Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inilah Sembilan Tren Tema Artikel yang Laku di Jurnal Scopus

Inilah Sembilan Tren Tema Artikel yang Laku di Jurnal Scopus

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 483
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Tuban – Dalam rangka menguatkan keterampilan dosen dalam menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus, LPPM Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban menggelar Workshop Academic Writing bertajuk “Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi” bertempat di Aula Lt.3 Gedung A Kampus Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) Tuban.

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) Tuban Dr. Laily Hidayati, M.Psi., Psikolog. Pihaknya berharap, semua peserta bisa menulis dengan benar, baik, dan berkualitas untuk disubmit di jurnal internasional terindeks Scopus. Menurutnya, menulis artikel ilmiah menjadi keniscayaan bagi akademisi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Hikmah KH. Muhammad Husnan Dimyati berpesan agar semua dosen mulai bersemangat lagi an bekerja lebih keras lagi setelah alih bentuk dari IAI Al-Hikmah menjadi Universitas Al-Hikmah Indonesia. “Saya sebagai ketua Yayasan berharap, Universitas Al-Hikmah Indonesia ini semakin maju dan unggul tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga di Nusantara. Maka saya sangat senang dengan kegiatan peningkatan mutu dosen seperti ini,” harapnya.

Kegiatan ini digelar selama dua hari, yaitu Sabtu (28/9/2024) dan Ahad (29/9/2024) dengan menghadirkan narasumber dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd. Dalam paparannya, Ibda yang juga reviewer pada 25 jurnal internasional terindeks Scopus ini menjelaskan sedikitnya terdapat sembilan tren isu pendidikan secara global yang bisa dijadikan tema riset. “Berdasarkan hasil studi saya, setidaknya ada sembilan tema atau topik mengacu tren global yang layak kita jual di jurnal Scopus,” kata Ibda.

Pertama, pendidikan berbasis teknologi (technology-based education). Topik ini berkaitan dengan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, seperti e-learning, virtual reality, dan AI. “Tren global dalam digitalisasi pendidikan, terutama pasca-pandemi, mendukung adopsi teknologi dalam pembelajaran yang masih dibutuhkan oleh jurnal internasional terindeks Scopus,” kata Ibda.

Kedua, pendidikan untuk keberlanjutan (sustainability education). Hal ini berkaitan dengan integrasi konsep keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan, materi pembelajaran, model pembelajaran, strategi pembelajaran, metode dan media pembelajaran, sampai dengan penilaian pembelajaran. Agenda global terkait perubahan era dan keberlanjutan mendorong peningkatan pendidikan keberlanjutan di kalangan generasi muda.

Ketiga, inklusivitas dan kesetaraan dalam pendidikan (inclusivity and equality in education). Topik ini berkaitan dengan pendidikan bagi kelompok marjinal seperti penyandang disabilitas, masyarakat miskin, atau minoritas. “Ini juga saya kembangkan dalam riset pendidikan inklusi berbasis gender equity, disability, and social inclusion atau GEDSI yang intinya mengarusutamakan keadilan gender, disbabilitas, dan inklusi sosial yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” lanjut wisudawan terbaik doktor S3 Pendidikan Dasar UNY tersebut.

Keempat, pembelajaran berbasis keterampilan (skill-based learning). Topik beririsan denga pergeseran dari pendekatan pembelajaran berbasis konten ke keterampilan seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah yang menjawab kebutuhan industri terhadap lulusan yang siap kerja dan memiliki keterampilan abad digital dan semua diarahkan ke AI saat ini.

Kelima, pendidikan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM). Integrasi seni dalam pendidikan STEM untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi. “Tema ini menarik karena dorongan global untuk pendidikan yang holistik dan inovatif guna menghadapi tantangan masa depan,” beber dia.

Keenam, pembelajaran sosial dan emosional (social-emotional learning). Pengembangan keterampilan emosional dan sosial siswa sebagai bagian penting dari pendidikan. “Ditinjau dari tren global, terjadi peningkatan perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan siswa di seluruh dunia,” kata Ibda.

Ketujuh, literasi digital dalam pendidikan (digital literacy in education). Topik ini menarik diangkat, kemampuan siswa dan guru dalam menggunakan teknologi digital secara efektif dan etis sangat dibutuhkan saat ini. Jika ditinjau dari tren global dalam jurnal internasional terindeks Scopus, teknologi digital menjadi komponen utama dalam pendidikan modern, memerlukan pengembangan literasi teknologi. “Disertasi saya kemarin juga mengangkat ini, dan dua artikel saya terbukti sudah diterbitkan di jurnal Scopus Q3,” beber dia.

Kedelapan, desain kurikulum adaptif (adaptive curriculum design). Kurikulum yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan individu dan perubahan sosial. Kebutuhan untuk menciptakan kurikulum yang mampu menyesuaikan dengan perubahan cepat dalam masyarakat dan teknologi.

Kesembilan, pendidikan berbasis data (data-driven education). Penggunaan big data dan analitik untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Teknologi data semakin penting dalam menganalisis kinerja siswa dan merancang intervensi yang lebih efektif.

Selain tren global tersebut, Ibda juga menjelaskan beberapa aspek dalam penentuan tema atau topik riset dan penulisan artikel mengacu 13 Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018-2028, focus riset dan grup riset di BRIN mulai dari religious service, religious movement, religious education, indigenous religions, dan extremism and terrorism. “Selain itu, perlu juga semua tulisan dan riset panjenengan disesuaikan dengan paradigma keilmuan UAI, dan body of knowledge Prodi, atau roadmap penelitian di Prodi masing-masing,” papar dia.

Selain workshop, kegiatan tersebut berangkat dari tindaklanjut MoU dan MoA antara Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban dengan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Andrei Slobtsov

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 4

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Salmaaan … come on. Kamu ngapain sih?” Fix, suara itu semakin membuat Salman ge-er. Ditambah provokasi dari sana sini membuatnya ingin mengangkat pantat dan memenuhi panggilan itu sesegera mungkin. Tapi ia sempat ragu saat meneliti ekspresi wajah para pengurus bagian keamanan, Kang Frans, Kang Husni, dan Kang Rif’al. Ada senyum berbau […]

  • Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati beserta perwakilan dari Lembaga dan Badan Otonomnya menziarahi pusara Gus Muhammad Hasyim Mahfudh di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Jumat (21/10/2022) sore.  Hadir juga pada kegiatan itu, Penjabat Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro. Kegiatan ziarah ke makam Gus Hasyim dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022. Diketahui, […]

  • LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

    LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi. Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas […]

  • Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pimpinan Cabang NU Fatayat Pati melaksanakan Pelantikan dan Upgrading Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kayen Masa Khidmat 2022 – 2026 & Pimpinan Ranting Fatayat NU Jatiroto & Sumbersari Masa Khidmat 2023 – 2026 Ahad, 5 Februari 2023 / 14 Rajab 1444 H kemarin, bertempat di Balai Desa Jatiroto. “Setelah pelantikan ini di harapkan bisa saling […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.225
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

  • Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

    Qurban PSAA Darul Hadlanah, Pengurus Targetkan Dua Dimensi

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Proses pengulitan oleh pengurus dan santri PSAA Darul Hadlanah MARGOYOSO-Senyum lebar mekar di bibir anak-anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso, Pati. Pasalnya Selasa (20/7) pihak pengasuh menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban.  Binatang qurban tersebut merupakan sumbangan dari beberapa donatur. R. Andi Irawan, pengasuh PSAA menyebutkan bahwa pihaknya memang menerima sumbangan hewan […]

expand_less