Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ang Lee

Ang Lee

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
  • visibility 466
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Enam tahun dia dalam ketidakpastian. Perjuangannya belum menghasilkan apa-apa, kecuali rasa lelah dan dihantui putus asa. Mimpinya tidak akan terwujud, batin lelaki itu.

Selama enam tahun ia menjadi asisten editor, alias tukang angkat alat-alat per-film-an. Selama itu pula ia mengirim skenario film  ke puluhan rumah produksi, dan yang diterima adalah penolakan. Itu sungguh menyakitkan hati dan menyurutkan tekadnya untuk menjadi seorang sutradara. Terlebih ia sudah berkepala tiga dan berkeluarga. Melihat kenyataan itu, dia sering termenung, apakah tetap menunggu kesempatan itu datang atau menyerah dan mencari profesi lain yang menjanjikan?

Diam-diam, tanpa sepengetahuan istri, ia ikut kursus komputer. Pada masa itu menjadi teknisi komputer adalah pekerjaan yang menjanjikan, karena masih banyak dibutuhkan. Setiap kali berangkat kursus, ia bermalas-malasan. Tanpa ada gairah hidup.

Suatu malam, istrinya mendapatkan jadwal kursusnya. Istrinya kaget. Rupanya diam-diam, suaminya mengikuti kursus komputer, yang jauh dari mimpinya. Pagi harinya sang istri berbicara padanya. “Sayang, mengapa kamu melupakan mimpimu? Menjadi sineas adalah takdirmu. Mungkin saat ini kamu belum beruntung, tapi aku yakin suatu saat masa-masa suksesmu akan datang. Saya selalu percaya bahwa kamu hanya memiliki sebuah talenta. Talentamu adalah membuat film. Ada begitu banyak orang ahli komputer, jadi mereka tidak perlu tambahan dengan dirimu lagi. Jika kamu ingin membawa pulang piala Oscar, maka kamu harus berkomitmen pada impianmu.”

Amboi. Kata-kata istrinya menyentak relung hatinya. Seolah tak percaya istrinya mengatakan begitu. Kata-katanya bagaikan aliran listrik, mampu menyengat dirinya yang tertidur. Ia ingat kembali akan mimpinya yang terkubur itu. Ia kemudian bangkit. Mulai detik itu ia menahbiskan dirinya untuk all out dalam dunia film. Segala kesulitan ia hadapi. Penolakan demi penolakan menjadi bumbu penyedap mimpinya. Ia sudah terbiasa dengan hal itu. Yang terbayang adalah ketika mimpi-mimpinya telah terwujud dalam realita, sehingga segala ujian menjadi riak-riak kecil di matanya.

Tuhan memang tidak pernah menyia-nyiakan orang yang sungguh-sungguh. Suatu ketika, ia berhasil mendapatkan dana untuk membuat film sendiri dengan skenario yang dibuatnya. Gayung pun bersambut. Hasil garapannya banyak diapresiasi para penyuka film. Ia kemudian membuat film lagi. Semua orang kesengsem dengan karyanya. Dari situ, namanya makin berkibar. Setiap filmnya hampir mendapatkan penghargaan. Hingga tahun 2014, ia telah berhasil meraih tiga piala Oscar dalam kategori Sutradara Terbaik.  Luar biasa.

Siapakah orang itu? Ia bernama Ang Lee. Ia adalah orang Taiwan yang mengadu nasib di Hollywood demi mengejar mimpinya menjadi sutradara hebat. Ia butuh bertahun-tahun untuk meraihnya. Hingga akhirnya, film Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000), Brokeback Mountain (2005), dan Life of Pi (2012), yang disutradarainya itu berhasil membuat dirinya meraih piala Oscar sebagai sutradara terbaik dari masing-masing film tersebut.

“Hidup saya adalah untuk terus membuat film,” ujar Ang Lee, “dan sekarang saya lebih yakin daripada sebelumnya. Ketika saya melihat sesuatu yang saya suka, itu saja yang penting. Apa yang mereka gunakan, bagaimana mereka sampai di sana, saya tidak pernah mengganggu mereka.”

Itulah buah ketekunan. Semua akan indah pada waktunya. Meski pada awalnya tidak yakin dengan usahanya, tapi karena ia tekun dan yakin atas apa yang dilakukannya, maka kesuksesan datang dengan sendirinya. Ketika kesuksesan itu hadir, maka keyakinannya semakin berlipat. Jika Anda melihat filmnya, Anda akan terpukau dengannya. Ang Lee sangat cerdas dan cerdik dalam membesut film-filmnya. Unik dan anti-mainstream. Pesan moral yang disampaikan lewat film-filmnya pun sangat dalam.

Harga ketekunan akan dibayar dengan keindahan. Jerih payahnya terbayarkan. Dalam Islam, ketekunan bisa disinonimkan dengan istiqamah. Allah SWT tentu akan memperhitungkan siapa pun yang istiqamah dalam kebaikan di jalan-Nya. Tiliklah ke belakang, banyak para tokoh besar yang sukses, karena istiqamah di jalan kebenaran.

Di antara definisi istiqamah adalah ikhlas dalam melakukan kebaikan hingga maut menjemput. Maka dalam konteks ini, istiqamah bisa diterapkan dalam pelbagai hal. Siapa pun yang setia dalam kebaikan apa pun profesinya, maka sesungguhnya ia sudah menjalankan istiqamah.  Oleh karena itu, ia tidak perlu takut lagi dengan segala yang terjadi yang akan menimpa dirinya, karena Allah sudah mencatatnya sebagai orang baik alias orang shaleh.

Bahkan dalam ayat lain disebutkan bahwa mereka yang istiqamah akan menempati surga di akhirat kelak. Jadi mereka tidak perlu sedih dan khawatir dengan hidupnya. “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah’, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan” (QS Al-Ahqaf: 13-14).

Ayat di atas memberi keyakinan kepada kita untuk senantiasa istiqamah dengan apa yang kita lakukan. Apa pun pekerjaan kita, apa pun usaha kita, istiqamahkanlah, niscaya, Allah akan memberikan buah-buah kebaikan kepada kita. Kebaikan itu tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Maka alangkah indahnya apabila kita mengamalkan juga doa yang dipanjatkan Hasan Al-Bashri:

“Allahumma Anta robbuna, farzuqnal istiqomah. Ya Allah, Engkau adalah Rabb kami. Berikanlah keistiqamahan kepada kami.” Amin.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus LAZISNU mengadakan rapat untuk mempersiapkan santunan di bulan ramadhan 8/6 kemarin di kantor NU Pati dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. LAZISNUseperti  orang ketahui sebagai Lembaga Amil Zakat dan Infak yang identik dengan santunan kepada yatama dan dhuhafa’ pada bulan Ramadlan dan Suro. Maka persepsi demikian adalah salah karena banyak dari program LAZISNU […]

  • Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pagar Nusa Kec Gabus mengadakan ujian Kenaikan Tingkatanb bertempat di Madrasah Abadiyah  Gabus. Pada Selasa- Rabu (28-29/3) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu selama pelatihan.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu Pagar […]

  • PCNU-PATI

    Pengurus Maarif Jateng Lakukan Audit Internal LSP P2

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Bertempat di SMK Ma’arif NU Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melakukan audit internal terhadap LSP P2 Ma’arif Jateng pada Rabu (21/12/2022). “Tujuan pelaksanaan audit ini adalah untuk memastikan supaya lembaga sertifikasi profesi Ma’arif NU Jawa Tengah dikelola secara transparan akuntabel dan memenuhi standar-standar keuangan secara profesional,” demikian disampaikan Ketua […]

  • Lazisnu Klakahkasihan Tuai Pujian dari Ketua MWC-NU

    Lazisnu Klakahkasihan Tuai Pujian dari Ketua MWC-NU

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Tarling (Tarawih Keliling) MWC-NU Kecamatan Gembong putaran terakhir, berlangsung malam ini. Kegiatan yang disinergikan dengan Forkopimcam tersebut finish di Masjid Fathur Rohman, Dukuh Gondoriyo, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong. Bukan hanya Tarawih, diujung acara tersebut juga diisi dengan tausyiyah dan santunan. Hal ini juga dilaksanakan pada malam-malam sebelumnya. “Alhamdulillah ini berkat Lazisnu. […]

  • Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

    Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah, resmi dibuka, pada Rabu (10/9/2025) malam. Adapun ajang ini berlangsung pada tanggal 10-13 September 2025, dengan mengusung tema “kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara […]

  • Puisi Ramadan di MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Temanggung

    Puisi Ramadan di MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Temanggung

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.430
    • 0Komentar

    ‎Temanggung – Penyair senja Roso Titi Sarkoro membacakan sejumlah sajak bertema Ramadan pada acara penutupan Pesantren Kilat MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Temanggung, Sabtu (14/3/2026). Puisi-puisi yang dibacakan seluruhnya mengangkat nuansa spiritual dan refleksi keagamaan yang selaras dengan suasana bulan suci Ramadan. ‎ ‎Kegiatan yang digelar di musala madrasah tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa religius […]

expand_less