Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023).

Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai adalah program mandatori nasional yang diselenggarakan oleh BNPT melalui FKPT yang dalam teknisnya melekat pada Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif mengatakan bahwa acara tersebut merupakan acara keren karena menjadi alternatif dalam pencegahan terorisme melalui FKPT Jawa Tengah. “Ini merupakan bukti kepedulian terhadap kemajemukan di NKRI,” katanya.

Pihaknya mengatakan bahwa kenduri merupakan rekayasa sosial yang sangat strategis karena di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur, yang merupakan warisan para leluhur, dan Walisongo. 

“Kenduri, itu bermakna ritual meminta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di dalam kenduri biasanya ada tumpeng,” katanya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa tumpeng itu berasal dari akronim metu dalan kang lempeng atau berjalanlah di jalan yang lurus, dan nek metu kudu mempeng.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Akibat tidak kenal lingkungan sekitar, maka kita tidak sadar dengan mudah disusupi faham-faham terorisme dan radikalisme,” imbuhnya.

Para pelaku, katanya, teror biasanya mengatasnamakan agama. Padahal agama yang kita anut pasti tidak membiarkan kita merusak. “Awal dari terorisme itu radikal dulu, intoleran dulu. Bahkan ini sudah masuk anak tingkat SD,” tandas dia.

Dikatannya, bahwa tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan agar keguyuban di desa-desa bukan di kota di provinsi agar anak-anak di desa ketika ke kota ini punya bekal agar tidak mudah terpapar faham radikal.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus Muhammad Fitriyanto yang mewakili Bupati Kudus mengatakan bahwa Kenduri yang berarti Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri harus kita mulai dari diri kita dan lingkungan kita sendiri. “Jika di wilayah Anda ada potensi radikalisme, ekstremisme, maka segera laporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, perangkat desa atau seluruh unsur yang paling dekat,” katanya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjut kegiatan diskusi yang dimoderatori oleh Ketua Bidang Media, Hukum, dan Humas FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda dengan narasumber Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro, Mentor Cendekia Baznas Ma’had Aly TBS Kudus Rosidi, dan akademisi dan praktisi film Dyah Kusumawati. Hadir peserta dari unsur Kepala Desa se Kecamatan Jati, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Muslimat NU, Aisyiyah, Karang Taruna, dan jurnalis.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Peringatan HSN 2025, NU Tambakromo Gelar Pengajian dan Sholawat

    Puncak Peringatan HSN 2025, NU Tambakromo Gelar Pengajian dan Sholawat

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.910
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Tambakromo menggelar pengajian dan sholawat akbar sebagai puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri, yang dilaksanakan Minggu, (26/10/2025) di Desa Pakis Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini menghadirkan Habib Hamid bin Sholeh Baagil […]

  • PAC Ansor Juwana Gelar Konferensi

    PAC Ansor Juwana Gelar Konferensi

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pengurus Anak Cabang Ansor Juwana terpilih berpose bersama pengurus PC Ansor Pati JUWANA-Gerakan Pemuda Ansor merupakan salah satu Banom (Badan Otonom) NU yang mewadahi generasi muda untuk turut memperjuangkan NU. Dengan kata lain, Ansor adalah harapan bagi NU di masa yang akan datang. Baik buruk NU memang tidak sepenuhnya bergantung kapada Ansor. Namun setidaknya Ansor […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

      Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik. Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar […]

  • Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Shofa Azzahro’ (PPSA) merupakan Ponpes putra-putri Modern yang terletak di Desa Gembong, Kec. Gembong, Kabupaten Pati, didirikan oleh KH. Imam Shofwan dan Hj. Fatimah Azzahro’. Pendirian pesantren ini, pada hakikatnya dilandasi oleh tanggung jawab sosial sebagai anggota masyarakat untuk membina dan mendidik generasi muda dalam mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang lurus. […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat

    Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat Sab’ah

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya Alquran diturunkan dalam tujuh huruf, Maka bacalah apa yang mudah darinya menurutmu.” (al-Hadits) Diskursus tentang ragam membaca Alquran tentunya banyak sekali jenisnya. Hal ini tentunya sangat menarik untuk dikaji dan diteliti. Sebagaimana lazimnya diskursus ragam membaca Alquran sudah disepakti oleh para jumhur ulama yang jumlahnya ada tujuh ragam bacaan. Hal ini juga ditegaskan oleh […]

expand_less