Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Membentuk Pendidikan Karakter Ala Kiai Sahal Mahfudh

Membentuk Pendidikan Karakter Ala Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
  • visibility 509
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pendidikan selama ini yang kita pahami merupakan sebuah cara untuk mengarahkan pada kognitif dan psikomotorik anak dengan tujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Karena sesuai dengan undang-undang pendidikan nasional dijelaskan, bahwa pendidikan dilakukan secara demokratis, berkeadilan, dan tidak deskriminasi dengan menjunjung tinggi nilai keagaman, nilai budaya, dan keseragaman bangsa.

Selain itu juga, pendidikan bisa diartikan sebagai suatu proses yang dinamis dan kompleks yang sangat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Sehingga dari situ,pendidikan tidak hanya sekadar mekanisme membentuk pengetahuan manusia, melainkan sebagai proses yang terus berkelanjutan.

Oleh karena itu, untuk bisa menuju ke ranah tersebut menurut KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh yang selanjut disebut Kiai Sahal. Maka diperlukan pendampingan,pengarahan, dan pembinaan secara kontinyu dengan maksud dan tujuan untuk mencatak karakter dan manusia yang beradab dan berbudaya.

Lebih lanjut Kiai Sahal dengan merujuk pada konsep yang dikemukakannya di atas menyatakan, bahwa pendidikan bukan sekedar pengajaran ilmu pengetahuan, lebih dari itu Kiai Sahal berpendirian bahwa pendidikaan adalah proses internalisasi ilmu itu sendiri.

Menurutnya pendidikan dan pengajaran dalam hal tertentu memang merupakan dua hal yang sama tetapi sebenarnya keduanya merupakan term yang berbeda. Kiai Sahal mengemukakan bahwa jika pengajaran secara sistemik lebih menekankan pada aspek “kognitif” dengan asumsi bahwa pemahaman keilmuan yang baik akan menuntun peserta didiknya ke arah kehidupan yang lebih baik, maka pendidikan menurut Kiai Sahal adalah proses internalisasi yang menekankan pada aspek afektif dan lebih dari itu pendidikan diharapkan mampu mengembangkan dirinya menjadi perangkat psiko-motorik sehingga peserta didiknya mampu menempatkan pendidikannya sebagai pemandu aktifitas, sesedikit apapun ilmu atau pengetahuan yang diserapnya.

Dengan kata lain pendidikan yang menjadi rumusan Kiai Sahal adalah mengajarkan yang dengan segala aspeknya sekaligus mengupayakan ajaran itu supaya menjadi sikap dan perilaku. Jadi pendidikan yang mengelola esensi manusia secara utuh meliputi fisiknya, rasionya, jiwanya, kehidupan materialnya, juga meliputi kehidupan sepiritualnya sebagai bidang garapan ruhani untuk pembentukan watak dan karakteristik.

Dalam hal ini Kiai Sahal menyitir sebuah hadits:

من ربى صغيرا حتى يقول لا اله الا الله لم يحاسبه الله

Barangsiapa mendidik seorang anak kecil sampai dia mengucapkan kalimat “lailaha illallah” maka Allah tidak akan menghisab (menghitung segala amalnya di hari perhitungan yaitu hari kiyamat) orang itu.

Dengan menganalisa hadits tersebut, Kiai Sahal berpendapat bahwa dalam hadits di atas tidak digunakan kata “allama” yang bererti sekedar mengajar tetapi digunakan kata “rabba” yang berarti mendidik yaitu mengajar sampai materi yang diajarkannya itu benar-benar difahami dan diselami ajaranya untuk dilakukan. Ini berarti sekali lagi Kiai Sahal menegaskan bahwa pendidikan bukan sekedar mengajarkan atau kegiatan mentransfer pengetahuan semata, pendidikan dengan demikian juga bertanggung jawab terhadap perilaku dan watak peserta didik.

Atas dasar pandangannya ini, pendidikan dalam konteks kehidupan ini menurutnya bertujuan untuk mewujudkan kebahagian hidup manusia di dunia dan akhirat (sa’adah daraini).

Dengan demikian, sebagaimana konsep Kihajar Dewantara tujuan dari pendidikan adalah untukmembentuk karakter, budi pikerti, daya, karsa, beradab,dan menumbuhkan manusia merdeka yang berbudaya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    KH. Maimoen Zubair merupakan sosok kiai yang ‘alim, faqih, relegius, dan pemersatu bangsa. Kiai Maimoen Zubair juga merupakan mata air keteladanan. Ulama karismatik ini membaktikan seluruh hidupnya untuk santri dan pesantren. Mbah Maimoen, demikian sapaan akrabnya beliau, begitu telaten dalam mendidik santri-santri yang datang dari berbagai penjuru negeri. Ia tak sekedar mengajar, tetapi juga menjadi […]

  • PCNU-PATI

    Catur Dharma Aswaja Annahdliyah Keunggulan INISNU Punya

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam Studium Generale bertajuk “Mandiri Bersama Melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi” pada Sabtu (16/9/2023), Kasubdit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim mengatakan bahwa apa yang telah ditetapkan dan dilaksanakan oleh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi telah […]

  • Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Magelang – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Magelang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa branding yang dilakukan oleh madrasah dan sekolah Ma’arif bukan sekadar untuk promosi namun lebih pada ideologisasi. “Kalau promosi bisa lewat iklan, advertorial, testimoni, tapi branding itu satu kesatuan gerakan untuk ideologisasi Aswaja melalui media massa, […]

  • Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. BRCC […]

  • 𝐁𝐀𝐙𝐍𝐀𝐒 𝐑𝐈 𝐁𝐢𝐚𝐲𝐚𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐭𝐝𝐚 𝐌𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐞𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐏 𝐌𝐚'𝐚𝐫𝐢𝐟 𝐏𝐖𝐍𝐔 𝐉𝐚𝐭𝐞𝐧𝐠 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐏𝐞𝐬𝐞𝐫𝐭𝐚 𝐊𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐦𝐩𝐮

    𝐁𝐀𝐙𝐍𝐀𝐒 𝐑𝐈 𝐁𝐢𝐚𝐲𝐚𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐭𝐝𝐚 𝐌𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐞𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐏 𝐌𝐚’𝐚𝐫𝐢𝐟 𝐏𝐖𝐍𝐔 𝐉𝐚𝐭𝐞𝐧𝐠 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐏𝐞𝐬𝐞𝐫𝐭𝐚 𝐊𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐦𝐩𝐮

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.012
    • 0Komentar

    Meraih masa depan yang lebih baik melalui program magang ke Jepang seringkali terhalang oleh tingginya biaya persiapan. Banyak pemuda berpotensi yang memiliki semangat juang tinggi harus mengubur mimpinya hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Menjawab tantangan tersebut, LP Ma`arif PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) RI hadir memberikan dukungan penuh terhadap pembiayaan […]

  • PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak organisasi yang mengaku sebagai bagian dari NU. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat 11 organisasi yang tidak termasuk dalam struktur atau perangkat Perkumpulan NU, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3391/PB.01/A.II.10.44/99/01/2025 pada 7 Januari […]

expand_less