Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Resiko Menikah Dini

Resiko Menikah Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa hari yang lalu kota Pati dihebohkan dengan berita viral bayi hilang. Selang dua hari berikutnya, terungkap fakta bahwa bayi tersebut dibunuh dan dibuang oleh ayahnya sendiri. Mengutip dari banyak media, motif sang ayah adalah karena merasa kesal dengan tangisan bayinya yang baru berusia tiga bulan itu. Ayah dari anak ini juga faktanya masih berusia dua puluh tahun. Miris sekali. Bayi yang tak berdosa harus jadi korban kekesalan ayahnya.

Dari kasus ini setidaknya kita bisa mengambil pelajaran bahwa memang tak mudah menjadi orang tua itu. Suami dan istri harus sama-sama mengisi kekurangan. Selalu berdiskusi dan memendam ego juga turut menjadi hal yang tak boleh ditinggalkan. Ketika telah memutuskan untuk menikah, maka segala bentuk konsekuensi dimasa depan harus menjadi tanggungjawab bersama.

Ketika sepasang suami istri memutuskan untuk yang mengatur ranah domestik adalah suaminya dan yang bekerja adalah si istri, maka hal itu amat sangat wajar sekali. Dan itu boleh dalam hukum apapun termasuk agama. Bukan hanya karena pandangan masyarakat yang mengatakan bahwa kodrat istri ya dirumah, lalu kita aminkan begitu saja. Bukan seperti itu. Menikah artinya melakukan sesuatu dengan disertai sikap saling.

Pada kasus ini si istri yang bekerja diluar dan suaminya yang mengurus anak-anak. Karena bekal dan mental yang belum siap, akhirnya saat anaknya rewel dan menangis, ia kebingungan untuk menenangkannya. Alhasil secara sadar pula ia malah membunuh buah hatinya sendiri.

Sekarang sang ayah menanggung perbuatannya dengan mendekam di penjara selama dua puluh tahun. Begitulah salah satu resiko dari menikah diusia dini yang tak bisa diatasi. Dan itu seringkali masih kita jumpai disekitar kita. Banyak para netizen yang menjustifikasi dan memberikan komentar-komentar pedas terhadap si pelaku.

Semoga kejadian seperti ini tak terjadi lagi disekitar kita. Bukankah kita bisa belajar darimana saja dan kapan saja. Karena apa yang kita dengar, lihat semuanya dapat di jadikan pelajaran. Termasuk dari kejadian-kejadian yang tak baik sekalipun. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 114 Santri se-Nusantara Jalani Persiapan Keberangkatan Beasiswa LPDP

    114 Santri se-Nusantara Jalani Persiapan Keberangkatan Beasiswa LPDP

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ada yang istimewa dari Persiapan Keberangkatan (PK) awardee beasiswa LPDP angkatan 144 kali ini. Para awardee LPDP yang merupakan para santri dari berbagai pelosok negeri menjadi keunikan tersendiri. Mereka adalah para penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia Program Afirmasi Santri LPDP. Wajah-wajah semangat santri penerima beasiswa LPDP. Sumber gambar : IG @lpdp_ri Para santri yang nantinya akan […]

  • MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabar prestasi kembali datang dari Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati ini. Kali ini tidak tangung-tanggung dalam satu even berhasil memboyong 43 medali beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 27 Nopember 2021 dalam ajang Olimpiade Sains dan PAI Nasional (OSPN) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Edupreneur Global Indonesia. “Pertama tentu Alhamdulillah atas karunia Allah ini. […]

  • KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KH Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen, Pati, Jawa Tengah dipanggil Yang Maha Kuasa. Menurut keluarga, beliau wafat di Turki pada hari ahad, 22 Jumadil Ula 1438 H/19 Februari 2017. KH A. Nafi’ Abdillah adalah putra KH. Abdullah Zein Salam bin KH Abdussalam. Kakeknya KH Abdussalam adalah pendiri Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen yang dulu dikenal […]

  • MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.843
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Bencana alam yang melanda Sumatera masih menyisakan duka. Dikutip dari nu.or.id, Warga di sejumlah desa di Aceh belum terjangkau bantuan. Hal ini menggerakkan pengelola lembaga MI Hidayatul Islam (MHI), Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati untuk memberikan uluran tangan. Sumarni, Kepala madrasah menegaskan, bahwa langkahnya untuk menggalang donasi ini merupakan […]

  • LAZISNU Pati Luncurkan Program Berzakat untuk Mengurangi Penghasilan Wajib Pajak

    LAZISNU Pati Luncurkan Program Berzakat untuk Mengurangi Penghasilan Wajib Pajak

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazisnu) Pati, Edi Kiswanto, mengumumkan peluncuran Program Berzakat di LAZISNU Kabupaten Pati yang dapat mengurangi penghasilan wajib pajak. Menurut Edi, program ini dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki kewajiban zakat dan pajak. “Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan fasilitas pengurangan pajak dari sumbangan […]

  • PCNU-PATI Photo by klimkin

    Selalu Ada Cara Bermain Sambil Belajar

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Kesibukan saya akhir-akhir ini selain belajar dan bermain bersama Tsania, juga dengan kedua keponakan  saya yang kembar, Hakam dan Hakim. Kembar identik layaknya Upin dan Ipin. Sudah dipastikan jika tak sering bersama mereka, akan salah menyebutkan nama. Ibu saya saja masih sering salah memanggil. Beberapa hari ini, setiap sore sudah dipastikan […]

expand_less