Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inilah Sembilan Tren Tema Artikel yang Laku di Jurnal Scopus

Inilah Sembilan Tren Tema Artikel yang Laku di Jurnal Scopus

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 370
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Tuban – Dalam rangka menguatkan keterampilan dosen dalam menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus, LPPM Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban menggelar Workshop Academic Writing bertajuk “Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi” bertempat di Aula Lt.3 Gedung A Kampus Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) Tuban.

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) Tuban Dr. Laily Hidayati, M.Psi., Psikolog. Pihaknya berharap, semua peserta bisa menulis dengan benar, baik, dan berkualitas untuk disubmit di jurnal internasional terindeks Scopus. Menurutnya, menulis artikel ilmiah menjadi keniscayaan bagi akademisi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Hikmah KH. Muhammad Husnan Dimyati berpesan agar semua dosen mulai bersemangat lagi an bekerja lebih keras lagi setelah alih bentuk dari IAI Al-Hikmah menjadi Universitas Al-Hikmah Indonesia. “Saya sebagai ketua Yayasan berharap, Universitas Al-Hikmah Indonesia ini semakin maju dan unggul tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga di Nusantara. Maka saya sangat senang dengan kegiatan peningkatan mutu dosen seperti ini,” harapnya.

Kegiatan ini digelar selama dua hari, yaitu Sabtu (28/9/2024) dan Ahad (29/9/2024) dengan menghadirkan narasumber dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd. Dalam paparannya, Ibda yang juga reviewer pada 25 jurnal internasional terindeks Scopus ini menjelaskan sedikitnya terdapat sembilan tren isu pendidikan secara global yang bisa dijadikan tema riset. “Berdasarkan hasil studi saya, setidaknya ada sembilan tema atau topik mengacu tren global yang layak kita jual di jurnal Scopus,” kata Ibda.

Pertama, pendidikan berbasis teknologi (technology-based education). Topik ini berkaitan dengan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, seperti e-learning, virtual reality, dan AI. “Tren global dalam digitalisasi pendidikan, terutama pasca-pandemi, mendukung adopsi teknologi dalam pembelajaran yang masih dibutuhkan oleh jurnal internasional terindeks Scopus,” kata Ibda.

Kedua, pendidikan untuk keberlanjutan (sustainability education). Hal ini berkaitan dengan integrasi konsep keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan, materi pembelajaran, model pembelajaran, strategi pembelajaran, metode dan media pembelajaran, sampai dengan penilaian pembelajaran. Agenda global terkait perubahan era dan keberlanjutan mendorong peningkatan pendidikan keberlanjutan di kalangan generasi muda.

Ketiga, inklusivitas dan kesetaraan dalam pendidikan (inclusivity and equality in education). Topik ini berkaitan dengan pendidikan bagi kelompok marjinal seperti penyandang disabilitas, masyarakat miskin, atau minoritas. “Ini juga saya kembangkan dalam riset pendidikan inklusi berbasis gender equity, disability, and social inclusion atau GEDSI yang intinya mengarusutamakan keadilan gender, disbabilitas, dan inklusi sosial yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” lanjut wisudawan terbaik doktor S3 Pendidikan Dasar UNY tersebut.

Keempat, pembelajaran berbasis keterampilan (skill-based learning). Topik beririsan denga pergeseran dari pendekatan pembelajaran berbasis konten ke keterampilan seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah yang menjawab kebutuhan industri terhadap lulusan yang siap kerja dan memiliki keterampilan abad digital dan semua diarahkan ke AI saat ini.

Kelima, pendidikan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM). Integrasi seni dalam pendidikan STEM untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi. “Tema ini menarik karena dorongan global untuk pendidikan yang holistik dan inovatif guna menghadapi tantangan masa depan,” beber dia.

Keenam, pembelajaran sosial dan emosional (social-emotional learning). Pengembangan keterampilan emosional dan sosial siswa sebagai bagian penting dari pendidikan. “Ditinjau dari tren global, terjadi peningkatan perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan siswa di seluruh dunia,” kata Ibda.

Ketujuh, literasi digital dalam pendidikan (digital literacy in education). Topik ini menarik diangkat, kemampuan siswa dan guru dalam menggunakan teknologi digital secara efektif dan etis sangat dibutuhkan saat ini. Jika ditinjau dari tren global dalam jurnal internasional terindeks Scopus, teknologi digital menjadi komponen utama dalam pendidikan modern, memerlukan pengembangan literasi teknologi. “Disertasi saya kemarin juga mengangkat ini, dan dua artikel saya terbukti sudah diterbitkan di jurnal Scopus Q3,” beber dia.

Kedelapan, desain kurikulum adaptif (adaptive curriculum design). Kurikulum yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan individu dan perubahan sosial. Kebutuhan untuk menciptakan kurikulum yang mampu menyesuaikan dengan perubahan cepat dalam masyarakat dan teknologi.

Kesembilan, pendidikan berbasis data (data-driven education). Penggunaan big data dan analitik untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Teknologi data semakin penting dalam menganalisis kinerja siswa dan merancang intervensi yang lebih efektif.

Selain tren global tersebut, Ibda juga menjelaskan beberapa aspek dalam penentuan tema atau topik riset dan penulisan artikel mengacu 13 Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018-2028, focus riset dan grup riset di BRIN mulai dari religious service, religious movement, religious education, indigenous religions, dan extremism and terrorism. “Selain itu, perlu juga semua tulisan dan riset panjenengan disesuaikan dengan paradigma keilmuan UAI, dan body of knowledge Prodi, atau roadmap penelitian di Prodi masing-masing,” papar dia.

Selain workshop, kegiatan tersebut berangkat dari tindaklanjut MoU dan MoA antara Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban dengan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PC Fatayat NU Cabang Pati, Adakan Rutinan Triwulan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Gembong. Bertempat di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Pimpinan Cabang Fatayat NU  Kabupaten Pati mengadakan kegiatan Triwulan Ahad, 28 Agustus 2022, kemarin Turut hadir dalam kegiatan tersebut meliputi Camat Gembong, Kapolsek, Koramil, MWC NU, Banser, Anshor, IPNU, Kades Sitiluhur. “Kegiatan Triwulan PC Fatayat NU Kabupaten Pati diikuti oleh semua pengurus, PAC Fatayat NU Se-kabupaten Pati sekaligus […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila dan Tiga Model Ukhuwah

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Oleh: Siwanto, MA Dalam perjalanan ‘melahirkan’ Indonesia, penetapan Pancasila sebagai dasar Negara merupakan suatu model penting. Sebab, penetapan Pancasila juga merupakan suatu trasformasi budaya yang tidak mudah untuk memadupadankan sekaligus menyatukan adanya kepelbagian. Bahkan jika melihat fakta-fakta historis, bangsa Nusantara telah memiliki modal sosial yang sangat berharga, suatu karakter kepribadian yang khas. Karakter itu tercermin […]

  • Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    TAYU-Para pemudi NU memadati Gedung Serba Guna Angkasa, Tayu Wetan, Minggu (1/3) kemarin. Dengan berkostum serba hijau, aktifis wanita muda NU yangbtergabung dalam organisasi Fatayat NU tersebut mendatangi lokasi untuk melangsungkan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tayu. Pengurus PAC Fatayat NU Tayu bersama MWC NU beserta Banom dan jajaran Muspika Bertepatan dengan tanggal […]

  • PCNU PATI - Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Kongres Traktiran

    Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Kongres Traktiran

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Pimpinan Pusat IPNU XX – IPPNU XIX bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Ketum IPMI Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari PBNU.Pimpinan Pusat Bangga, Kongres Ditraktir PBNU Pimpinan Pusat bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari […]

  • RMI PCNU Pati Disambangi RMI PWNU

    RMI PCNU Pati Disambangi RMI PWNU

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Pati – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati disambangi RMI PWNU Jawa Tengah, Rabu (11/6/2025) malam. Sambangan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Desa Cebolek Kidul, Kecamatan Margoyoso. Ketua RMI PCNU Pati, KH. Muhammad Liwa’ Uddin, mengatakan bahwa terdapat beberapa kegiatan dalam sambangan itu. Pertama, koordinasi antara pengurus RMI PWNU dengan RMI PCNU kaitannya dengan […]

  • Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

      Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati. MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi […]

expand_less