Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Praktik Rukyah Hilal di Pantai Kartini

MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Praktik Rukyah Hilal di Pantai Kartini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
Beberapa peserta didik MA Salafiyah Kajen sedang memantau hilal menggunakan alat bantu teleskop

 PATI – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati menyelenggarakan praktik Rukyat Hilal di Pantai Kartini Jepara, (3/3/2022). Kegiatan itu dilakukan guna penentuan awal Bulan Syaban 1443 H. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 57 siswa siswi program studi IPA dan IPS konsentrasi Kitab. Pada pelaksanaan, dipandu langsung oleh tim Lajnah Falakiyah Salafiyah. 

Adapum praktek rukyat ini merupakan bentuk aplikasi terhadap pembelajaran teori tentang Hisab Awal Bulan Kamariah yang didapatkan para siswa di kelas.

ketua Lajnah Falakiyah Salafiyah, Indraswati mengatakan, melalui praktik rukyat hilal ini, para siswa diharapkan mampu memahami dengan baik mekanisme penentuan awal bulan kamariah. Mulai dari hisab sampai dengan praktik pengamatan hilal sebagai penentu awal bulan baru dalam kalender hijriah.

“Ke depannya, para siswa diharapkan mampu tampil sebagai tenaga ahli di bidang Ilmu Falak ketika dibutuhkan oleh masyarakat. Tidak hanya di bidang penentuan awal bulan kamariah, tetapi juga penentuan arah kiblat, pembuatan jadwal salat, dan lainnya sebagaimana yang telah mereka pelajari di kelas,” kata dia.

Sementara pada kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi dengan diskusi tentang teknik rukyat hilal. Pada sesi ini para siswa dibekali dengan tips dan trik pelaksanaan rukyat hilal. Sesi selanjutnya yaitu praktik rukyat hilal. Observasi dilengkapi dengan tiga alat, yaitu 1 Theodolit, dan 2 Teleskop. 

Menjelang waktu ghurub (terbenam Matahari) pada pukul 17:56:10, siswa siswi bersiap dan berfokus pada obyek yang akan diamati, yaitu hilal pada Azimuth Hilal 263° 41′ 18.9″, Azimuth Matahari 263° 06′ 21,62″, dan tinggi hilal 08° 29′ 17″ . 

Meskipun irtifa’ (tinggi) hilal sudah tergolong tinggi dan telah memenuhi kriteria imkanurru’yah, namun karena kondisi langit di ufuk barat berawan tebal, observasi tidak berhasil menangkap citra hilal. 

Sementara, Wakil Kepala Madrasah bidang kurikulum, Syamsur menyampaikan bahwa kegiatan praktek rukyah hilal ini menjadi agenda rutin tahunan bagi kelas XII konsentrasi kitab kuning. 

“Walaupun kali ini para peserta didik tidak berhasil menangkap citra hilal karena kondisi langit berawan tebal tidak menjadi masalah. Kegiatan ini bisa memberi banyak pengalaman dan pengetahuan bagi mereka,” jelas Syamsur.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

    LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi. Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas […]

  • Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Magelang – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Magelang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa branding yang dilakukan oleh madrasah dan sekolah Ma’arif bukan sekadar untuk promosi namun lebih pada ideologisasi. “Kalau promosi bisa lewat iklan, advertorial, testimoni, tapi branding itu satu kesatuan gerakan untuk ideologisasi Aswaja melalui media massa, […]

  • PCNU PATI - Aswandi Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    Aswandi: Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Aswandi Jailani Ketum PP IPNU menilai kandidat calon penerus Pimpinan Pusat adalah kader unggulan terbaik dalam periode ini. Ia berharap Ketum yang terpilih harus menuntaskan tugas yang belum usai. “Siapapun nanti yang terpilih untuk memimpin organisasi Pelajar NU ini, diminta agar bisa melanjutkan program yang belum usai terealisasi untuk menggarap sekolah negeri,” ujar Aswandi. Ia […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.845
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

  • Konsolidasi Fatayat NU Margoyoso Digelar Minggu Kemarin

    Konsolidasi Fatayat NU Margoyoso Digelar Minggu Kemarin

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Fatayat NU Pati termasuk salah satu Badan Otonom (Banom) yang giat melaksanakan kegiatan. Di masing-masing PAC, Fatayat NU di Kabupaten Pati secara rutin menyelenggarakan konsolidasi melalui rutinan. Ahad (8/1), giliran PAC Fatayat NU Margoyoso yang menyelnggarakan rutinan tersebut. Selain dihadiri internal NU, seperti Syuriyah dan juga elemen Fatayat NU sendiri, kegkatan ini juga […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

expand_less