Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Nov 2017
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

Pati, RMI, Badan Pelayanan Pondok Pesantren Putri (BP4) Pati mengadakan pelatihan bimbingan ubudiyah. Bertempat di aula Madrasah Stanawiyah/Aliyah Al-Hikmah, Kajen, hadir puluhan santri putri utusan dari berbagai pesanten di kecamatan Margoyoso dan sekitarnya. Tampak sebagai narasumber Ibu Nyai Umdah El-Baroroh (pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Cebolek) dan Ibu Nyai Royyanach Ahal (pengasuh Pondok Pesantren Permata Al Hikmah, Kajen). (27/10)
BP4 ini merupakan departemen yang ada dalam Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama Pati. Dalam pelatihan kali ini tak hanya mendapatkan pemahaman materi dari pemateri tapi sekaligus mempraktekkannya. Harapan dari panitia santri putri ini mampu mengajarkan kembali materi pada teman-temannya di pesantren.
Terdapat dua sesi dalam pelatihan kali ini, sesi pertama pembahasan mengenai bersuci (thaharah); kajian tentang najis dan jenis-jenisnya berikut cara mensucikannya. Ibu Nyai Umdah El-Baroroh menjelaskan dengan berbagai macam pemahaman fikih yang diajarkan di pesantren-pesantren salaf pada umumnya. Sedangkan, Ibu Nyai Royyanach Ahal menyampaikan tatacara berwudhu dengan baik dan benar, tayammun dan cara mandi besar.
“Alhamdulillah saya bersyukur dan senang sekali melihat antusiasme peserta mengikuti pelatihan ini, padahal itu diadakan hampir seharian, mulai pagi hingga petang, waktu bisa maksimal digunakan, istirahat hanya makan dan Dzuhur saja,” terang neng Yana (sapaan akrab Ibu Nyai Royyanach Ahal) yang juga aktif di Gerakan Ayo Mondok Nasional.
Tak hanya diajari tentang ubudiyah, kegiatan ini juga mempererat silaturrahim santri putri antar pesantren. Peserta merasakan pelatihan ini penting bagi mereka, bahkan peserta justru mengharapkan pelatihan praktek ubudiyah ini dapat sering diadakan.
Pada sesi terakhir, peserta diminta membuat resume kelompok dari keseluruhan materi. Selanjutnya, mempresentasikan resume tersebut didepan forum. Kesan dari peserta kegiatan ini bisa diduplikasi dan menjadi acara rutin BP4, mengingat materi ini merupakan materi sehari-hari yang selalu dipraktekkan.(n)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.377
    • 0Komentar

      Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui SK nomor 10940 tahun 2025 menetapkan kepengurusan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Pusat masa khidmat 2025 2030. Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi dan dicap basah oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno menjadi entitas resmi yang diakui oleh negara di Jakarta tertanggal 31 Desember 2025. Penerbitan SK kegiatan FPMI […]

  • GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

    GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani mengajak semua guru dan kepala sekolah/madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU untuk inklusif dan memprioritaskan pendidikan inklusi. “Tidak semua orang tua bisa mengakses sekolah berupa Sekolah Luar Biasa (SLB) dari sisi jarak, keuangan, dan waktu yang sudah diselenggarkan Kementerian Pendidikan Dasar […]

  • Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

    Diseminasi Karya, Dosen INISNU Jadi Reviewer 31 Jurnal Scopus pada 18 Negara

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

      Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda selama tahun 2024 didaulat menjadi reviewer (peninjau) pada jurnal internasional terindeks Scopus sebanyak 31 jurnal. Hal itu terungkap dalam Diseminasi Karya Dosen dan Mahasiswa INISNU Temanggung pada Selasa (7/1/2025). Kegiatan tersebut […]

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus MWCNU Batangan mengadakan santunan anak yatim piatu dan duafa, bersama keluarga besar ikatan remaja masjid dan Ansor ranting desa Klayusiwalan, Batangan Pati 18/6 kemarin. “Meskipun pada tahun ini kami Pengurus MWCNU Batangan baru bisa memberikan santunan 28 anak Yatama dan 200 dhuhafa’, hal ini merupakan sebuah perkembangan bagi kami, semoga kedepannya akan […]

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu maraknya ideologi […]

expand_less