Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
Para mahasiswa KKN MDR Cakranawa berpose bersama dengan KH. Liwa’uddin usai pelaksanaan ngaji Daring.

PATI – Tim KKN MDR Cakranawa Ipmafa dua hari yang lalu mengadakan acara Ngaji bareng, tepatnya, Sabtu (21/08). Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Darussalam Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso. Selain digelar secara luring dengan peserta terbatas, acara ini juga dilaksanakan secara daring.

Tim KKN Cakranawa Ipmafa mengangkat topik tentang Konsep Kebersihan Lingkungan dalam Prespektif Fiqih di Era Pandemi sebagai materi utama. Ulfatin Choiriyyah selaku ketua kelompok menyebutkan alasan mereka mengangkat tema ini dikarenakan minimnya kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di masa pandemi, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak dari covid-19, serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hukum syariat.

“Ngaji daring dengan tema kebersihan lingkungan terhadap prespektif fiqih ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dalam segala hal, terlebih lagi dalam kondisi pandemi seperti ini,” tutur Ulfatin Choiriyyah. 

Agenda ini dihadiri oleh narasumber KH. M. Liwa Uddin atau lebih akrab disapa Gus Liwa’ yang merupakan pengasuh pondok pesantren Mansajul Ulum Cebolek dan Ketua Robithoh Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Kabupaten Pati. Ia memberika penjelasan tentang urgensi menjaga kebersihan selama pandemi.

“Pandemi yang terjadi saat ini janganlah selalu dianggap sebagai musibah, karena dibalik adanya pandemi ini sebetulnya terdapat hikmah untuk kebaikan. Adanya pandemi kita bisa melakukan tradisi sunnah Nabi Muhammad SAW dengan selalu menjaga kebersihan didalam segi apapun,” kata dia.

Gus Liwa juga memberikan motivasi kepada mahasiswa KKN Ipmafa agar selalu menjaga kebersihan agar kondisi mahasiswa ketika KKN selalu sehat. Selain menjaga kebersihan, kebiasaan pola hidup sehat juga perlu ditanamkan. 

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Ketika diri kita sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Jika kita menjaga kebersihan sama halnya kita menjaga pola hidup sehat,” pungkasnya.(fikrul/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Bimtek Sisnu di aula PCNU Pati bersama tim Sensus warga NU dari PW-NU Jateng PATI-PC NU Kab. Pati bersama PW NU JATENG, melaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) mengenai sensus warga NU berbasis SISNU di Aula PCNU Pati, Sabtu (22/8).  Sedikitnya 21 orang delegasi MWC NU se-kabupaten Pati beserta perwakilan oprator dari ranting NU di masing-masing MWC […]

  • the sun is setting over a mountain range

    Jiwa Sheril Part II

    • calendar_month Ming, 17 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada POV Sheril Syahdu, nama yang indah. Pertama kali aku masuk sekolah yang ku cari adalah sosoknya. Cowo tengil bermata sipit, rambut pirang kulit putih, sudah seperti chinese. Tapi orang tuanya asli jawa. Anak paling pintar di Sekolah Dasar seberang sekolah dasarku dulu. Hanya sering mendengar namanya, dan belum pernah bertemu secara […]

  • Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Rapat terbatas MWC NU bersama Lazisnu Kayen dalam untuk menyambut tahun baru hijriyah KAYEN-MWCNU menggandeng Lazisnu Kayen melaksanakan rapat terbatas, Rabu (4/8) malam. Dalam pertemuan yang dihadiri hanya pengurus harian MWCNU dan Lazisnu tersebut, pembahasan mengerucut pada peringatan tahun baru, Muharrom, 1443 Hijriyah.  “Kami carikan solusi, merayakan tahun baru tapi dengan tetap menaati protokol,” Ungkap […]

  • Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.405
    • 0Komentar

      Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui SK nomor 10940 tahun 2025 menetapkan kepengurusan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Pusat masa khidmat 2025 2030. Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi dan dicap basah oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno menjadi entitas resmi yang diakui oleh negara di Jakarta tertanggal 31 Desember 2025. Penerbitan SK kegiatan FPMI […]

  • PCNU-PATI

    PGMI INSINU Temanggung Kupas Tuntas Tantangan Profesonalitas Guru Abad 21

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Temanggung, 22 Juni 2024 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung mengadakan webinar dengan tema “Tantangan Profesionalitas Guru pada Abad 21” pada Sabtu (22/6). Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta. Dalam kegiatan tersebut PGMI INISNU Temanggung berkolaborasi dengan UIN Saizu Purwokerto.  […]

  • PCNU PATI - Hari Santri dan Bursa Jodoh. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Hari Santri dan Bursa Jodoh

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai […]

expand_less