Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
  • visibility 250
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023).

Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai adalah program mandatori nasional yang diselenggarakan oleh BNPT melalui FKPT yang dalam teknisnya melekat pada Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif mengatakan bahwa acara tersebut merupakan acara keren karena menjadi alternatif dalam pencegahan terorisme melalui FKPT Jawa Tengah. “Ini merupakan bukti kepedulian terhadap kemajemukan di NKRI,” katanya.

Pihaknya mengatakan bahwa kenduri merupakan rekayasa sosial yang sangat strategis karena di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur, yang merupakan warisan para leluhur, dan Walisongo. 

“Kenduri, itu bermakna ritual meminta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di dalam kenduri biasanya ada tumpeng,” katanya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa tumpeng itu berasal dari akronim metu dalan kang lempeng atau berjalanlah di jalan yang lurus, dan nek metu kudu mempeng.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Akibat tidak kenal lingkungan sekitar, maka kita tidak sadar dengan mudah disusupi faham-faham terorisme dan radikalisme,” imbuhnya.

Para pelaku, katanya, teror biasanya mengatasnamakan agama. Padahal agama yang kita anut pasti tidak membiarkan kita merusak. “Awal dari terorisme itu radikal dulu, intoleran dulu. Bahkan ini sudah masuk anak tingkat SD,” tandas dia.

Dikatannya, bahwa tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan agar keguyuban di desa-desa bukan di kota di provinsi agar anak-anak di desa ketika ke kota ini punya bekal agar tidak mudah terpapar faham radikal.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus Muhammad Fitriyanto yang mewakili Bupati Kudus mengatakan bahwa Kenduri yang berarti Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri harus kita mulai dari diri kita dan lingkungan kita sendiri. “Jika di wilayah Anda ada potensi radikalisme, ekstremisme, maka segera laporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, perangkat desa atau seluruh unsur yang paling dekat,” katanya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjut kegiatan diskusi yang dimoderatori oleh Ketua Bidang Media, Hukum, dan Humas FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda dengan narasumber Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro, Mentor Cendekia Baznas Ma’had Aly TBS Kudus Rosidi, dan akademisi dan praktisi film Dyah Kusumawati. Hadir peserta dari unsur Kepala Desa se Kecamatan Jati, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Muslimat NU, Aisyiyah, Karang Taruna, dan jurnalis.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Pawel Czerwinski

    Putaran Pertama

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Azhariyah Saya sering bepergian menggunakan transportasi umum. Bus, kereta, atau travel. Bagi saya, menatap jalan dan lorong yang terlewati seolah memberi sudut pandang baru dalam hidup yang seringkali saya tawar pada Tuhan. Menatap orang-orang berjalan, anak-anak pulang dengan baju putih, sudah kecoklatan, orang-orang mengangkat beban, mendorong kendaraan, atau kelelahan hingga ketiduran di […]

  • brown wooden book shelves in library

    Urgensi Dokumentasi Dalam Mengungkap Fakta Sejarah

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    oleh: Isyrokh Fuaidi pcnupati.or.id – Pengetahuan tentang sejarah tokoh atau peristiwa, meski sebagian mengalami distorsi dan kesalahan dalam pengungkapan yang dihadirkan kepada masyarakat, tetap bermanfaat dan dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk memahami perjalanan peradaban manusia dan berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas suatu masyarakat. Sayangnya di Indonesia, tidak semua informasi penting yang menjadi bagian sejarah […]

  • PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    TAYU-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Ini merupakan tahap paling dini dalam organisasi PMII. Dengan mengikuti Mapaba, para calon anggota telah secara resmi menjadi bagian formal dari PMII. Paska Mapaba, masih ada beberapa step lagi untuk menunjang jiwa organisasia anggota. M. Shofyan al Nashr, salah satu pemantik […]

  • Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

    Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    GEMBONG – Demi melestarikan tradisi leluhur, warga RT 03 dan 04 RW 03, Dukuh Karangdalem, Desa Gembong, Kecamatan Gembong menggelar aksi parade gunungan 2000 ketupat dan lepet keliling kampung. “Total ada 2000 ketupat dan lepet yang kami arak siang tadi,” ungkap Abdul Jalil, ketua RW sekaligus ketua panitia saat ditemui, Sabtu (7/4) malam. Jalil mengakui, […]

  • Haul Sesepuh Al Ma'arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    Haul Sesepuh Al Ma’arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim yang berlangsung sejak Kamis (20/10) lalu baru saja usai. Acara pamungkas kegiatan tahunan keluarga Yayasan Al Ma’arif Gembong ini tepat pada saat peringatan Hari Santri, Sabtu (22/10) pagi. “Tepat Hari Santri, acara Haul ke-38 Mbah Muhammad Karim,” terang Kiai Sholikhin, Wakil Ketua Yayasan Al Ma’arif Gembong. Pada penutup acara […]

  • KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kabupaten Pati, di penghujung Ramadan 2023 ini. Pasalnya salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Pati sekaligus mantan ketua NU Pati periode 2008-2013 wafat pada Kamis (20/4/2023) malam. KH. Imam Shofwan, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Kecamatan Gembong ini menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit […]

expand_less