Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ebooks » Non Fiksi » Sejarah Tuhan

Sejarah Tuhan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Karen Amstrong terkenal sebagai penulis dunia yang banyak menghasilkan banyak buku laris tentang agama. Buku berjudul ‘Sejarah Tuhan’ menjadi salah satu buku Karen yang menjadi buku terlaris berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada buku ini ia menuliskan tentang sejarah tiga agama besar, Islam, Kristen dan Yahudi (Yudaisme).

Layaknya sebuah ensiklopedia, tiap-tiap agama dipaparkan Karen dengan sudut pandang yang objektif. Pemaparan tanpa keberpihakan. Karen tak menjelek-jelekkan satu agama dibanding agama lainnya. Seperti sebuah buku sejarah, Karen menuliskan tentang ketiga agama tersebut berdasarkan berbagai pengetahuan dan informasi sejarah yang ia baca dan ketahui. ‘Sejarah Tuhan’ agaknya menjadi rangkuman dari informasi itu.

Untuk masing-masing agama dan keyakinan Karen membahasnya berdasarkan ciri-ciri mencolok masing-masing agama. Pada agama Yahudi ia memaparkan bagaimana agama itu datang dengan konsep Tuhan Yang Esa pada masa keyakinan akan banyak Tuhan (dewa). Bagaimana agama Yahudi kemudian secara kuat mampu melawan keyakinan kaum pagan yang mempercayai banyak dewa kala itu. Alhasil pembaca dibuat tahu bukan hanya tentang agama Yahudi, tapi juga agama kaum pagan.

Pada agama Kristen Karen lebih memfokuskan pada konsep trinitas agama Kristen. Ia membahas bagaimana konsep trinitas ini menjadi salah satu faktor penyebab berkembangnya agama Kristen. Namun, bukan hanya memaparkan tentang keunggulan konsep trinitas saja, Karen juga memparkan bagaimana kelemahan trinitas yang selama ini sering diperdebatkan oleh banyak tokoh berbagai agama. Lagi-lagi sebagai penulis yang objektif ia juga memaparkan bagaimana Agama Kristen yang menawarkan konsep keesaan Tuhan malah menawarkan trinitas yang seakan tak mengesakan Tuhan.

Untuk agama Islam, Karen menonjolkan bagaimana konsep Islam yang menawarkan keesaan Tuhan yang diperkuat dengan keindahan bahasa Al Quran yang sarat pesan perdamaian. Karen juga banyak membahasan tentang Nabi Muhammad SAW. Pembahasan Karen pada bagian agama Islam terkesan lebih banyak dan lebih kuat dibanding agama-agama lain. Karen memang terkenal memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah atau budaya arab pada masa pra dan pasca Islam.

Pada penjelasan tentang agama Islam terkesan kuat bahwa Karen menganggumi sosok Nabi Muhammad. Sebenarnya bukan hanya pada buku Sejarah Tuhan saja, Karen telah menghasilkan beberapa buku yang khusus bercerita tentang Nabi Muhammad.

Beberapa tokoh kalangan Islam berpendapat Karen lebih memihak pada agama Islam karena banyaknya pembahasan tentang Islam dan Nabi Muhammad. Dimana terlihat jelas dalam tulisan-tulisannya, Karen mengagumi sosok Nabi Muhammad, sebagai seorang pemimpin dan pendakwah agama. Ditambah pula dengan beberapa buku-buku Karen yang khusus menceritakan, memaparkan tentang Nabi Muhammad SAW. Namun, walaupun beberapa tokoh agama Islam berpendapat Karen memiliki ketertarikan pada agama Islam, Karen sampai saat ini tak memilih agama manapun untuk ia ikrarkan sebagai agamanya. Ia menyebut dirinya sebagai ‘freelance monoteism’.

Karen menunjukkan dirinya tidak berusaha memihak satu teologi manapun, ia hanya berusaha memahami secara empatik dan kronologis. Jikalau ada keberpihakan biasanya Karen memihak karena alasan moral dari dalam dirinya, yaitu keberpihakan pada teologi yang menjunjung kedamaian hidup di dunia. Salah satu pandangan subjektifnya yang bersumber dari harapannya akan kedamaian dan kebermaknaan hidup antar sesama manusia muncul dalam bentuk teologis perdamaian.

Karen juga menganggap Atheis atau keyakinan akan tak adanya Tuhan sebagai pilihan yang tak logis. Ia menganggap agama dan kepercayaan akan Tuhan sebagai kebutuhan yang tak bisa diacuhkan. Baginya manusia harus memiliki keyakinan sebagai pembimbing mereka menjadi umat yang baik. Ia beranggapan karena kebutuhan itulah orang-orang zaman dulu menciptakan karakter dewa-dewa.

Apapun pilihan Karen untuk tidak menganut agama tertentu, buku ‘Sejarah Tuhan’ yang disajikan dengan objektif layaknya ensiklopedia ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mengetahui tentang sejarah tiga agama besar, Islam, kristen dan Yahudi. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Kristen Zelichowski

    Puisi-Puisi Aris Setiyanto

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Alat kau tempatkan aku di dada keramaian jika kau ingin hasil gambar yang rupawan, melahirkan air mataku aku menjelang untuk kemudian meniadakan tapi, rupanya aku hanya… Maguwo, 18 Maret 2023 Perjalanan Bisnis mendandani wajah hari, kita pasti telah tiba di Ambarawa bunga-bunga dijual di beranda warna bagi makamku kelak. Maguwo, 18 Maret 2023 Judul Lagu […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan […]

  • PCNU-PATI

    Asosiasi P2MI Selenggarakan Diskusi Rutinan di UIN Mataram Secara Luring-Daring

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pati-Dalam membangun persepsi dan menambah wawasan keilmuan tentang Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) yang diselenggarakan di Civitas Akademik UIN Mataram Lombok berjalan dengan lancar. Senin, 30/10/23. Kegiatan diskusi P2MI yang mengangkat tema tentang “Curriculum and Employability: Standar Kompetensi PMI” bertujuan untuk menguatkan persepsi dan kesamaan dalam perkuliahan maupun kerjasama […]

  • MWCNU Juwana Adakan Nikah Massal Gratis

    MWCNU Juwana Adakan Nikah Massal Gratis

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.180
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Juwana menggelar nikah massal, di Kantor Urusan Agama (KUA) Juwana, Kabupaten Pati, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri 2025. Ketua MWCNU Juwana, Abdul Manan, mengatakan bahwa nikah massal itu diikuti oleh enam pasang pengantin. Sebetulnya, pihaknya menargetkan 50 pasang pengantin mengikuti program […]

  • Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di STAINU Temanggung, JRA Temanggung menggelar seminar bertajuk “Epistimologi Nalar Sehat Suwuk Aswaja Terhadap Fenomena Ruqyah Syar’iyyah di Indonesia” pada Ahad 21 juli 2019.  Dalam kesempatan itu, ditegaskan para pemateri bahwa suwuk merupakan bagian dari membangun nasionalisme. Suasana Seminar yang digelar oleh JRA Temanggung di STAINU Temanggung Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU […]

  • Kejar Kualitas, LP Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Angkatan 2

    Kejar Kualitas, LP Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Angkatan 2

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU yang juga menjabat Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., menyampaikan pentingnya peran kepala madrasah sebagai pemimpin yang cepat dan tanggap dalam berbagai hal. “Kepala madrasah menjadi lokomotif pergerakan yang cepat. Dalam […]

expand_less