Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 295
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari mata kuliah wawasan teknologi alternatif.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan sekaligus pemaparan oleh perintis mesin tetas telur. Ia adalah Masfitrotul Hayat atau yang sering disapa Hayat, Hayat merupakan seorang alumni prodi PMI IPMAFA yang memiliki ide dalam mencetuskan mesin tetas telur otomatis. Sejak 2018, Hayat membuat mesin tetas telur otomatis yang berfungsi untuk membantu para pengusaha khususnya peternak ayam dan bebek.

Dalam proses studi lapangan ini, seluruh mahasiswa PMI diajak untuk melihat langsung mesin yang dibuat olehnya. Ia juga menjelaskan tentang konsep dari mesin tetas telur otomatis tersebut, mulai dari cara kerjanya, bahan baku yang digunakan, serta detail komponen turut ia perlihatkan. Banyak peminat mesin tetas telur yang telah dibuat olehnya, jangkauan pasarnya mulai dari tingkat lokal, nasional hingga mencakup pasar ekspor. Dari temuannya tersebut ia bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan khususnya bagi masayarakat di sekitarnya.

Tidak hanya menjelaskan tentang konsep mesjn yang ia buat, Hayat juga menyampaikan dinamika yang ia alami selama proses merintis mesin tetas otomatis tersebut, ia bahkan juga memberikan motivasi kepada seluruh teman – teman mahasiswa yang melakukan studi kunjugan di tempatnya, untuk terus semangat belajar agar mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Terakhir, tujuan diadakannya studi kunjungan di alumni Prodi PMl juga selaku perintis mesin penetas telur tersebut, tidak lain adalah untuk menambah wawasan pengetahuan terkait dengan alternatif teknologi tepat guna. Selain itu juga untuk membekali mahasiswa kelak ketika lulus sudah memiliki gambaran untuk berwirausaha.

Oleh karena itu, dengan diadakan studi kunjungan ini, harapannya mahasiswa mampu menyerap informasi dari penuturan narasumber dan diharapakan mahasiswa mampu mengaplikasikannya di lapangan.” Jelas Siswanto, selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Kontributor: M. Irfan Maulana Sahrudin

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani KH. Ali Yafie adalah sosok reformer fiqh klasik. Beliau mampu menjelaskan kandungan fiqh klasik secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual. Hal ini bisa dibaca dari karya-karya beliau yang luar. Alhamdulillah penulis bisa memiliki beberapa karya beliau yang sangat bernas. Fiqh sosial, fiqh bi’ah (fiqh lingkungan), konsultasi fiqh mengupas problematika […]

  • Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    GEMBONG-Setelah sekian lama vakum, IPNU/IPPNU Kecamatan Gembong akhirnya memiliki pengurus baru. Jumat (9/8) siang tadi telah diadakan Konferensi Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong. K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong sedang memberikan sambutan dalam Konferancab IPNU/IPPNU Gembong. Tampak pula beberapa ketua Ranting NU dan jajaran Muspika sebagai tamu undangan  Kegiatan yang berlangsung di aula gedung MWC-NU Gembong […]

  • Menghadiri Walimah

    Menghadiri Walimah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sering kita ketahui orang yang mengadakan acara pernikahan atau khitanan, shôhibul hâjat mengundang tetangga dan para tamu lainnya.Adapun yang diundang tersebut ada yang membawa beras, kado, atau amplop yang berisikan uang dll. Jika menghadiri undangan tersebut karena sudah menjadi adat. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menghadiri undangan tersebut, apabila yang diundang tidak punya apa-apa ? Jawaban […]

  • PCNU - PATI

    Dari NU Untuk Kebangkitan Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    NU (Nahdlatul Ulama), dikenal sebagai organisasi yang berhaluan“tradisional” yang dilawankan dengan “modernis”. Disebut demikian, karena NUmemang bertujuan untuk mempertahankan atau memelihara tradisi Islam yangdisebut paham “ahlussunnah wa al jamaah” (aswaja). Tradisi ini sebenarnya adalahsebuah konsensus besar di bidang teologi dan fikih. Di bidang teologi, NU mengikutialiran kalam Asyariah dan Maturidiyah. Di bidang fikih, mengikuti empat […]

expand_less