Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 590
  • comment 0 komentar

Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beserta Banom-banomnya dan Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kab Pati mengadakan acara Halal Bi Halal dan Festival Hadrah di Komplek Pendopo Kabupaten Pati, 30/7 kemarin. 
KH M Aniq Muhammadun menyampaikan tausiyahnya pada acara tersebut, mengajak kepada umat Islam untuk meniru dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan dan kasih sayang. Hal ini sesuai firman Allah SWT “Fabima rahmatin minallahi linta lahum, walau kunta fadldlan ghalidhal qalbi lanfadldluu min haulika, fa’fu anhum wastaghfirlahum wasyaawirhum fil amr, faidza ‘azamta fatawakkal alalllahi, innallaha yubibbul mutawakkiliin” (Qs Ali Imran 159), sebab kasih sayang Allah, kamu (Muhammad) mampu bersikap lemah lembut kepada kaum (masyarakat arab), jika kamu kasar dan keras hati maka mereka akan lari dari sekelilingmu, maka ampuni kesalahan mereka, mohonkan ampunan dosa-dosa mereka, dan ajak mereka bermusyawarah, maka jika kamu punya membulatkan tekad, maka berserah dirilah kepada Allah, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berserah diri.
            Aniq melanjutkan supaya bisa berdakwah dengan penuh kelembutan, ada beberapa cara; Pertama, pahami Islam secara kontekstual. Dalam hal ini harus dibedakan konteks Arab dan Indonesia, khususnya Jawa. Sabda Nabi ittaqun naara walau bisyiqqi tamratin, jauhi neraka walau dengan sepotong kurma. Di Arab, sepotong kurma sudah berharga, tapi di Indonesia harus diartikan berkat (nasi dan ikan).
Kedua, jangan mudah menuduh orang lain dengan stigma negatif, seperti bid’ah, kafir, dan sesat. Dalam konteks bid’ah, hadis kullu bid’atin dlalalah, semua bid’ah adalah sesat, ditakhsis cakupan umumnya dengan hadis man sanna fil Islam sunnatan hasanatan falahu ajruha waajruman amila biha ba’dahu min ghairi anyanqusha min ujuurihim syaian, waman sanna fil Islami sunnatan sayyiatan, falahu wizruha wa wizru man amila biha ba’dahu min ghairi an yanqusha min auzaarihim syaian (HR Muslim). (barang siapa membuat tradisi baru yang baik dalam Islam, maka baginya pahala dan pahala orang yang mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi pahala mereka, dan barang siapa membuat tradisi jelek dalam Islam, maka baginya dosa dan dosa orang yamg mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka).
Jadi, hadis kullu bid’atin dlalalah ditakhsis menjdi kullu bid’atin sayyiatin dlalalah, semua bid’ah yang jelek itu sesat. Jika bid’ahnya baik, maka tidak sesat, justru pahalanya berlipat-lipat.
Ketiga, melestarikan budaya leluhur yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Dalam Islam hal ini terjadi. Misalnya sa’i dari shawa menuju marwa yang sudah dilakukan pra Islam kemudian al-Quran melestarikannya (ada dalam al Quran, fala junaha alaihi an yaththawwafa bihima). Tradisi yg bertentangan dgn syariat Islam, seperti zina, minum-minuman keras, tentu harus dihilangkan secara bertahap.
Tradisi Halal Bi Halal merupakan tradisi baik leluhur yang harus dilestarikan, bahkan inisiator utamanya adalah Rais Am Syuriyah PBNU KH Abdul Wahab Hazbullah.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

  • Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 640
    • 0Komentar

     Oleh : M. Dani Habibi* Kita tentu sudah mengetahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi lahan subur bagi para penggerak Islam baik yang bersifat tradisonal, modern atau fundamental.  Setiap gerakan Islam, pastinya punya ciri khas masing-masing. Mulai dari yang bercorak tradisionalis seperti menjaga tradisi leluhur […]

  • Ini Cara Yayasan Ar-Raudloh Sambut Tahun Baru

    Ini Cara Yayasan Ar-Raudloh Sambut Tahun Baru

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut tahun baru 1441 Hijriyyah, Yayasan Ar-Raudloh Pakis, Tayu menyelenggarakan kegiatan jalan sehat. Kegiatan ini dilakukan hari ini, Sabtu (31/8). Ribuan ora berkumpul untuk mengikuti jalan santai yang digelar oleh panitia peringatan tahun baru 1441 hijriyah yang digelar oleh Yayasan Ar-Raudloh, Pakis, Tayu  Menurut Ketua panitia, Nur Karti Lestari, S.Th.I, berdasarkan kartu yang […]

  • Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Pembacaan deklarasi oleh ketua DPC Sarbumusi Pati PATI – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati baru saja dilantik bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10) pagi tadi.  Tak hanya pelantikan, kegiatan yang dilangsungkan di Aula PCNU Pati tersebut juga disertai dengan deklarasi. Hal ini dikonfirmasi Husaini Ketua Sarbumusi Cabang Pati.  Menurutnya, […]

  • Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Para tokoh dari berbagai Ormas tandatangani pernyataa sikap atas protes yang dilakukan forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) untuk penutupan lokalisasi dan karaoke PATI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bersama sejumlah ormas keagamaan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberantas tempat-tempat lokalisasi dan karaoke ilegal di Bumi Mina Tani. Dukungan tersebut dituangkan […]

  • Hujan Siang, dengan Mendung Pekat. Photo by Lyndon Li on Unsplash.

    Hujan Siang, dengan Mendung Pekat

    • calendar_month Ming, 24 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Mendung pekat siang ini. Cuaca panas tak dirasakan lagi. Tiap kali awan pekat datang terkadang hanya sekedar lewat saja. Sedang sungai-sungai telah mengering. Sumur-sumur sudah kehabisan sumbernya. Masyarakat mulai mencari bantuan. Hujan siang ini begitu membawa harapan. Halaman depan rumah dan seluruh kota merasakan kesejukan. Sejuknya seperti lama tak jumpa. Derasnya […]

expand_less