Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

Dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang ke-90, LTN PCNU Kabupaten Pati bekerjasama dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), organisasi kemahasiswaan Library Coner serta BEM-Pro PMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah menyelenggarakan event launching dan bedah buku “Menatap Masa Depan NU : Membangkitkan Spirit Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Nahdlatut Tujjar” Karya Dr. Jamal Makmur Asmani, MA. Event ini lebih dispesifikasi dengan tema: Revitalisasi Spirit Nahdlatut Tujjardalam Pemberdayaan Masyarakat  dengan Narasumber Jamal Makmur Asmani (penulis) dan Yusuf Hasyim (Sekretaris PC NU Pati).
Acara ini di selenggarakan di Auditorium IPMAFA pada hari Jum’at, 05 Februari 2016, dengan dihadiri para santri dari pondok pesantren yang ada di Kajen dan sekitarnya, sekolah tingkat Aliyah/SMK sederajat di margoyoso dan juga Mahasiswa IPMAFA sendiri.
 “Nahdhatul Ulama’ adalah salah satu organisasi masyarakat keagamaan terbesar di dunia. Pencapaian itu, tidak terlepas dari perjuangan para penggagasnya, para santri dan kyai yang telah berjuang turut serta berpartisipasi dalam memperjuangkan NKRI. NU beserta kaum kyai dan santri telah memiliki jasa besar bagi negara dalam kemerdekaan ini. Banyak para Kyai yang turut berpartisipasi dalam mengkonsep kemerdekaan NKRI, dan banyak dari para santri menumpahkan darahnya demi tercapainya kemerdekaan NKRI. Sebut saja Kyai Kholil Bangkalan, Kyai As’ad Syamsul ‘Arifin, Kyai Hasyim Asy’ari, Kyai Wahid Hasyim, Kyai Wahab Hasbullah, dan masih banyak lagi.” Terang Ketua LTN PCNU Pati Faiz Aminuddin dalam sambutannya.
“Sebelum Nahdahtul Ulama’ berdiri, sebenarnya terdapat 3 organisasi pendahulu yaitu Tasywirul Afkar yang didirikan oleh Kyai Wahab Hasbullah pada tahun 1914 yang berfokus pada kajian peningkatan SDM keagamaan para Kyai dan santri lewat forum musyawarah, kemudian forum itu berkembang menjadi lebih formal dalam lokal madrasah dan didirikanlah Nahdhatul Wathan oleh Kyai Wahab tahun 1916, kemudian karena kepekaan sosial tinggi yang dimiliki oleh KH. Hasyim Asy’ari saat melihat kondisi perekonomian para Kyai dan santri pada masa itu, didirakanlah Nahdhatut Tujjar tahun 1918.” Paparan Yusuf Hasyim.
“NU yang sekarang dihadapkan dengan baerbagai macam tantangan, kedepannya khusus dalam bidang ekonomi harus mengembangkan nilai Nahdhatut Tujjar, yaitu : Kader NU harus mendirikan LSM, minimal satu kecamatan harus ada satu BMT NU, dan minimal satu kecamatan harus ada satu LAZISNU dan aktif.” Tegasnya.
Event yang bertepatan dengan harlah NU ini, diharapkan mampu mendobrak gerakan revitalisasi para Nahdhiyyin dan Nahdhiyyat khususnya diwilayah Pati agar mau dengan sekuat tenaga memperjuangkan NU dan masyarakat agar tercipta keseimbangan, kesejahteraan, dan keamanan bersama.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ngabuburit Asyik di Kampung Ramadhan Kajen

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO- Kampung ramadan Kajen merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Sumohadiwijayan desa Kajen setiap tahunnya di bulan ramadan. Acara yang digelar di belakang balai desa Kajen, Margoyoso Pati ini berlangsung selama 16 hari yang dimulai pada tanggal 1 Ramadan. Tahun ini mengambil tema “Hunting Takjil Vibes” yang dibuka langsung oleh Anggota Komisi E […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Pati Hadiri Peresmian Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati resmi dikukuhkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, di Halaman Mapolresta, Kamis (13/10/2022) pagi. Peningkatan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati tertuang dalam surat keputusan Kapolri Nomor Kep/1154/VIII/2022. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati beserta anggota DPR RI, Tokoh […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • PCNU-PATI

    Kunci Meraih Keberkahan Ilmu?

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    “Ketahuilah, sesungguhnya seorang penuntut ilmu tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula bermanfaat ilmunya, kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, mengagungkan gurunya dan menghormatinya.” —Imam Az-Zarnuji             Demikianlah sekelumit motivasi yang diberikan oleh penulis buku ini kepada para pemuda penuntut ilmu. Buku ini sudah lama dikenal, khususnya di kalangan pesantren yang mengkajinya  dari […]

expand_less