Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Gemukkan GLM Ramadan

Gemukkan GLM Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
  • visibility 804
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).”

GLM Ramadan diselenggarakan di delapan titik strategis di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem literasi di lingkungan pendidikan Ma’arif NU serta membekali peserta dengan keterampilan menulis, desain, dan manajemen redaksi. Tema inovatif GLM Ramadan “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN)” mencerminkan komitmen LP Ma’arif NU dalam mendorong siswa dan santri untuk meningkatkan keterampilan menulis mereka selama bulan suci Ramadan. Kok bisa?

Strategi Menggemukkan

Ramadan sebagai bulan penuh berkah yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, refleksi diri, dan menumbuhkan kebiasaan positif. Dalam konteks pendidikan, bulan suci ini bisa dimanfaatkan untuk mengasah kreativitas murid dalam menulis melalui GEMUKKAN. Gerakan ini bertujuan untuk membangun budaya literasi di kalangan murid Ma’arif NU dengan pendekatan yang kreatif dan inspiratif. Namun, bagaimana strategi yang efektif untuk mewujudkan gerakan ini?

Pertama, menanamkan motivasi dan kesadaran literasi Langkah pertama dalam mengimplementasikan GEMUKKAN adalah membangun kesadaran dan motivasi murid tentang pentingnya menulis. Guru dan pengelola sekolah perlu memberikan pemahaman bahwa menulis bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga sarana ekspresi, dakwah, dan dokumentasi perjalanan spiritual selama Ramadan. Diskusi inspiratif, kisah sukses penulis muda, dan pengalaman menulis dari tokoh literasi dapat menjadi pemantik semangat.

Kedua, menentukan tema yang relevan dan inspiratif Agar murid lebih tertarik dalam menulis, tema-tema yang ditawarkan dalam GEMUKKAN harus relevan dengan Ramadan dan kehidupan sehari-hari mereka. Ketiga, membuat program menulis yang terstruktur. Gerakan ini akan lebih efektif jika memiliki program yang terencana dan berkelanjutan.

Keempat, menyediakan bimbingan dan pendampingan. Agar murid, guru, dan tenaga kependidikan semakin berkembang, mereka perlu mendapatkan bimbingan dari guru atau mentor literasi. Kegiatan seperti workshop menulis, bedah tulisan, dan sesi diskusi akan membantu murid meningkatkan kemampuan mereka. Selain itu, melibatkan alumni atau tokoh literasi dalam proses pembimbingan juga dapat memberikan inspirasi tambahan.

Kelima, memanfaatkan media digital dan publikasi. Di era digital, tulisan murid bisa lebih mudah dipublikasikan melalui media sosial, blog sekolah, atau website resmi Ma’arif NU. Dengan memanfaatkan platform digital, karya-karya mereka tidak hanya terbatas dalam lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Selain itu, publikasi ini dapat meningkatkan apresiasi terhadap karya murid serta menumbuhkan semangat untuk terus berkarya.

Keenam, memberikan apresiasi dan penghargaan. Agar GEMUKKAN tetap berkelanjutan, apresiasi terhadap murid yang berpartisipasi sangat penting. Bentuk penghargaan bisa berupa sertifikat, hadiah buku, atau publikasi karya mereka di media resmi. Apresiasi ini tidak hanya akan memotivasi peserta yang sudah bergabung, tetapi juga menarik minat murid lain untuk ikut serta.

GEMUKKAN bukan sekadar program menulis, tetapi sebuah gerakan literasi yang bertujuan membentuk budaya menulis di kalangan murid Ma’arif NU. Dengan strategi yang tepat, seperti membangun motivasi, menetapkan tema menarik, menyediakan program terstruktur, memberikan pendampingan, memanfaatkan media digital, dan memberikan apresiasi, gerakan ini dapat berjalan dengan sukses dan berkelanjutan. Ramadan menjadi momen terbaik untuk menanamkan kebiasaan menulis yang tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan intelektual murid, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan dakwah melalui tulisan kreatif mereka.

 

Meningkatkan Budaya Literasi di Kalangan Murid Ma’arif

Kegiatan GLM Ramadan bertujuan untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dan madrasah yang bernaung di bawah LP Ma’arif NU. Selama program ini berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan tentang berbagai teknik menulis, mulai dari menulis kreatif, berita, esai, hingga refleksi Ramadan. Menulis adalah bagian dari peradaban. Jika kita ingin maju, maka kita harus mendorong generasi muda untuk menulis.

Pelaksanaan GLM Ramadan di delapan kabupaten menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam mengembangkan program ini. Di Pati, misalnya, para peserta diajak untuk menulis tentang pengalaman spiritual Ramadan. Sementara itu, di Wonosobo, peserta aktif dalam membuat jurnal reflektif harian.

Para peserta selama kegiatan hemat saya mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini. Menulis selama Ramadan membuat kami lebih peka terhadap makna ibadah yang dijalani.

Keberhasilan GLM Ramadan 1446 H tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus LP Ma’arif NU, para pendidik, hingga tokoh literasi yang turut berkontribusi dalam pelatihan menulis. Selain itu, media lokal dan nasional juga ikut berperan dalam mempublikasikan hasil karya peserta, sehingga semangat literasi semakin meluas.

Dengan berakhirnya GLM Ramadan 1446 H, diharapkan gerakan literasi ini terus berlanjut dan menjadi budaya di lingkungan pendidikan Ma’arif NU. LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah berencana untuk menjadikan program ini sebagai agenda tahunan yang semakin diperluas cakupannya.

GLM Ramadan 1446 H telah menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di kalangan murid Ma’arif NU. Dengan semangat GEMUKKAN, masa depan literasi di lingkungan Ma’arif NU semakin cerah dan menjanjikan.

Semoga semangat GEMUKKAN ini tidak hanya berhenti di Ramadan, tetapi terus menjadi kebiasaan bagi para murid Ma’arif untuk menulis dan berkarya sepanjang tahun.

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai agama, […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Salam Via Hand Phone

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    HP adalah barang elektronik yang sangat praktis. Dengan menggunakan HP orang dapat berhubungan dengan siapa saja,kapan saja dan dimana saja. Pertanyaan: Bagaimana hukumnya salam kepada orang yang bukan mahrom baik itu Via SMS/call? Jawaban : Hukumnya sebagaimana asalnya Catatan : bagi perempuan hukumnya haram memulai salam kepada laki-laki lain dan mejawab salam nya. bagi laki-laki […]

  • Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 690
    • 0Komentar

    TAYU-Para pemudi NU memadati Gedung Serba Guna Angkasa, Tayu Wetan, Minggu (1/3) kemarin. Dengan berkostum serba hijau, aktifis wanita muda NU yangbtergabung dalam organisasi Fatayat NU tersebut mendatangi lokasi untuk melangsungkan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tayu. Pengurus PAC Fatayat NU Tayu bersama MWC NU beserta Banom dan jajaran Muspika Bertepatan dengan tanggal […]

  • Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.259
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sebanyak 95 Kader Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti pelatihan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) PCNU Pati angkatan VII. Pendidikan ditempatkan di SMA Muria pada Jumat-Minggu, (9-11 Januari 2025). Tidak hanya kader yang berasal dari wilayah Kabupaten Pati, PD-PKPNU tersebut juga diikuti kader dari Kabupaten Purwodadi dan juga Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut merupakan […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (22/9) pagi memenuhi ruangan gedung NU yang baru selesai di renovasi. Gebrakan baru mulai digencarkan pengurus MWC NU Wedarijaksa dengan mengadakan acara Pelatihan Muharrik masjid, khatib dan pengelolaan ZIS (Zakat, Infaq dan Shodaqoh). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh khatib di masing-masing masjid se-kecamatan Wedarijaksa. Diikuti pula […]

  • Jelang Konferancab X, GP Ansor Tambakromo Meriahkan Pra Konferancab dengan Fun Football di Kedalingan

    Jelang Konferancab X, GP Ansor Tambakromo Meriahkan Pra Konferancab dengan Fun Football di Kedalingan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, resmi mengawali rangkaian Pra Konferensi Anak Cabang (Konferancab) X dengan menggelar Ansor Fun Football (AFF 2025). Acara yang berlangsung di Lapangan Desa Kedalingan pada Ahad, 13 Juli 2025 ini menjadi titik awal penguatan sinergi antar kader menjelang puncak Konferancab pada akhir Agustus mendatang. Ketua Panitia Konferancab, […]

expand_less