Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang ke-90, LTN PCNU Kabupaten Pati bekerjasama dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), organisasi kemahasiswaan Library Coner serta BEM-Pro PMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah menyelenggarakan event launching dan bedah buku “Menatap Masa Depan NU : Membangkitkan Spirit Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Nahdlatut Tujjar” Karya Dr. Jamal Makmur Asmani, MA. Event ini lebih dispesifikasi dengan tema: Revitalisasi Spirit Nahdlatut Tujjardalam Pemberdayaan Masyarakat  dengan Narasumber Jamal Makmur Asmani (penulis) dan Yusuf Hasyim (Sekretaris PC NU Pati).
Acara ini di selenggarakan di Auditorium IPMAFA pada hari Jum’at, 05 Februari 2016, dengan dihadiri para santri dari pondok pesantren yang ada di Kajen dan sekitarnya, sekolah tingkat Aliyah/SMK sederajat di margoyoso dan juga Mahasiswa IPMAFA sendiri.
 “Nahdhatul Ulama’ adalah salah satu organisasi masyarakat keagamaan terbesar di dunia. Pencapaian itu, tidak terlepas dari perjuangan para penggagasnya, para santri dan kyai yang telah berjuang turut serta berpartisipasi dalam memperjuangkan NKRI. NU beserta kaum kyai dan santri telah memiliki jasa besar bagi negara dalam kemerdekaan ini. Banyak para Kyai yang turut berpartisipasi dalam mengkonsep kemerdekaan NKRI, dan banyak dari para santri menumpahkan darahnya demi tercapainya kemerdekaan NKRI. Sebut saja Kyai Kholil Bangkalan, Kyai As’ad Syamsul ‘Arifin, Kyai Hasyim Asy’ari, Kyai Wahid Hasyim, Kyai Wahab Hasbullah, dan masih banyak lagi.” Terang Ketua LTN PCNU Pati Faiz Aminuddin dalam sambutannya.
“Sebelum Nahdahtul Ulama’ berdiri, sebenarnya terdapat 3 organisasi pendahulu yaitu Tasywirul Afkar yang didirikan oleh Kyai Wahab Hasbullah pada tahun 1914 yang berfokus pada kajian peningkatan SDM keagamaan para Kyai dan santri lewat forum musyawarah, kemudian forum itu berkembang menjadi lebih formal dalam lokal madrasah dan didirikanlah Nahdhatul Wathan oleh Kyai Wahab tahun 1916, kemudian karena kepekaan sosial tinggi yang dimiliki oleh KH. Hasyim Asy’ari saat melihat kondisi perekonomian para Kyai dan santri pada masa itu, didirakanlah Nahdhatut Tujjar tahun 1918.” Paparan Yusuf Hasyim.
“NU yang sekarang dihadapkan dengan baerbagai macam tantangan, kedepannya khusus dalam bidang ekonomi harus mengembangkan nilai Nahdhatut Tujjar, yaitu : Kader NU harus mendirikan LSM, minimal satu kecamatan harus ada satu BMT NU, dan minimal satu kecamatan harus ada satu LAZISNU dan aktif.” Tegasnya.
Event yang bertepatan dengan harlah NU ini, diharapkan mampu mendobrak gerakan revitalisasi para Nahdhiyyin dan Nahdhiyyat khususnya diwilayah Pati agar mau dengan sekuat tenaga memperjuangkan NU dan masyarakat agar tercipta keseimbangan, kesejahteraan, dan keamanan bersama.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.019
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Bencana alam yang melanda Sumatera masih menyisakan duka. Dikutip dari nu.or.id, Warga di sejumlah desa di Aceh belum terjangkau bantuan. Hal ini menggerakkan pengelola lembaga MI Hidayatul Islam (MHI), Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati untuk memberikan uluran tangan. Sumarni, Kepala madrasah menegaskan, bahwa langkahnya untuk menggalang donasi ini merupakan […]

  • Buka Bersama  dan Mempersiapkan Materi Audiensi dengan Forkompinda

    Buka Bersama dan Mempersiapkan Materi Audiensi dengan Forkompinda

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Kabar NU. Kamis 25 Juni 2015, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Ansor, Banser mengadakan buka bersama di rumah Makan Runting serta membahas agenda Audiensi dengan Forkominda Sabtu 27 Juni mendatang. “ Pada tanggal 2 Juni kemarin sebelum Puasa kami dari PCNU sudah memberikan surat permohan waktu untuk penjadwalan Audiensi, akan tetapi dari pihak Pemkab belum […]

  • Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Walisongo Kayen mengadakan pemilihan ketua, Kamis (27/10/2022). Kegiatan yang dilangsungkan di halaman Madrasah Aliyah Walisongo Kayen ini mengusung tema “Keraton Mawaska”. Acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kepala MA Walisongo Kayen, Sunoto, M. Ag. Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah Sunoto menyampaikan bahwa selalu ada suka […]

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Komitmen Tingkatkan Fasilitasi Pembinaan Kader

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Pati. Perkembangan kaderisasi di Kabupaten Pati saat ini semakin meningkat. Hal ini tentunya harus diimbangi dengan bertambahnya fasilatasi pembinaan kader. Kebutuhan untuk membina, mengarahkan, membimbing dan pendistribusian akan dilakukan dan dijalankan sesuai pedoman kaderisasi yang sudah ada. “Tidak hanya Kaderisasi formal saja (MAKESTA & LAKMUD) yang harus ditekankan, tapi juga harus di imbangi kaderisasi yang […]

  • Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Para Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong setelah menjalani Oruentasi All Pengurus GEMBONG – Minggu (26/12/2021) lalu, Pengurus Harian PAC IPNU IPPNU Gembong telah melaksanakan Orientasi All Pengurus. Kegiatan yang berlangsung di MI Hidayatul Islam Sentul diawali dengan pembekalan materi yang bersifat umum, seperti menganalisis potensi bagi PAC IPNU IPPNU Gembong dalam satu periode ke […]

expand_less