Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini.

Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara Hisbullah-Sabilillah, keterlibatan KH. Abdul Wahid Hasyim dalam Badan Penyelidikan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan adanya fatwa Resolusi Jihad oleh Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang menetapkan hukum wajib untuk mempertahankan kemerdekaan merupakan wujud dari peranan aktif mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang latar belakangnya dari padepokan sederhana, selalu senantiasa memperhatikan dan mengingatkan para pemimpin dan masyarakat mengenai pentinganya kesadaran kebangsaan sebagi pupuk untuk mewujudkan persatuan. Tidak hanya sebatas kata, Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari juga senantiasa memahat jiwa-jiwa generasi muda dengan tempaan-tempaan kebangsaan agar bangkit dan bersatu melawan praktik-praktik kolonialisme di pangkuan Ibu Pertiwi.

Meskipun berdomisili di daerah pelosok, yaitu di Pesantren Tebuireng Jombang, Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari memiliki perhatian penuh terhadap perkembangan sosio-politik yang sedang berlangsung di negera yang sedang berada di bawah cengkeraman pemerintah kolonial.

Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari mendirikan dan memimpin organisasi sosial kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai wadah perjuangan keagamaan sekaligus kebangsaan secara bersamaan. Moderasi bergama dan bernegara sangat tampak dominan dalam pemikiran Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari. Di satu sisi peduli dengan keadaan bangsa, sehingga menyerukan persatuan dan menyalakan semangat juang melawan penjajah, di satu sisi yang lain mengingatkan dan menekankan bahwa persoalan-persoalan parsial dalam ajaran-ajaran keagamaan jangan sampai memecah belah umat Islam.

Semasa revolusi mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari memiliki peran penting dalam memobilisasi rakyat Indonesia untuk membendung invasi asing yang hendak menjajah kembali bumi Nusantara. Fatwa tentang Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari menjadi spirit perjuangan bangsa Indonesia untuk senantiasa mempertahankan kemerdekaannya.

Dengan menyatakan: “wajib bagi umat Islam untuk berjuang mengangkat senjata mempertahankan kemerdekaan Indonesia.”Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari tidak hanya sedang memberi dorongan bagi perjuangan bangsa, tetapi sekaligus memberikan landasan moral-spiritual bahwa mencintati tanah air dengan segenap kemajemukan di dalamnya serta mempertahankan harkat dan martabatnya memiliki pijakan paradigmatik religiusitasnya.

Berpijak pada fatwa inilah, kemudian para ulama se-Jawa dan Madura mengukuhkan Resolusi Jihad dalam rapat yang digelar pada tanggal 21-22 Oktober 1945 di kantor Pengurus Besar NU di Bubutan, Surabaya. Selain dihadiri oleh para utusan konsul NU se-Jawa-Madura, pertemuan penting ini juga dihadiri oleh panglima Laskas Hizbullah, KH. Zainul Arifin. Rapat ini dipimpin oleh KH. A. Wahab Chasbullah.

Dalam suasana kota yang mulai memanas terbakar api revolusi, keputusan rapat ini ditutup dengan pidato Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari:

“Apakah ada dan kita orang yang suka ketinggalan, tidak turut berjuang pada waktu-waktu ini, dan kemudian ia mengalami keadaan sebagaimana yang disebut Allah ketika memberi sifat kepada kaum munafik yang tidak suka ikut berjuang kepada Rasulullah. Demikianlah, maka sesungguhnya pendirian umat adalah bulat untuk mempertahankan kemerdekaan dan membela kedaulatannya dengan segala kekuatan dan kesanggupan yang ada pada mereka, tidak akan surut seujung rambut pun.

Dan barang siapa memihak kepada kaum penjajah dan condong kepada mereka. Maka berarti  mereka memecah kebulatan umat dan mengacau barisannya. Maka barangsiapa yang memecah pendirian umat yang sudah bulat, pancunglah leher mereka dengan pedang siapa pun orangnya.”

Dalam waktu singkat, fatwa Resolusi Jihad Fi Sabilillah ini disebarkan melalui masjid, musalla, dan gethuk tular alias dari mulut ke mulut.  Atas dasar pertimbangan politik, Resolusi Jihad ini tidak disiarkan melalui radio dan surat kabar. Melainkan, Resolusi Jihad yang disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia disiarkan melalui surat kabar. Sehingga dalam tempo singkat seruan Resolusi Jihad langsung tersebar dari semua unsur elemen masyarakat untuk memukul mundur kolonial penjajah dari pangkuan Ibu Pertiwi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan Safety Driving atau teknik berkendara yang berstandar pada aspek keselamatan, kepada para sopir ambulans dan Mobil Layanan Umat (MLU). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Pada […]

  • Ansor Tlogowungu Salurkan Tiga Tangki Air Bersih untuk Warga Cengkalsewu yang Terdampak Kekeringan

    Ansor Tlogowungu Salurkan Tiga Tangki Air Bersih untuk Warga Cengkalsewu yang Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.705
    • 0Komentar

    PATI — Kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Pati, kian meluas dan memicu krisis air bersih bagi puluhan ribu warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat setidaknya 29 desa yang tersebar di 9 kecamatan kini mengalami krisis pasokan air bersih. Adapun kesembilan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pati Kota, Pucakwangi, Winong, Tambakromo, Sukolilo, Jaken, […]

  • 300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    PC Lazisnu memberikan paket sembako kepada anak-anak yatim. Tentu targetnya bukan hanya untuk anak yatim, namun lebih kepada wali yang merawat anak yatim tersebut. TRANGKIL-PC Lazisnu Kabupaten Pati kembali memberikan paket sembako. Kali ini Lazisnu beraksi di Kecamatan Trangkil. Dengan ditemani Pengurus Lazisnu tingkat MWC, Minggu (19/4) kemarin PC Lazisnu menghabiskan 300 paket sembako untuk […]

  • PCNU-PATI

    Hadis Shokhih

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Hadis Shahih ialah hadis yang bersambung sanadnya, yang diriwayatkan oleh rawi yang adil dan dhabith dari rawi yang lain yang juga adil dan dhabith juga sampai akhir sanad, hadis tidak janggal dan mengandung cacat (illat).

  • PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Warta LP Ma’arif. Minggu 31 Mei 2015, Kontingen Porsema Pati telah membawa 8 mendali emas terdiri dari MTQ Putra (MI), Bulu Tangkis Tunggal Putra(Mts),Tenis Meja Putri(Mts),Pencak Silat Wiraloka Putra(Mts), Pencak Silat Wiraloka Putri(Mts), Olimpiade Matimatika(MA), Olimpiade Kimia(MA), Olimpiade Ke-Nu-an (MA) Dan membawa 4 mendali perak meliputi; Debat Bahasa Inggris (MA),Olimpiade Matimatika (MI), Olimpiade IPA (MI)dan […]

  • RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung […]

expand_less