-hari sang guru ngaji dihabiskan untuk mengajari anak-anak kampung membaca al-Quran, mengenal akidah Islam, dan memahami baik burunya kehidupan. Waktu terus berjalan dan anak didiknya bertambah dewasa, menyebar keman-mana dan menjadi orang kaya dengan bekal ilmu agama yang sang guru ajarkan dengan tulus. Sememtara anak didiknya menjalani hari-harinya dengan sukses, sedangkan sang guru tetap menjalani hari-hari yang sama di desa tempat tingal dengan kondisi yang sama.
            Kemudian salah satu muridnya mengetahui keadaan guru ngajinya tersebut dan membicarakan dengan teman-temannya. Maka, terbitlah keinginan mereka untuk sedikit memberikan kebahagiaan kepada yang guru ngaji yaitu dengan menaikan haji. Sang guru pun naik haji karena amal yang ditanamnya dari dulu dengan ikhlas. (hal 102)
Inilah sebagian isi buku karya Satria. Dalam buku ini, juga diuraikan, keutamaan sedekah. Pertama mendapatkan pahala yang besar. Kedua, rezeki semakin bertambah. Orang-orang banyak yang keliru dengan berpikir sedekah malah membuat miskin, padahal malah sebaliknya. Seperti kisah di atas dan kisah lainnya dalam buku ini. Rasulullah Saw bersabda yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, “Barang siapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata pencarian yang naik, sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian terhadap anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi besar seperti gunung.” (halaman 33)
Buku ini direkomendasikan untuk dibaca oleh para Muslim. Semoga dengannya, kehidupan kita semakin berkah karena terbiasa untuk bersedekah dan berbagi kepada sesama. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya.
Judul                            : Tukang Singkong Naik Haji
Penulis                          : Satria Nova
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, Februari 2017
Tebal                            : 196 halaman
ISBN                           :  978-602-418-083-6
Peresensi                     : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 729
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

  • Inilah Struktur Pengurus FKPT Jateng Periode 2025-2027

    Inilah Struktur Pengurus FKPT Jateng Periode 2025-2027

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah periode 2025-2027 secara resmi dilantik oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen. Pol. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., pada Rabu (23/4/2025) di Hotel Vasaka Jakarta. Pelantikan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) ke-XII […]

  • Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Kemarin melakukan observasi terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 . Pandemi Covid-19 ini memberikan pengaruh yang cukup siginifikan terhadap aspek kehidupan, tidak terkecuali Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19 tersebut. Kasno, salah satu pembuat tempe dari Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo mengeluhkan menurunkannya […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Konvergensi

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau. Saya suka dengan istilah […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

expand_less