Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
Para mahasiswa KKN MDR Cakranawa berpose bersama dengan KH. Liwa’uddin usai pelaksanaan ngaji Daring.

PATI – Tim KKN MDR Cakranawa Ipmafa dua hari yang lalu mengadakan acara Ngaji bareng, tepatnya, Sabtu (21/08). Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Darussalam Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso. Selain digelar secara luring dengan peserta terbatas, acara ini juga dilaksanakan secara daring.

Tim KKN Cakranawa Ipmafa mengangkat topik tentang Konsep Kebersihan Lingkungan dalam Prespektif Fiqih di Era Pandemi sebagai materi utama. Ulfatin Choiriyyah selaku ketua kelompok menyebutkan alasan mereka mengangkat tema ini dikarenakan minimnya kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di masa pandemi, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak dari covid-19, serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hukum syariat.

“Ngaji daring dengan tema kebersihan lingkungan terhadap prespektif fiqih ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dalam segala hal, terlebih lagi dalam kondisi pandemi seperti ini,” tutur Ulfatin Choiriyyah. 

Agenda ini dihadiri oleh narasumber KH. M. Liwa Uddin atau lebih akrab disapa Gus Liwa’ yang merupakan pengasuh pondok pesantren Mansajul Ulum Cebolek dan Ketua Robithoh Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Kabupaten Pati. Ia memberika penjelasan tentang urgensi menjaga kebersihan selama pandemi.

“Pandemi yang terjadi saat ini janganlah selalu dianggap sebagai musibah, karena dibalik adanya pandemi ini sebetulnya terdapat hikmah untuk kebaikan. Adanya pandemi kita bisa melakukan tradisi sunnah Nabi Muhammad SAW dengan selalu menjaga kebersihan didalam segi apapun,” kata dia.

Gus Liwa juga memberikan motivasi kepada mahasiswa KKN Ipmafa agar selalu menjaga kebersihan agar kondisi mahasiswa ketika KKN selalu sehat. Selain menjaga kebersihan, kebiasaan pola hidup sehat juga perlu ditanamkan. 

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Ketika diri kita sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Jika kita menjaga kebersihan sama halnya kita menjaga pola hidup sehat,” pungkasnya.(fikrul/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konfercab IPNU dan IPPNU

    Konfercab IPNU dan IPPNU

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Ikatan pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama Kabupaten pati ini menggelar konferensi cabang ke XI  dilaksanakan di SMPNU Karaban. Sabtu 29/04 kemarin. “Kami Mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PC IPNU IPPNU Masa Khidmah 2014-2016 yang sudah melaksanakan segala program kerja dan sudah meluangkan tenaga, pikiran dan waktunya untuk […]

  • 7 PAC Dilantik, Pergunu Pati Terus Bergerak

    7 PAC Dilantik, Pergunu Pati Terus Bergerak

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

      Prosesi pelantikan tujuh PAC Pergunu di Pendopo Yayasan Jabalnur, Tlogowungu. PATI – Tujuh kepengurusan Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu)  di Kabupaten Pati  masa khidmat 2021-2026  resmi dilantik oleh PW Pergunu Jawa Tengah, Sabtu (18/9/2021) kemarin. Tujuh PAC yang dilantik pada tahap pertama ini ialah PAC Pergunu Kecamtan Cluwak, Gembong, Gunungwungkal, Pucakwangi, […]

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

  • Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2017-2022 di lantik secara resmi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, beberapa waktu yang lalu. Menjadi pengurus NU adalah tabungan di akhirat, kita berdakwah harus melalui niat yang ikhlas mengabdi sepenunya terhadap masyarakat, baik melalui agama, sosial dan penguatan ekonomi,             “Jajaran pengurus setelah kami lantik, […]

  • Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

    Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-43, Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang adakan serangkaian kegiatan di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023.  Ketua Umum KMPP Semarang, Yunus Dwi Yulianto mengatakan, pada Harlah KMPP ke 43 ini, pihaknya mengangkat tema “Aksi […]

  • Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Selasa 12 Januari 2015 bertempat di Pondok Pesantrean APIK Kajen Margoyoso Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Kuntul Nucuk  Bulan, sebuah Novel yang bercerita tentang dunia Pesantren, karya Sahal Japara. “Ini adalah salah satu program jangka pendek yang lakukan oleh Perpustakaan Mutamakkin, sebagai ajang motivasi terhadap para santri apabila santri pun mampu menulis sebuah buku, […]

expand_less