Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Launching Buku ke-39, Dosen PGMI INISNU Produktif Menulis

Launching Buku ke-39, Dosen PGMI INISNU Produktif Menulis

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Temanggung – Bertempat di ruang rapat Wakil Rektor, dosen Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda melaunching buku “Pendidikan Inklusi Berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion)” pada Sabtu (24/6/2023) yang merupakan karya bukynya ke-39. Sebelumnya, Hamidulloh Ibda menulis buku sejak 2013 sempat vakum, namun sejak 2017-sekarang ia produk menulis dan kini menghasilkan 39 buku yang diterbitkan oleh penerbit nasional dan internasional.

Buku ke-39 tersebut ditulis bersama Andrian Gandi Wijanarko berjudul “Pendidikan Inklusi Berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion)” yang diterbitkan oleh penerbit Mata Kata Inspirasi anggota IKAPI DIY dengan nomor ISBN 978-623-8008-43-8.

“Buku ini merupakan luaran hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Agama RI pada tahun 2022. Selain artikel yang sudah in review di jurnal terindeks Scopus Q4, dan juga Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI, buku menjadi luaran yang sudah terbit sejak Mei 2023 kemarin,” kata Ibda.

Hamidulloh Ibda sendiri telah berhasil menulis 60 artikel ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional kurun 2017-sekarang, ratusan artikel populer di media massa. Ibda juga pernah menulis buku bersama dosen UNNES berjudul Education Design and Virtual Learning Technology yang diterbitkan penerbit internasional yaitu UK-Indonesian Scholars Network (UKISN) dengan ISBN: 9781838176747.

Sementara itu, Andrian Gandi Wijanarko sebagai penulis kedua mengatakan bahwa pendidikan inklusi menjadi urgen dihadirkan dengan berbagai pertimbangan. Seperti ketidakadilan terhadap anak-anak yang berhambatan belajar, wujud dari pendidikan untuk semua (PUS), dan sebagai kewajiban negara/pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan amanat UUD 1945. “Namun, pendidikan inklusi saja tidak cukup, karena kita dihadapkan dengan tantangan ketidakadilan terhadap gender, anak-anak penyandang disabilitas, dan juga ketidakadilan sosial sehingga dibutuhkan inklusi sosial,” kata Gandi yang juga Dekan FTK INISNU Temanggung tersebut.

Pihaknya menyebut, bahwa dengan dipublikasikannya buku tersebut, pemerintah maupun masyarakat secara umum wajib melakukan jaminan atas pemenuhan hak dasar bagi semua individu dan warga negara dalam mendapatkan pendidikan yang laik. Hal itu juga harus berdasarkan gender, disabilitas, umur, agama, latar belakang etnis, bahasa, warna kulit, suku, orientasi seksual, jenis rambut, dan lain sebagainya. 

“Melalui prinsip ini, sensitif GEDSI berarti membuat orang lain tidak takut menajalani kehidupannya. Maka hal itu wajib dihadirkan ke dalam pendidikan secara luas dari jenjang SD/MI sampai perguruan tinggi,” kata dia.

Semoga dengan buku ini mampu memberikan kontribusi keilmuan, kata dia, utamanya bagi pendidikan inklusi yang sudah diterapkan di MI atau SD di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Menjadi Bijaksana

    Belajar Menjadi Bijaksana

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

                Sejak manusia lahir ke dunia sudah dibekali dengan akal dan pikiran, untuk membedakan dari makhluk Tuhan lainnya. Sehingga manusia adalah sebagai makhluk Allah yang paling sempurna. Meskipun,kesempurnaan manusia jarang  digunakan sebagai mana mestinya. Ironis jika ada manusia dengan kesempurnaanya tak bisa menolong sesamanya. Bukankah sebaik-baik manusia itu yang bermanfaat untuk orang lain.             M. […]

  • Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

    Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

    • calendar_month Rab, 8 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Soal ulangan yang sedang menjadi perbincangan warga NU yang diunggah oleh akun Facebook Generasi muda NU KARAWANG – Baru-baru ini, kabar kurang menyenangkan kembali menguak di sosial media. Akun Facebook Generasi muda NU mengunggah foto berisi soal ulangan yang disinyalir menyudutkan NU Rabu (8/12) siang. Dalam soal pilihan ganda tersebut, tertera uraian soal sebagai berikut […]

  • PCNU-PATI

    RMI Pati Berangkatkan 95 Santri Lirboyo Kembali ke Pondok Pesantren

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pcnupari.or.id- PATI – Himpunan Santri Lirboyo (HIMASAL) bekerja sama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati mengawal santri Lirboyo kembali ke pondok pesantren, Minggu (7/5). Pemberangkatan santri dipimpin oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang diwakili oleh Jamal Makmur. Ketua RMI PCNU Kabupaten Pati Liwa’udin mengatakan, pengawalan pemberangkatan santri Lirboyo rutin dilakukan setiap tahunnya. […]

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Pati Berbagi Sembako

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati menyalurkan bantuan berupa paket sembako keluarga kepada warga disekitar kantor PCNU Pati dan warga disekitar rumah pengurus Lazisnu Pati. Hal ini dimaksudkan sebagai follow up atas amanah yang diberikan oleh Lazisnu PBNU beberapa waktu yang lalu.  Syaiful Huda selaku manajer fundrising PC Lazisnu Pati, mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan manajerial yang […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Dalam Tradisi Pesantren. Photo by Mufid Majnun on Usnplash.

    Perempuan dalam Tradisi Pesantren

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Tradisi pesantren selama ini yang kita kenal mempunyai kehidupan yang diwarnai dengan norma-norma ajaran Islam. Di mana ajaran Islam ini menekankan pada sikap patuh dan tawadlu’ kepada pengasuh pesantren (kiai). Seperti yang dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofir dalam bukunya, Tradisi Pesantren, sikap patuh dan tawadlu’ ini bisa terbentuk. Hal ini tidak lepas setiap harinya di lingkngan […]

  • Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

    Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda selama tahun 2024 didaulat menjadi reviewer (peninjau) pada jurnal internasional terindeks Scopus sebanyak 31 jurnal. Hal itu terungkap dalam Diseminasi Karya Dosen dan Mahasiswa INISNU Temanggung pada Selasa (7/1/2025). Kegiatan tersebut […]

expand_less