Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
  • visibility 251
  • comment 0 komentar

 

Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda selama tahun 2024 didaulat menjadi reviewer (peninjau) pada jurnal internasional terindeks Scopus sebanyak 31 jurnal. Hal itu terungkap dalam Diseminasi Karya Dosen dan Mahasiswa INISNU Temanggung pada Selasa (7/1/2025). Kegiatan tersebut terlaksana di ruang rapat rektorat yang dihadiri sejumlah Kaprodi dan dosen.

“Selama 2024, saya didaulat menjadi reviewer pada 30 Jurnal Internasional terindeks Scopus, reviewer dan editor pada 34 Jurnal Nasional, dan reviewer 14 Jurnal Internasional,” kata Dewan Pengawas LPPL Temanggung TV tersebut.

Sebanyak 31 jurnal internasional terindeks Scopus tersebut tersebar di 18 negara. Ke-1, Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi (Pegem Akademi Yayıncılık Turki) terindeks Scopus Q4. Ke-2, Cogent Education (Taylor & Francis, Britania Raya) terindeks Scopus Q2. Ke-3, Journal of Ethnic and Cultural Studies (Florida Gulf Coast University Amerika Serikat) terindeks Scopus Q1. Ke-4, Journal of Learning for Development (JL4D) (Commonwealth of Learning Canada) terindeks Scopus Q3. Ke-5, International Journal of Information and Education Technology (IJIET), Singapura, terindeks Scopus Q3. Ke-6, Millah: Journal of Religious Studies (Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Indonesia) terindeks Scopus. Ke-7, International Journal of Learning, Teaching and Educational Research (IJLTER) (Society for Research and Knowledge Management, Mauritius) terindeks Scopus Q3. Ke-8, International Review of Research in Open and Distance Learning (IRRODL) (Athabasca University, Canada) terindeks Scopus Q1. Ke-9, Journal of Education and Learning (EduLearn), (Institute of Advanced Engineering and Science (IAES) Indonesia), terindeks Scopus. Ke-10, International Journal of Cognitive Research in Science, Engineering and Education (IJCRSEE), (Association for the Development of Science, Engineering and Education, Serbia), terindeks Scopus Q3.

Selanjut ke-11, International Journal of Serious Games (IJSG), (Serious Games Society, Italia), terindeks Scopus Q3. Ke-12, Cogent Arts & Humanities (Taylor & Francis, Britania Raya) terindeks Scopus Q2. Ke-13, FWU Journal of Social Sciences (Shaheed Benazir Bhutto Women University Peshawar, Pakistan) terindeks Scopus Q1. Ke-14, International Journal of Special Education (IJSE) (SPED Ltd, Canada), terindeks Scopus Q3. Ke-15, Qualitative Research in Education (QRE) (Hipatia Press, Spain), terindeks Scopus Q2. Ke-16, Brazilian English Language Teaching Journal (BELT), (Editora Universitaria da PUCRS, Brazil), terindeks Scopus Q4. Ke-17, International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE), (Institute of Advanced Engineering and Science (IAES) Indonesia) terindeks Scopus Q3. Ke-18, Journal of Physical Education (Maringa), (Universidade Estadual de Maringá, Brazil), terindeks Scopus Q4. Ke-19, Ricerche di Pedagogia e Didattica, (University of Bologna, Italy), terindeks Scopus Q4. Ke-20, International Electronic Journal of Elementary Education (World Association for Sustainable Development, Turkey), terindeks Scopus Q3.

Ke-21, Journal of University Teaching and Learning Practice (University of Wollongong, Australia) terindeks Scopus Q2. Ke-22, International Journal of Educational Psychology (Hipatia Editorial, Spanyol) terindeks Scopus Q3. Ke-23, Frontiers in Sports and Active Living (Frontiers Media SA, Switzerland), terindeks Scopus Q1. Ke-24, Frontline Learning Research (European Association for Research on Learning and Instruction, Belgia) terindeks Scopus Q1. Ke-25, Journal of Teaching and Learning (University of Windsor, Canada) Scopus Q3. Ke-26, Frontline Learning Research (European Association for Research on Learning and Instruction, Belgia) Scopus Q1. Ke-27, Frontiers in Education (Frontiers Media SA, Switzerland) Scopus Q2. Ke-28, Journal of Al-Tamaddun (Academy of Islamic Studies, Dept of Islamic History and Civilization, University of Malaya, Malaysia) Scopus Q1. Ke-29, Environment and Social Psychology (Arts and Science Press Pte. Ltd., Singapore) Scopus Q4. Ke-30, REMIE – Multidisciplinary Journal of Educational Research (Hipatia Editorial, Spanyol) terindeks Scopus Q1. Terakhir ke-31, Online Learning Journal (The Online Learning Consortium, United States) terindeks Scopus Q1.

“Jika dirinci, maka sebaran jurnal-jurnal yang terindeks Scopus itu dari 18 negara, yaitu Turki, Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada, Singapura, Mauritius, London (UK), Serbia, Italia, Pakistan, Nigeria, Spanyol, Brazil, Australia, Switzerland, Belgia, Malaysia, dan Indonesia. Ada beberapa jurnal yang negaranya sama, jadi dihitung hanya satu negara,” kata Ibda.

Selain itu, pihaknya juga menulis 12 artikel ilmiah (8 artikel terindeks Scopus, 3 artikel nasional), 5 hak cipta, dan 54 artikel (opini/esai di media massa). “Bagi saya, tahun 2024 adalah tahun istimewa. Saya bisa lulus S3 tanpa ujian terbuka, dan menjadi wisudawan terbaik,” ungkap Wakil Rektor I Inisnu tersebut.

Pihaknya juga menjadi Juara 3 Call for Papers Bawaslu Kalimantan Selatan, Dosen Berprestrasi of The Year 2024 Bidang Penelitian, Peringkat 2 Dosen Teladan Publikasi Ilmiah (PD PGMI Indonesia), Peringkat I Dosen Teladan Penelitian (PD PGMI Indonesia), Peringkat 2 Dosen Teladan Pengembang Bahan Ajar (PD PGMI Indonesia), Peringkat I Dosen Teladan Reviewer Jurnal (PD PGMI Indonesia), Peringkat 2 Dosen Teladan Sitasi Versi Scopus (PD PGMI Indonesia), Peringkat 3 Dosen Teladan Versi Sinta (PD PGMI Indonesia).

“Selama 2024, saya mendapatkan hibah 3 riset, 2 hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan menjadi narasumber sebanyak 43 kali,” ungkap Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Andrian Gandi Wijanarko mengapresiasi capaian tersebut. Sebab, hal itu menjadi salah satu keunggulan fakultas karena ada dosen yang bisa menjadi reviewer lintas negara. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fix, Ranting IPNU Jepuro Resmi Dibentuk

    Fix, Ranting IPNU Jepuro Resmi Dibentuk

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Suasana pemilihan Ketua Pimpinan Ranting IPNU Desa Jepuro, Juwana JUWANA – Sebagai upaya memperkenalkan NU di kalangan pelajar, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Juwana mengadakan sosialisasi keorganisasian IPNU IPPNU di Desa Jepuro,  Senin (14/02). Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar calon pengurus IPNU IPPNU di […]

  • Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    Redaktur LTN NU Didaulat Pimpin Pemuda Lahar

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Angga Saputra (kiri) menerima mandat sebagai ketua Karang Taruna Desa Lahar TLOGOWUNGU – Pengurus Karang Taruna Manunggaling Pemuda Lahar (Mandala) resmi dilantik. Pelantikan di selenggarakan di Aula Balai Desa Lahar, Sabtu (12/2) malam.   Pelantikan tersebut dihadiri oleh kepala desa setempat beserta perangkat, serta pengurus karang truna Kecamatan Tlogowungu.  Ketua Karang Taruna Manda, Angga Saputra, […]

  • Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

    Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Jum, 10 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

      KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  ‘alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau merupakan anak ketiga dari enam bersaudara  dari pasangan KH. Mahfudh Salam (w. 1944) dan Nyai Hj. Badi’ah (w.1945). Kiai Sahal lahir di Desa Kajen  Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah pada 17 Desember 1937. Kiai Sahal sapaan […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Beliau itu orangnya sangat serius,pendiam dan tak pernah basi-basi. (KH.SAHAL MAHFUDZ) Beliau memang layak di sebut sebagai apa yang dalam tradisi mistik islam dikenal sebagai ‘’Wali qutthb ’’ Seorang kekasih tuhan yang menjadi ‘’poros’’ Kehidupan sosial. (Ulil Abshar Abdalla)        Judul diatas meupakan gambaran tokoh KH. Abdullah Salam yang dalam hampir setiap kesempatan selalu berusaha […]

  • Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berkunjung ke kantor PBNU, Selasa (14/1). Ditemui Ketua Umum (Ketum) PBNU dan beberapa pengurus lainnya, Pigai dan PBNU memyepakati sebuah kerja sama. Bersama PBNU, Kementerian HAM berencana membangun pusat studi HAM. Gagasan ini, nantinya akan diwujudkan melalui perguruan-perguruan tinggi di bawah naungan organisasi islam terbesar […]

  • Membina keluarga SAMAWA

    Membina keluarga SAMAWA

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Dalam hubungan suami istri tidak luput dari permasalahan-permasalahan. Dan itu tidak hanya terjadi satu atau dua kali tetapi berulang-ulang dan dalam permasalahan yang sama. Yang seringkali menjadi persoalan adalah apa yang dulu pernah dipeributkan pada saat sebelum menikah itu akan muncul kembali pada saat sudah menikah. Hal ini disebabkan kemungkinan belum adanya penyelesaian dengan sungguh-sungguh […]

expand_less