Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif. 

JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan mulia, memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, PKM Mikro, PPKM Darurat, dan sekarang muncul lagi aturan dengan istilah PPKM Level 1 sampai 4.

Sayangnya kebijakan-kebijakan tersebut memang banyak berdampak negatif, terlebih pada sektor ekonomi. Apa boleh buat? Banyak pegawai swasta yang terkena pemberhentian kerja (PHK), masyarakat perantauan tidak bisa merantau lagi karena ada pembatasan dimana-dimana, dan masih banyak lagi dampak yang ditimbulkan.

Muhimmatul Aliyah (owner dari Daisygift), Mantan Ketua PAC IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama) Kec. Keling periode 2018-2020, juga menjadi pengurus PC IPPNU Kab. Jepara, selaku seorang pelaku UMKM di bidang Handcraft, Bouquet, dan Dekorasi juga sangat merasakan dampaknya. Pesanan dekorasi untuk pernikahan, mahar dan sebagainya sempat tertunda karena pandemi. 

Tapi dengan niat yang bulat bahwa usaha yang sudah di gelutinya sejak masih semester 6 tersebut harus tetap ia pertahankan di tengah badai pandemi. Bahkan, alumni UNISNU Jepara ini bersikukuh untuk membantu kader-kader IPNU dan IPPNU yang sekarang sudah tidak bekerja lagi karena ter-PHK. Hal ini tak lain, karena jiwa loyalitas kader dan kecintaan terhadap organisasi begitu melekat.

Hingga detik ini, sudah ada empat kader IPNU dan IPPNU yabg menjadi karyawan Daisygift. Pandemi ini rupanya memberi berkah bagi para kader pelajar NU ini. Disamping kuliah atau sekolah, mereka juga bisa bekerja di Daisygift.

“Memang sudah niatan dari awal merintis usaha, agar adik-adik saya di IPNU-IPPNU bisa membantu saya dalam menjalankan bisnis, toh uangnya kan juga bisa untuk digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi sekarang saya didukung oleh suami, yang Alhamdulillah juga menjadi aktivis di IPNU, dulu juga jadi Ketua PAC IPNU Keling. Suami selalu mendorong bisnis yang kita jalankan harus ada nilai manfaat untuk adik-adik kita (IPNU-IPPNU),” ungkapnya.

Seorang kader IPNU yang bekerja pada Daisygift sedang menyelesaikan tugasnya membuat dekorasi.

Usahanya wanita asli Jepara ini, sekarang semakin lancar karena jaringan organisasi dan pertemanan yang luas. Meskipun dulunya hanya bisnis handcraff dan bouquet, saat ini, Daisygift merambah ke jagat dekorasi dan sedang dalam tahap pengembangan mendirikan wedding organizer yang nantinya mitranya adalah dari rekan – rekan organisasi maupun  lainnya.

“Harapannya sih nanti Daisygift bisa mendirikan semacam wedding organizer, jadi kita nanti satu paket, customer juga lebih mudah misal butuh hantaran seserahan dan dekor daisygift yang handel, fotografer  dari mitra dan lain-lainya,” pungkasnya.(niam/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Emergency Couple

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sejak Faris berubah wujud dari lelaki bersarung menjadi lelaki berdasi, Najiya terus berpikir siapa sebenarnya Faris. Sepertinya Mr. Bunglon itu bukan orang sembarangan. Sejak awal bertemu, ia punya firasat sendiri mengenai lelaki pemilik panti tersebut. Ia punya aroma bangsawan. Wajahnya penuh misteri memendam sekam.  Wajah tirus dengan hidung mancung, bibir berbentuk […]

  • Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Ucapan selamat terlontar dari berbagai pihak atas terpilihnya KH. M. Faishol dan KH. Ahmad Mustain sebagai Ketua Tanfidziyah dan Ro’is Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gunungwungkal. Turut memberikan selamat adalah Habib Ali Zainal Abidin (Jepara) dan K. Yusuf Hasyim, ketua PC NU Pati yang hadir dalam acara pelantikan pada Senin (15/7) malam. Acara […]

  • Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing (belakang mic) memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Orientasi Kenal Medan Banser Pati di Wisata Alam Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak PATI – Kapolres Pati AKBP Christian Tobing hadiri pembukaan Orientasi Kenal Medan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Kabupaten Pati. Kegiatan itu berlangsung di Wisata Alam Rimong Indah, […]

  • Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, punya tradisi sendiri di akhir bulan Sya’ban atau Ruwah, yaitu melakukan bancakan dan berebut kue apem. Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Masyarakat sekitar menyebut perayaan ini dengan istilah “Ruwahan Apem” atau “Ngruwahi Sewu Apem”. Untuk menyiapkan acara tersebut, masyarakat setempat membutuhkan […]

  • Harlah NU  dengan Lomba Cerpen

    Harlah NU dengan Lomba Cerpen

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Lutful Ulum Pasucen Pati, dalam merayakan Harlah NU Ke- 91 mengadakan lomba menulis cerpen, mulai dari tinggkatan MI, Mts, dan MA, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat bakat menulis anak mulai sejak dini.             “Kegitan lomba cerpen ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, jika tahun lala di khususkan buat tinggkatan MA saja, […]

  • Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Oleh : Miftah Iam*   Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pati periode 2021-2023 telah resmi dilantik. Semua pengurus disumpah dan mengucapkan janji untuk menjalankan amanah organisasi. Hal ini menandakan dimulainya perjuangan selama satu periode. Mengusung tema “Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya”. Tema ini tidak hanya sebatas omong kosong […]

expand_less