Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Pcnupati or.id – Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Pati menggelar seminar kesehatan.

Kegiatan dengan tema “Masalah Remaja, Seks Bebas dan Penyalahgunaan Obat” itu dilaksanakan pada  Kamis (3/11/2022) di Aula MA Salafiyah mulai jam 09.00 hingga jam 12.00 WIB.

Seminar itu diikuti oleh 100 orang peserta didik yang berasal dari perwakilan setiap kelas dan anggota PMR MA Salafiyah.

Selaku narasumber menghadirkan Sinarto dari Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kabupaten Pati dan Kholifah Rosidah, AMK dari Puskesmas Margoyoso I yang bertanggungjawab pada Program Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular (P2PM).  

Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan mengatakan, seminar kesehatan ini untuk mengantisipasi sekaligus sosialisasi tentang masalah remaja, seperti seks bebas dan penyalahgunaan obat terlarang beserta dampak negatifnya kepada peserta didik. 

Ia menyebut, kegiatan ini dilatar belakangi karena meningkatnya kasus tersebut di kalangan remaja. Selain itu pemahaman atas persoalan tersebut juga dinilai masih minim. 

“Seminar kesehatan ini adalah wujud usaha untuk langkah preventif terhadap bahaya dari dampak masalah remaja, seks bebas dan penyalahgunaan obat,” ujar Masrukhan saat membuka acara tersebut. 

Masrukhan menjelaskan,  masalah remaja khususnya seks bebas dan penyalahgunaan obat telah membuat masyarakat khawatir dan resah. 

Sebagaimana banyak kita ketahui, saat ini masih banyak kasus di beberapa daerah seperti banyaknya remaja yang hamil di luar nikah, penyalahgunaan narkoba, bahkan meningkatnya penderita HIV AIDS dari kalangan remaja. 

Dengan situasi tersebut, masrukhan menekankan, perlunya sinergi dan peran aktif semua pihak. 

“MA Salafiyah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal yang berbasis pesantren perlu untuk ambil bagian dalam melakukan upaya pencegahan agar masalah tersebut tidak terus berkembang,” tandas dia.

Angga / LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Sekolah PC IPNU IPPNU Pati Agendakan Pertemuan dengan OSIS

    Jaringan Sekolah PC IPNU IPPNU Pati Agendakan Pertemuan dengan OSIS

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Departemen Jaringan Sekolah (JS) PC IPNU IPPNU Pati dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan OSIS di beberapa sekolah. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu utama terealisasinya kerjasama departemen Jaringan Sekolah PC IPNU IPPNU Pati dengan OSIS, baik sekolah Madrasah maupun Negeri. Diharapkan konsolidasi ini menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan di kedua belah pihak. Dari JS […]

  • Wisuda 244 Mahasiswa IPMAFA Pati, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

    Wisuda 244 Mahasiswa IPMAFA Pati, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.605
    • 0Komentar

      Pati – Ratusan mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati mengikuti wisuda, Sabtu (1/11/2025). Rektor IPMAFA Pati, KH Abdul Ghofarrozin, M.Ed pun mengingatkan tantangan zaman. Menurutnya, menjadi wisudawan bukan sebagai akhir perjalanan untuk belajar. Melainkan awal langkah baru untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda Program Sarjana XIV IPMAFA […]

  • PCNU-PATI

    Asosiasi P2MI Selenggarakan Diskusi Rutinan di UIN Mataram Secara Luring-Daring

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Pati-Dalam membangun persepsi dan menambah wawasan keilmuan tentang Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) yang diselenggarakan di Civitas Akademik UIN Mataram Lombok berjalan dengan lancar. Senin, 30/10/23. Kegiatan diskusi P2MI yang mengangkat tema tentang “Curriculum and Employability: Standar Kompetensi PMI” bertujuan untuk menguatkan persepsi dan kesamaan dalam perkuliahan maupun kerjasama […]

  • Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan. Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. […]

  • MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – MI hidayatul Islam (MHI) yang berlokasi di Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong kembali mencetak prestasi gemilang. Melalui ajang Loksis (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Kecamatan Gembong, MHI berhasil menjadi juara umum. Sedikitnya 14 medali berhasil disabet oleh para peserta didik MHI. Di antaranya, 7 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. […]

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

expand_less