Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini.

H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag
H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati saat memberikan sambutan dalam pembukaan Konferensi MWC NU dan Konferencab Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi. Foto. Asyhari

Masih menurut Dr. Ahmad Choron, yang dibutuhkan seharusnya adalah program kerja yang realistis. Yang tidak terlalu membebankan dan memang mampu untuk dikerjakan oleh pengurus. Di samping itu program kerja tersebut harus betul-betul ada korelasinya dengan umat. Langsung menyentuh kebutuhan nahdliyyin di kecamatan Winong.

“Tidak perlu kegiatan-kegiatan atau program yang muluk-muluk. tetapi program-program yang realistis. Yang bisa dikerjakan,” harapnya.

MWC NU dan PAC Muslimat Kec. Winong saat ini memang tengah menggelar acara konferensi secara bersamaan. Acara yang dilangsungkan di Gedung NU Winong ini dimulai dengan Opening Ceremony sejak pukul 09.00 tadi.

“Sebagai opening ceremony-nya bersama-sama tidak masalah,” ungkap H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, “Nanti seusai pembukaan, reorganisasi dan konferensi, berjalan sesuai AD/ART masing-masing.”

Hadir dalam acara ini jajaran pengurus PCNU Kab. Pati seperti Ketua PCNU, Yusuf Hasyim, M.S.I,, Wakil Ketua, H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Sekretaris, Imam Syaekhu, S.Pd.I dan lainnya. Juga jajaran PC Muslimat NU Kab. Pati. Tidak ketinggalan jajaran Forkopimcam yang meliputi Camat, Komandan Ramil, dan Kepala Polsek Winong. Baca : MWC NU – PAC Muslimat NU Winong Gelar Konferensi ‘Bersama’

Sesuai manual acara yang diterima website NU Pati, setelah acara pembukaan secara bersama-sama antara MWC NU dan PAC Muslimat NU Kec. Winong, konferensi akan dilanjutkan dengan sidang-sidang pleno masing-masing. Sidang-sidang tersebut diantaranya adalah pengesahan tata tertib konferensi, pengesahan program kerja MWC NU, hingga laporan pertanggungjawaban.

Setelah istirahat siang, direncanakan akan dilakukan pemilihan Ketua Umum PAC Muslimat NU hingga Tim Formatur.

Sedang pemilihan bagi MWC NU akan diawali pemilihan Ahlul Hali Wal ‘Aqdi (AHWA) yang kemudian bertugas untuk menetapkan Rois Syuriah. Dilanjutkan dengan penetapan calon Ketua Tanfidziyah hingga pemilihan Ketua Tanfidziyah dan pembentukan Tim Formatur untuk menyusuan kepengurusan lengkap.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Konferensi MWC NU dan Konferenancab Muslimat NU Kecamatan Winong masih berlangsung. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. M. Aniq Muhammadun Menjawab Persoalan Fiqih Masjid

    KH. M. Aniq Muhammadun Menjawab Persoalan Fiqih Masjid

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    KAYEN – Selasa, 10 September 2019 pengurus Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) MWC Kayen menyelenggarakan Pelatihan Manajemen dan Fiqh Masjid. Hadir dalam acara tersebut KH. M. Aniq Muhammadun sebagai Rais Syuriah PCNU Pati. Beliau sekaligus memberikan banyak arahan kepada Ta’mir masjid se-kecamatan Kayen secara khusus, dan pengurus ranting NU pada umumnya. Rois PCNU Pati, KH. […]

  • Istighotsah Satu Abad NU

    Istighotsah Satu Abad NU

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar
  • Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PCNUPATI-online. Menyebut istilah santri, tidak bisa terlepas dari peran utamanya yang salah satunya dalam bidang politik. Santri dan politik adalah dua istilah yang berbeda akan tetapi dapat menyatu karena merupakan perwujudan dari system Negara yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemennya yang salah satunya adalah santri dalam mengusung perubahan. Hal tersebut dapat dijalankan salah satunya […]

  • Torehkan Prestasi Sebagai Madrasah Teraktif Literasi Nasional

    Torehkan Prestasi Sebagai Madrasah Teraktif Literasi Nasional

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Salah satu madrasah yakni MAN 1 Pati berhasil torehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Sekolah Teraktif Literasi tingkat Nasional. Penghargaan diterima di Bantul Yogyakarta pada akhir pekan lalu (26/1/2025) oleh penyelenggara Komunitas Yuk Menulis (KYM). PRedikat sekolah teraktif literasi diperoleh setelah menyisihkan sebanyak 34 sekolah yang berhasil masuk nominator dari berbagai […]

  • NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PCNU Pati menyatakan sikap mendukung penuh rencana Pembongkaran Lokalisasi LI oleh Pemerintah Kabupaten Pati   PATI-Baru-baru ini Satpol PP Kabupaten Pati melayangkan surat peringatan kepada pengelola kawasan Lorok Indah (LI). Hal ini berkaitan dengan keberadaan beberapa bangunan di kawasan tersebut yang tidak memiliki IMB serta melanggar tata ruang wilayah.  Dalam surat tersebut, Satpol PP memberi peringatan […]

  • PCNU-PATI

    Ideologi Islam dan Utopia

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekalligus teoretis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an sampai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoretis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik […]

expand_less