Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ad Maiora Natus Sum

Ad Maiora Natus Sum

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
  • visibility 608
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Di tengah-tengah kota Bandung, yang ramai dengan hiruk pikuk kehidupan modern, terdapat sebuah oasis keheningan dan warisan sejarah yang kaya, yaitu SMA Santo Aloysius. Didirikan pada tanggal 21 Juni 1930, sekolah Katolik ini merupakan saksi bisu perkembangan kota Bandung dari masa ke masa. Berdiri megah dengan arsitektur yang merefleksikan keanggunan masa lalunya, sekolah ini adalah salah satu yang tertua di Bandung. Kemegahan dan sejarah yang melekat pada SMA Santo Aloysius menjadikannya lebih dari sekadar institusi pendidikan; ia adalah simbol dari tradisi, keunggulan, dan nilai-nilai yang abadi.

Tahun lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi tempat istimewa ini. Langkah pertama yang saya ambil di halaman sekolah langsung menyihir saya ke dalam suasana yang tenang dan memikat, jauh dari kebisingan kota. Di tengah halaman, saya disambut oleh sebuah patung besar menjulang tinggi. Patung tersebut adalah Santo Aloysius, pelindung sekolah dan figur yang sangat dihormati dalam komunitas Katolik.

Santo Aloysius, dengan riwayat hidupnya yang menginspirasi, seolah-olah membisikkan cerita kepada setiap orang yang meluangkan waktu untuk merenungkan perjalanannya. Meskipun ia sering dianggap memiliki kesamaan dengan seorang sufi dalam tradisi Islam karena dedikasinya yang luar biasa kepada Tuhan dan komitmennya untuk membantu sesama, Santo Aloysius memiliki ciri khas spiritualitasnya sendiri. Ungkapannya yang terkenal, “Ad maiora natus sum,” yang berarti “Untuk hal-hal besar aku dilahirkan,” menggema di seluruh penjuru sekolah, menginspirasi siswa dan pengunjung sama-sama untuk berpikir besar dan berusaha mencapai lebih.

Mengunjungi sekolah ini tidak hanya merupakan perjalanan fisik, tapi juga perjalanan spiritual, di mana saya diajak untuk merenungkan makna kehidupan yang lebih dalam. Di bawah patung Santo Aloysius, saya menemukan beberapa ungkapan yang menggugah jiwa. Salah satunya adalah, “Hidup bagai kerikil jatuh ke air, tampak berubah ke segala arah. Benih kebaikan tak ‘kan pernah mati, pasti berbuah dan membawa berkah.” Ungkapan ini, sederhana namun mendalam, mengingatkan kita semua bahwa tindakan kecil kita dapat menimbulkan gelombang perubahan yang besar.

Ungkapan “Hidup bagai kerikil jatuh ke air, tampak berubah ke segala arah. Benih kebaikan tak ‘kan pernah mati, pasti berbuah dan membawa berkah,” menggambarkan sebuah filosofi kehidupan yang sarat makna. Bagai kerikil kecil yang dilemparkan ke dalam kolam tenang, setiap tindakan kita, tidak peduli seberapa kecil, dapat menimbulkan riak yang bergerak melampaui batas yang kita bayangkan. Kerikil tersebut, meski kecil dan tampak tidak berarti, memiliki kekuatan untuk mengubah wajah air yang tenang menjadi kanvas dinamis dari gelombang yang menyebar ke segala arah.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, ungkapan ini mengajarkan kita tentang kekuatan dari tindakan kebaikan. Sebuah senyuman, kata-kata penyemangat, atau bahkan tindakan sederhana seperti mendengarkan, bisa menjadi kerikil yang kita lemparkan ke dalam kolam kehidupan seseorang. Kita mungkin tidak langsung menyaksikan dampak dari tindakan tersebut, tetapi gelombang yang dihasilkan dapat membawa perubahan signifikan dalam kehidupan orang lain.

Lebih jauh, ungkapan ini menekankan bahwa benih kebaikan tidak akan pernah mati. Ini adalah pengingat bahwa setiap perbuatan baik, tidak peduli seberapa kecil, memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar. Seperti benih yang ditanam dengan harapan, tindakan kebaikan memerlukan waktu, kesabaran, dan kondisi yang tepat untuk berkembang. Namun, sekali tumbuh, ia akan membawa berkah tidak hanya kepada orang yang melakukan kebaikan tersebut tetapi juga kepada komunitas yang lebih luas.

Pentingnya filosofi ini tidak hanya terbatas pada interaksi personal tetapi juga dapat diterapkan dalam lingkup yang lebih luas seperti dalam komunitas, tempat kerja, dan bahkan dalam konteks global. Dalam dunia yang sering kali dipenuhi dengan pesimisme dan konflik, mengadopsi prinsip bahwa setiap tindakan kecil kita dapat menginspirasi perubahan positif adalah cara yang kuat untuk membawa cahaya ke dalam kegelapan.

Ungkapan ini juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dan prioritas kita dalam kehidupan. Dengan memahami bahwa kita semua memiliki kekuatan untuk mempengaruhi perubahan, kita diingatkan untuk bertindak dengan empati, kebaikan, dan tanggung jawab. Dalam setiap pilihan dan tindakan kita, terdapat kesempatan untuk menjadi pembawa perubahan yang positif.

Dengan demikian, ungkapan ini bukan hanya sebuah pepatah, melainkan sebuah panggilan untuk bertindak. Ini adalah undangan untuk masing-masing dari kita untuk mengambil bagian dalam menciptakan dunia yang lebih baik, satu kerikil kebaikan pada satu waktu. Di tengah kekacauan dan tantangan kehidupan, mari kita ingat bahwa kerikil kecil yang kita lemparkan hari ini dapat menjadi gelombang besar perubahan esok hari.

Kunjungan saya ke SMA Santo Aloysius adalah pengalaman yang tak terlupakan. Saya meninggalkan sekolah tersebut dengan hati yang lebih kaya dan pikiran yang terinspirasi. Di tengah-tengah dunia yang terus berubah dan sering kali menuntut, SMA Santo Aloysius berdiri sebagai mercusuar harapan, mengingatkan kita semua bahwa kita dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar, namun dimulai dari hal-hal kecil layaknya krikil. Saya ingin mengutipnya lagi ungkapan Santo Aloysius ini:

“Hidup bagai kerikil jatuh ke air, tampak berubah ke segala arah. Benih kebaikan tak ‘kan pernah mati, pasti berbuah dan membawa berkah. Ad maiora natus sum (untuk hal-hal besar aku dilahirkan).”

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Tersirat dari Film Disney . Photo by Jeremy Yap on Unsplash.

    Nilai Tersirat dari Film Disney

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun NajikahBeberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney. Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan […]

  • Hari Santri Mempersatukan Negeri

    Hari Santri Mempersatukan Negeri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Pati.Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yg diadakan PCNU Pati berlangsung meriah. Semua elemen bangsa ikut terlibat, mereka merasa memilili hari santri ini. Jaringan Gusdurian, kaum Tionghoa, tokoh lintas agama, Aisiyah Muhammadiyah, dan ormas lain berduyun-duyun mengikuti kirap dan apel akbar di alun-alun Pati, ahad 22 Oktober 2017, mulai pukul 13.00-17.00 WIB. Ini menunjukkan bahwa spirit […]

  • Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    TAYU-Para pemudi NU memadati Gedung Serba Guna Angkasa, Tayu Wetan, Minggu (1/3) kemarin. Dengan berkostum serba hijau, aktifis wanita muda NU yangbtergabung dalam organisasi Fatayat NU tersebut mendatangi lokasi untuk melangsungkan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tayu. Pengurus PAC Fatayat NU Tayu bersama MWC NU beserta Banom dan jajaran Muspika Bertepatan dengan tanggal […]

  • Perkuat Komunikasi DKAC CBP KPP Wedarijaksa gelar Forum Komando

    Perkuat Komunikasi DKAC CBP KPP Wedarijaksa gelar Forum Komando

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

      CBP merupakan singkatan dari Corp Brigade Pembangunan, sementara KPP merupakan singkatan dari Korps Pelajar Putri. Keduanya merupakan lembaga otonom di bawah naungan IPNU IPPNU yang berfungsi sebagai keamanan internal organisasi dan sebagai garda depan Nahdlatul Ulama dalam rangka membentengi dari masuknya paham radikalisme anti-Pancasila di tingkat pelajar serta mengawal ideologi Aswaja An-Nahdliyah dan menjaga keutuhan […]

  • SMK Cordova Luncurkan Business Center

    SMK Cordova Luncurkan Business Center

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

      KH. Zaki Fu’ad Abdillah (depan) meresmikan Bussiness Center Cordova (BCC) PATI – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cordova, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, resmi luncurkan Business Center Cordova (BCC), Sabtu Sabtu (20/11) pagi. Itu merupakan sebuah tempat untuk melakukan kegiatan usaha dengan melibatkan unsur pendidikan. Kepala SMK Cordova Margoyoso, Nur Widarto menjelaskan, BBC ini merupakan […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Buka Pelatihan Administrasi

    PC IPNU IPPNU Pati Buka Pelatihan Administrasi

    • calendar_month Sab, 18 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati membuka pelatihan administrasi untuk sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang belum mengerti tentang proses administrasi organisasi. Pelatihan yang bertajuk “Sinau Administrasi” itu memiliki syarat dan ketentuan yang cukup mudah, yakni sebagai berikut. Syarat dan ketentuan: Sekretaris PAC yang belum paham akan administrasi Sekretaris PAC yang belum siap […]

expand_less