Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beserta Banom-banomnya dan Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kab Pati mengadakan acara Halal Bi Halal dan Festival Hadrah di Komplek Pendopo Kabupaten Pati, 30/7 kemarin. 
KH M Aniq Muhammadun menyampaikan tausiyahnya pada acara tersebut, mengajak kepada umat Islam untuk meniru dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan dan kasih sayang. Hal ini sesuai firman Allah SWT “Fabima rahmatin minallahi linta lahum, walau kunta fadldlan ghalidhal qalbi lanfadldluu min haulika, fa’fu anhum wastaghfirlahum wasyaawirhum fil amr, faidza ‘azamta fatawakkal alalllahi, innallaha yubibbul mutawakkiliin” (Qs Ali Imran 159), sebab kasih sayang Allah, kamu (Muhammad) mampu bersikap lemah lembut kepada kaum (masyarakat arab), jika kamu kasar dan keras hati maka mereka akan lari dari sekelilingmu, maka ampuni kesalahan mereka, mohonkan ampunan dosa-dosa mereka, dan ajak mereka bermusyawarah, maka jika kamu punya membulatkan tekad, maka berserah dirilah kepada Allah, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berserah diri.
            Aniq melanjutkan supaya bisa berdakwah dengan penuh kelembutan, ada beberapa cara; Pertama, pahami Islam secara kontekstual. Dalam hal ini harus dibedakan konteks Arab dan Indonesia, khususnya Jawa. Sabda Nabi ittaqun naara walau bisyiqqi tamratin, jauhi neraka walau dengan sepotong kurma. Di Arab, sepotong kurma sudah berharga, tapi di Indonesia harus diartikan berkat (nasi dan ikan).
Kedua, jangan mudah menuduh orang lain dengan stigma negatif, seperti bid’ah, kafir, dan sesat. Dalam konteks bid’ah, hadis kullu bid’atin dlalalah, semua bid’ah adalah sesat, ditakhsis cakupan umumnya dengan hadis man sanna fil Islam sunnatan hasanatan falahu ajruha waajruman amila biha ba’dahu min ghairi anyanqusha min ujuurihim syaian, waman sanna fil Islami sunnatan sayyiatan, falahu wizruha wa wizru man amila biha ba’dahu min ghairi an yanqusha min auzaarihim syaian (HR Muslim). (barang siapa membuat tradisi baru yang baik dalam Islam, maka baginya pahala dan pahala orang yang mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi pahala mereka, dan barang siapa membuat tradisi jelek dalam Islam, maka baginya dosa dan dosa orang yamg mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka).
Jadi, hadis kullu bid’atin dlalalah ditakhsis menjdi kullu bid’atin sayyiatin dlalalah, semua bid’ah yang jelek itu sesat. Jika bid’ahnya baik, maka tidak sesat, justru pahalanya berlipat-lipat.
Ketiga, melestarikan budaya leluhur yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Dalam Islam hal ini terjadi. Misalnya sa’i dari shawa menuju marwa yang sudah dilakukan pra Islam kemudian al-Quran melestarikannya (ada dalam al Quran, fala junaha alaihi an yaththawwafa bihima). Tradisi yg bertentangan dgn syariat Islam, seperti zina, minum-minuman keras, tentu harus dihilangkan secara bertahap.
Tradisi Halal Bi Halal merupakan tradisi baik leluhur yang harus dilestarikan, bahkan inisiator utamanya adalah Rais Am Syuriyah PBNU KH Abdul Wahab Hazbullah.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjawab Adzan di TV

    Menjawab Adzan di TV

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

        Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menjawab adzan dari Radio ataupun Televisi yang biasa sering kita dengar dan apakah adzannya Radio ataupun Televisi sudah mencukupi sunatnya adzan di tempat itu? Jawaban :Hukum menjawabnya adzan adalah sunat, apabila suara adzan tersebut langsung dari mu`addzinnya, dan apabila dari kasetrekaman maka tidak sunat. Dan adzan tersebut tidak mencukupi […]

  • NU Memang Asyik

    NU Memang Asyik

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Aku, sama sekali tidak pernah mengetahui kapan aku secara resmi menjadi warga NU. Yang jelas konon aku dilahirkan di satu kampung yang masyarakatnya kuat memegang tradisi ke-Nu-anya, walaupun mereka sendiri tidak tahu tentang apa itu NU secara pasti. NU diterima karena warisan leluhur mereka. Ayah, ibu, kakek, buyut dan semua keluargaku juga tidak begitu paham […]

  • KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    GEMBONG-Kabar duka menyelimuti Kecamatan Gembong. Pasalnya, salah satu ulama kharismatik dari Kecamatan yang berada di Lereng Muria tersebut berpulang Sabtu (9/10) sore. Potret KH. Arwan Kholil (peci putih) saat pemilu 2019 Dialah K.H. Arwan Kholil, pengasuh Ponpes Darul Hikmah, Gembong. Di usia yang belum tergolong sepuh (56 tahun), ulama ahli fikih tersebut harus kembali ke […]

  • Memaknai Santri di Hari Santri

    Memaknai Santri di Hari Santri

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Santri sebagaimana kita pahami merupakan seorang individu yang mempelajari ilmu agama di pesantren. Namun, makna santri juga tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan, melainkan meliputi identitas, nilai-nilai, dan sikap hidup yang tercermin dalam kehidupan keseharian mereka. Sedangkan memaknai santri di hari santri adalah momen penting untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan […]

  • Raker dan Silaturahim LKK NU Temanggung, Prioritas Madrasah Keluarga Maslahah

    Raker dan Silaturahim LKK NU Temanggung, Prioritas Madrasah Keluarga Maslahah

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Temanggung – Setelah resmi dilantik oleh PCNU Temanggung, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU) Temanggung, Selasa 27 Mei 2025 menggelar Raker dan Silaturahmi Pengurus di RM Kampung Sawah Temanggung. Pasca pelantikan di awal Mei 2025, kegiatan ini merupakan temu perdana semua pengurus yang dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Temanggung KH M Nurul Yaqin. Dalam […]

  • img-20220322-wa0000-jpg-2

    Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Para delegadi Fatayat NU Pati dalam acara Lokakarya nasional buah sinergi antara PP Fatayat NU dan Akatiga. BANDUNG – Akatiga bersama PP Farayat NU baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional di Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis (17/3) hingga Minggu (20/3) lalu ini diselenggarakan dengan target BPJS.  Kegiatan bertajuk Lokakarya Nasional Program […]

expand_less