Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Sampah

Sampah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Des 2022
  • visibility 448
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Saya pernah mendengar sebuah hadis yang menjelaskan bahwa “kebersihan sebagian dari iman”, tentang hadis terbut saya mendengarkan pada saat ada pengajian dengan yang hadir ribuan orang dari kaum muslimn dan muslimat, pemuda dan pemudi, hingga anak dan kanak-kanak mereka hadir untuk mendengarkan siraman rohani dari pembicara yang sebagian orang mengatakan, apabila pembicara tersebut sudah melalang buana dari ke kecamatan satu dengan lainnya, hingga lintas kota antar provinsi  dan tak diragukan lagi perihal materi yang akan dibawakan, tema yang akan di jelaskan terhadap sidang pendengar yang pada saat itu ada Kang Budiman dan Lek Taufiq sertaYu Hidayah.

Tentang hadis kebersihan sebagian dari iman hanya sebatas hadis saja. selanjutanya sang pembicara tak menjelaskan perihal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tak membuang sampah sembarang dan setiap selesai acara harus dengan senang hari dengan sadar diri tak membuang sampah sembarang atau setidaknya membuang sampah pada tempatnya, bukan setelah selesai keramaian sampah berserakan. Sebab sampai kapan pun sampah akan menjadi polemik yang tak berkesudahan; akan menjadi polemik bagi masyarakat perkotaan, perumahan dan perkantoran.

Terlepas dari pengajian di atas, saya berusaha mendata sampah botol yang berada di kantor tempat bekerja saya saat ini, setiap botol air minum dalam kemasan saya mengambil tutup botolnya. Saya minta tolong terhadap yang bersih-bersih untuk menyendirikannya. Sejak mulai bulan juni sampai dengan saat ini terkumpul kurang lebih 10024 tutup botol yang terkumpul. Itu pun intens kegiatan yang di selenggarakan di kantor saya tak rutin, tak banyak, tak kontinue sudah sebanyak itu.

Lantas bagaimana dengan kantor-kantor yang lain, rumah makan, café dan lain seterusnya. Maka sampah sampai kapan pun akan menjadi polemik bagi masyarakat yang notabene katanya berpendidikan. Sampah adalah tugas kita bersama, bukan tugas pemulung, bukan tugas tengkulak atau petugas kebersihan.

Tentu saya dan Anda akan selalu ingat apabila bulan Desember dan Januari akan ada bencana, salah satunya adalah banjir. Lha salah satu penyebab banjir yaitu dengan adanya membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik, bukahkah kita itu Khalifah Fil Ard?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.146
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sejumlah Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatrea Barat, pada Jumat, (5/12/25). Kegiatan ini berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai yang selanjutnya akan disalurkan kepada para penyintas. Aksi penggalangan bantuan […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

  • Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    Peringati HSN, Banom NU Se Gunungwungkal Gelar Istighosah

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL – Banom NU se-Kecamatan Gunungwungkal berkolaborasi adakan istighotsah dan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jum’at (22/10/2021)  Acara bertempat di kediaman KH. Muadz Thohir, Dukuh Karanganyar, Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal dan berlangsung pada pukul 07.00 – 11.30 WIB.  Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar banom NU […]

  • PCNU-PATI

    Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak Ikut Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Selasa 19/12/2023,- Pesyair  Pulo Lasman Simanjuntak, 62 tahun, mendapat giliran pertama dalam parade baca puisi “Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya” karya Nuyang Jaimee di Rooftop, Pasar Gembrong Baru,  Jln.Jendral Basuki Rachmat, Prumpung, Jakarta Timur, Selasa sore (19/12/2023). Pada kesempatan tersebut Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak-yang sehari-harinya adalah seorang pewarta- dari komunitas sastra Kampung Seni […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh Pak kyai, ketika ujian SIM, praktik gagal berkali kali, lalu sebagai solusi terakhir polisi menyarankan lewat  pelatihan dengan biaya  yang lebih mahal dari biaya resmi pembuatan SIM itu sendiri. Kalau tidak, berkas permohonan SIM akan diblokir maka mengulang dari awal dengan menunggu satu tahun, atau polisi menyuruh membayar sejumlah uang agar langsung dapat  SIM […]

expand_less