Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 342
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari mata kuliah wawasan teknologi alternatif.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan sekaligus pemaparan oleh perintis mesin tetas telur. Ia adalah Masfitrotul Hayat atau yang sering disapa Hayat, Hayat merupakan seorang alumni prodi PMI IPMAFA yang memiliki ide dalam mencetuskan mesin tetas telur otomatis. Sejak 2018, Hayat membuat mesin tetas telur otomatis yang berfungsi untuk membantu para pengusaha khususnya peternak ayam dan bebek.

Dalam proses studi lapangan ini, seluruh mahasiswa PMI diajak untuk melihat langsung mesin yang dibuat olehnya. Ia juga menjelaskan tentang konsep dari mesin tetas telur otomatis tersebut, mulai dari cara kerjanya, bahan baku yang digunakan, serta detail komponen turut ia perlihatkan. Banyak peminat mesin tetas telur yang telah dibuat olehnya, jangkauan pasarnya mulai dari tingkat lokal, nasional hingga mencakup pasar ekspor. Dari temuannya tersebut ia bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan khususnya bagi masayarakat di sekitarnya.

Tidak hanya menjelaskan tentang konsep mesjn yang ia buat, Hayat juga menyampaikan dinamika yang ia alami selama proses merintis mesin tetas otomatis tersebut, ia bahkan juga memberikan motivasi kepada seluruh teman – teman mahasiswa yang melakukan studi kunjugan di tempatnya, untuk terus semangat belajar agar mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Terakhir, tujuan diadakannya studi kunjungan di alumni Prodi PMl juga selaku perintis mesin penetas telur tersebut, tidak lain adalah untuk menambah wawasan pengetahuan terkait dengan alternatif teknologi tepat guna. Selain itu juga untuk membekali mahasiswa kelak ketika lulus sudah memiliki gambaran untuk berwirausaha.

Oleh karena itu, dengan diadakan studi kunjungan ini, harapannya mahasiswa mampu menyerap informasi dari penuturan narasumber dan diharapakan mahasiswa mampu mengaplikasikannya di lapangan.” Jelas Siswanto, selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Kontributor: M. Irfan Maulana Sahrudin

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libatkan Peran Orangtua, MI Walisongo Kalangan Adakan Kegiatan Kunjungan Rumah

    Libatkan Peran Orangtua, MI Walisongo Kalangan Adakan Kegiatan Kunjungan Rumah

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Pendidikan dasar bagi anak merupakan salah satu pondasi penting yang dapat mempengaruhi perkembangan anak di masa depan. Termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang merupakan lembaga pendidikan dasar berbasis agama Islam, yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan umum, akan tetapi juga mengajarkan pendidikan agama sebagai bekal siswa di masa depan.   Dalam merumuskan program kegiatan […]

  • MTs Tarbiyatul Banin Winong Rayakan Harlah ke-60 Yayasan

    MTs Tarbiyatul Banin Winong Rayakan Harlah ke-60 Yayasan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Banin, salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Tarbiyatul Banin, merayakan hari lahir (Harlah) ke-60 dengan meriah. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk DPRD Pati, Kementerian Agama Kabupaten Pati, Camat Winong, dan perwakilan […]

  • Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.964
    • 0Komentar

      Pati – Jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 diprediksi tembus 1.387 porsi. Saat ini, mereka tengah membuat paspor dan melakukan pelunasan biaya haji. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pati Umi Istianah mengaku tidak ada kuota jemaah haji tingkat kabupaten/kota. Kuota jemaah haji terfokus di tingkat provinsi. Kuota jemaah haji reguler […]

  • header-mozaik-kyai-sahal-tirto_ratio-16x9-jpg-2

    Kiai Sahal Mahfudh; Sosok Organisitatoris dan Produktif dalam Berkarya

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

      KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  ‘alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau merupakan anak ketiga dari enam bersaudara  dari pasangan KH. Mahfudh Salam (w. 1944) dan Nyai Hj. Badi’ah (w.1945). Kiai Sahal lahir di Desa Kajen  Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah pada 17 Desember 1937. Sebuah desa yang […]

  • PCNU-PATI

    Aktualisasi dalam Nilai Aswaja

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Aswaja atau yang kita kenal dengan Ahlussunnah wal Jamaah merupakan paham keagamaan yang memiliki pengetahuan serta pengalaman dalam sejarah Islam. Ia sering disematkan sebagai alian (mazhab) dalam Islam yang berkaitan dengan konsep akidah, syariat, dan tasawuf dengan corak moderat. Salah satu ciri khas secara intrinsik paham ini adalah sebagai identitas dalam […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

expand_less