Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Genjot Kemandirian Ekonomi, Fatayat Dilatih Bikin Kosmetik

Genjot Kemandirian Ekonomi, Fatayat Dilatih Bikin Kosmetik

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

PATI – Fatayat NU Pati baru saja memperoleh. Pasalnya, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Fatayat NU memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan Wira Usaha Baru (WUB) mulai Senin (30/5) hingga Kamis (2/6) esok.

Nining Sugiarti yang saat ini memegang tampuk PLT Fatayat NU Pati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Kemenprin dan bekolaborasi dengan Komisi VII DPR-RI serta Disdagprin Kabupaten Pati.

“Dalam hal ini pak Marwan Ja’far,” terang Nining.

Di wilayah pantura timur, ada 12 KUB yang memperoleh kesempatan ini. Pati memperoleh kuota terbanyak, yaitu 4 paket KUB. Sementara sisanya dibagi untuk Kabupaten Rembang, Blora dan Grobogan.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Safin tersebut, menghadirkan mentor yang benar-benar berpengalaman di bidang produk kecantikan.

Nining menegaskan, KUB Fatayat diikuti oleh 20 kader Fatayat NU dari masing-masing kecamatan.

“Ada informasi yang terhambat sehingga ada PAC yang tidak mengirimkan delegasi,” tandas dia.

Namun, keterhambatan tersebut tidak mengurangi semangat peserta. Ia menuturkan bahwa anggotanya yang mengikuti treatmen ini begitu antusias.

“Mungkin karena kosmetik itu dekat dengan ibu-ibu ya. Dan ini juga kesempatan yang langka,” tuturnya.

Nining juga menyampaikan bahwa banyaknya kader Fatayat NU yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan akan menciptakan peluang ekonomi yang belum banyak dijamah khalayak.

Momen Mahal

Di hari pertama, kegiatan ini diisi dengan pembukaan saja. Baru pada hari ke dua, Selasa (31/5) kemarin, para peserta menjalani treatmen pertama, yaitu praktik pembuatan sabun herbal dan Sabun Whitening.

“Pemateri pertama pak Arif Handoyo dan ke dua pak Dika Masrur. Keduanya Humble dan benar-benar menguasai bidang,” lanjut Nining.

Pada hari berikutnya, pelatihan dilanjutkan dengan materi pembuatan lulur dan lilin aromaterapi. Lagi-lagi, para peserta masih tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Mungkin karena motivasi dari mentor,” duga Nining.

Benar saja, Dika, yang mementori materi kedua, jelang pelatihan menandaskan bahwa kesempatan ini merupakan momen langka dan juga mahal. Menurutnya, untuk melakukan pelatihan produsi kosmetik, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Anda yang ada di sini adalah orang-orang yang beruntung karena difasilitasi oleh pemerintah. Kalau tidak, mungkin anda harus membayar jutaan rupiah untuk mengikuti pelatihan semacam ini,” tegas Dika.

Selain praktik produksi, peserta juga diajarkan untuk mengurus legalitas produk serta menjadi pengusaha yang profesional namun tetap santun.

Dukungan Pemerintah

Kepala Disdagprin Pati, Hadi, menegaskan bahwa pihaknya sangat bersyukur sebab ada empat KUB yang mendapatkan kesempatan bergabung dalam program Mendagprin ini.

Ia berjanji akan melakukan tindak lanjut setelah kegiatan ini berakhir Kamis (2/6) besok.

“Kami akan melakukan follow up untuk memberdayakan potensi yang telah diasah selama empat hari ini,” terang dia.

Bahkan, Hanafi, salah satu Kabag di Disdagprin Kabupaten Pati yang bertugas mengurus legalitas, berjanji akan mempermudah perijinan legalitas usaha. Bukan hanya itu, pihaknya juga akan memfasilitasi dalam bentuk mentoring lanjutan jika dibutuhkan.

Kegiatan ini akan berakhir pada Kamis (2/6) esok. Rencananya, di hari terakhir tersebutbakan dilakukan evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL).(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo  Winong

    KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo Winong

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Pati – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang bertempat di Desa Pulorejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menjalankan salah satu program kerja pilar pendidikan dengan mengajar kegiatan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) di Masjid Al-Ikhlas Dukuh Mblibak belum lama ini. (Rabu, 23/08/2017) Kegiatan yang berlangsung setiap hari Senin, Rabu dan Kamis […]

  • PCNU - PATI Ilustrasi (freepik.com)

    Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya. Rabiah al-Adawiyah […]

  • Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

     Ketua PCNU Pati memberikan imbauan kepada warga NU untuk  PATI-Di tengah pandemi covid 19 yang sedang melanda Indonesia, kaum muslimin dihadapkan dengan Bulan Ramadhan 1441 H. Momentum ini bisa menjadi media muhasabah diri dan merapat kepada Allah. Namun demikian, puasa tahun ini diakui oleh PCNU Pati, merupakan puasa terberat. “Kita nanti berpuasa dalam keadaan pandemi […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Haji dan Transformasi Manajemen Kerumunan Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag. _Rektor UIN Walisongo Semarang_ Haji merupakan ibadah multidimensional, dan multisektoral. Secara multidimensional, haji merupakan ibadah yang utuh, melibatkan hati dalam menata niat, emosi, dan spiritual; optimalisasi fisik dalam ibadah yang membutuhkan mobilitas seperti tawaf, sai,  mabit dan jumrah. Dalam perkembangannya, dimensi ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan tiga […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

  • PCNU-PATI

    Karang Taruna Desa Lahar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Gunungpanti Winong

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Delapan hari pascabanjir bandang menerjang sejumlah desa di wilayah Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, kini masyarakat di desa-desa terdampak sudah mulai melakukan perbaikan rumah yang sebelumnya rusak diterjang banjir. Adapun salah satu desa di Kecamatan Winong yang terdampak banjir bandang cukup parah adalah Gunungpanti.  Di Desa Gunungpanti, warga sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Sementara […]

expand_less