Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Gemukkan GLM Ramadan

Gemukkan GLM Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
  • visibility 798
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN).”

GLM Ramadan diselenggarakan di delapan titik strategis di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem literasi di lingkungan pendidikan Ma’arif NU serta membekali peserta dengan keterampilan menulis, desain, dan manajemen redaksi. Tema inovatif GLM Ramadan “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN)” mencerminkan komitmen LP Ma’arif NU dalam mendorong siswa dan santri untuk meningkatkan keterampilan menulis mereka selama bulan suci Ramadan. Kok bisa?

Strategi Menggemukkan

Ramadan sebagai bulan penuh berkah yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, refleksi diri, dan menumbuhkan kebiasaan positif. Dalam konteks pendidikan, bulan suci ini bisa dimanfaatkan untuk mengasah kreativitas murid dalam menulis melalui GEMUKKAN. Gerakan ini bertujuan untuk membangun budaya literasi di kalangan murid Ma’arif NU dengan pendekatan yang kreatif dan inspiratif. Namun, bagaimana strategi yang efektif untuk mewujudkan gerakan ini?

Pertama, menanamkan motivasi dan kesadaran literasi Langkah pertama dalam mengimplementasikan GEMUKKAN adalah membangun kesadaran dan motivasi murid tentang pentingnya menulis. Guru dan pengelola sekolah perlu memberikan pemahaman bahwa menulis bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga sarana ekspresi, dakwah, dan dokumentasi perjalanan spiritual selama Ramadan. Diskusi inspiratif, kisah sukses penulis muda, dan pengalaman menulis dari tokoh literasi dapat menjadi pemantik semangat.

Kedua, menentukan tema yang relevan dan inspiratif Agar murid lebih tertarik dalam menulis, tema-tema yang ditawarkan dalam GEMUKKAN harus relevan dengan Ramadan dan kehidupan sehari-hari mereka. Ketiga, membuat program menulis yang terstruktur. Gerakan ini akan lebih efektif jika memiliki program yang terencana dan berkelanjutan.

Keempat, menyediakan bimbingan dan pendampingan. Agar murid, guru, dan tenaga kependidikan semakin berkembang, mereka perlu mendapatkan bimbingan dari guru atau mentor literasi. Kegiatan seperti workshop menulis, bedah tulisan, dan sesi diskusi akan membantu murid meningkatkan kemampuan mereka. Selain itu, melibatkan alumni atau tokoh literasi dalam proses pembimbingan juga dapat memberikan inspirasi tambahan.

Kelima, memanfaatkan media digital dan publikasi. Di era digital, tulisan murid bisa lebih mudah dipublikasikan melalui media sosial, blog sekolah, atau website resmi Ma’arif NU. Dengan memanfaatkan platform digital, karya-karya mereka tidak hanya terbatas dalam lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Selain itu, publikasi ini dapat meningkatkan apresiasi terhadap karya murid serta menumbuhkan semangat untuk terus berkarya.

Keenam, memberikan apresiasi dan penghargaan. Agar GEMUKKAN tetap berkelanjutan, apresiasi terhadap murid yang berpartisipasi sangat penting. Bentuk penghargaan bisa berupa sertifikat, hadiah buku, atau publikasi karya mereka di media resmi. Apresiasi ini tidak hanya akan memotivasi peserta yang sudah bergabung, tetapi juga menarik minat murid lain untuk ikut serta.

GEMUKKAN bukan sekadar program menulis, tetapi sebuah gerakan literasi yang bertujuan membentuk budaya menulis di kalangan murid Ma’arif NU. Dengan strategi yang tepat, seperti membangun motivasi, menetapkan tema menarik, menyediakan program terstruktur, memberikan pendampingan, memanfaatkan media digital, dan memberikan apresiasi, gerakan ini dapat berjalan dengan sukses dan berkelanjutan. Ramadan menjadi momen terbaik untuk menanamkan kebiasaan menulis yang tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan intelektual murid, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan dakwah melalui tulisan kreatif mereka.

 

Meningkatkan Budaya Literasi di Kalangan Murid Ma’arif

Kegiatan GLM Ramadan bertujuan untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dan madrasah yang bernaung di bawah LP Ma’arif NU. Selama program ini berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan tentang berbagai teknik menulis, mulai dari menulis kreatif, berita, esai, hingga refleksi Ramadan. Menulis adalah bagian dari peradaban. Jika kita ingin maju, maka kita harus mendorong generasi muda untuk menulis.

Pelaksanaan GLM Ramadan di delapan kabupaten menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam mengembangkan program ini. Di Pati, misalnya, para peserta diajak untuk menulis tentang pengalaman spiritual Ramadan. Sementara itu, di Wonosobo, peserta aktif dalam membuat jurnal reflektif harian.

Para peserta selama kegiatan hemat saya mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini. Menulis selama Ramadan membuat kami lebih peka terhadap makna ibadah yang dijalani.

Keberhasilan GLM Ramadan 1446 H tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus LP Ma’arif NU, para pendidik, hingga tokoh literasi yang turut berkontribusi dalam pelatihan menulis. Selain itu, media lokal dan nasional juga ikut berperan dalam mempublikasikan hasil karya peserta, sehingga semangat literasi semakin meluas.

Dengan berakhirnya GLM Ramadan 1446 H, diharapkan gerakan literasi ini terus berlanjut dan menjadi budaya di lingkungan pendidikan Ma’arif NU. LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah berencana untuk menjadikan program ini sebagai agenda tahunan yang semakin diperluas cakupannya.

GLM Ramadan 1446 H telah menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di kalangan murid Ma’arif NU. Dengan semangat GEMUKKAN, masa depan literasi di lingkungan Ma’arif NU semakin cerah dan menjanjikan.

Semoga semangat GEMUKKAN ini tidak hanya berhenti di Ramadan, tetapi terus menjadi kebiasaan bagi para murid Ma’arif untuk menulis dan berkarya sepanjang tahun.

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia NU Pati melakukan pendampingan di Panti Asuhan Darul Hadlanah Desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Rabu (27/1). Kegiatan ini merupakan program dari divisi lingkungan yang konsen dalam bentuk pendampingan di bidang pemberdayaan seperti daur ulang sampah, tanaman vertikultur, holtikultur dan penghijuan. Pada kegiatan ini misalnya, Lakpesdam melakukan kegiatan dalam […]

  • MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Kabar prestasi kembali datang dari Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati ini. Kali ini tidak tangung-tanggung dalam satu even berhasil memboyong 43 medali beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 27 Nopember 2021 dalam ajang Olimpiade Sains dan PAI Nasional (OSPN) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Edupreneur Global Indonesia. “Pertama tentu Alhamdulillah atas karunia Allah ini. […]

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • IPMAFA Pati Luncurkan Prodi HKI dan HES

    IPMAFA Pati Luncurkan Prodi HKI dan HES

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.263
    • 0Komentar

    ​PATI – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati resmi meluncurkan dua program studi baru, yaitu Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES), pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 2 Kampus IPMAFA ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi berbasis pesantren terhadap kebutuhan masyarakat. ​Peluncuran kedua program studi dilakukan secara […]

  • Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 672
    • 0Komentar

    KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo. Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman […]

  • Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati) menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa putri. Acara yg digelar pada Jumat (9/8) di Aula lantai 2 PIM Lil Banat diprakarsai oleh Sie Majalah Ukhuwah dengan menghadirkan narasumber M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA Pati. Sofyan Alnashr sedang memaparkan materi tentang jurnalisme di aula lantai 2 PIM Lil […]

expand_less