Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

“Monggo, sholawat sing banter. Ojo nonton sholawat, tapi sareng-sareng nderek maos sholawat sing banter. Insya Allah sing paling banter, utange ndang lunas (Mari berselawat yang keras. Jangan menonton selawat, tapi bersama-samalah membaca selawat yang keras. Insya Allah yang paling keras bacaannya, hutangnya segera lunas).”

Demikian disampaikan Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf sesaat sebelum membuka gema IPMAFA Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dies Natalis Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati ke-14 malam tadi, Selasa, 27 September 2022.

“Shallallhu ‘ala muhammad…,” perlahan dengan nada lagu yang indah, Sang Habib membimbing ribuan jamaah yang memadati Halaman IPMAFA memulai lantunan shalawat.

Ketika lantunan Sholawat Jibril itu mulai digemakan sang habib, sontak para Jamaah mengikutinya dengan penuh khidmad. Iringan Rebana Az-Zahir dari Pekalongan semakin menambah sejuk di hati para pecinta Rasul ini.

Jamaah seolah tampak terhanyut dalam lantunan sholawat menyambut kedatangan Sang Khairul Anam, Rasulullah Muhammad SAW. Lama sudah mereka tak meluapkan rasa rindu ini dalam ruang terbuka secara bersama.

Di sela-sela sholawat Habib Bidin memberikan nasihat mengenai bagaimana pentingnya mahabbah kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Habib Bidin mengatakan, sebesar apapun kita mencintai Nabi Muhammad, tidak akan pernah bisa menyamai cintanya Nabi Muhammad kepada kita.

“Nabi Muhammad jauh lebih dahulu sudah jatuh cinta kepada kita sebelum kita lahir ke dunia. Nabi Muhammad sudah memikirkan kita, bukan hanya di dunia, tapi nasib kita di akhirat sudah dipikirkan lebih dulu oleh rasulullah saw,” terangnya.

Habib Bidin juga berharap kepada para kiai, santri maupun mahasiswa untuk terus bisa berdakwah dan berkhidmah kepada Agama Islam min ahlissunnah waljamaah.

“Berjalan bersama-sama untuk mengajak umat bagaimana cara yang benar mencintai Nabi Muhammad, keluarga nabi, para sahabat nabi, dan mencintai warisan dari Rasulullah SAW,” harapnya.

Habib juga berharap Masyarakat Kabupaten Pati semakin meningkatkan rasa cintanya kepada Nabi Muhammad SAW, terus menjalankan sunnah-sunnahnya, meneladani akhlak dan budi pekertinya, sehingga tergolong yukhsyarul mar-u ma’a man ahabba (manusia yang di akhirat akan dikumpulkan dengan yang dicintainya tatkala hidup di dunia).

Bukti cinta umat Islam kepada Rasulullah, kata Habib mencontohkan, diantaranya adalah sering menyebut namanya (rasulullah).

“Kalau Anda mencintai rasulullah, coba hitung berapa kali sehari bersholawat kepada nabi, menyebut namanya? (Itu) bukti terkecil kita mencintai Nabi Muhammad SAW,” terangnya.

Bukti kedua, imbuhnya, yakni dengan mengikuti sunnah-sunnahnya Nabi Muhammad SAW. “Maka apa yang dicintai oleh Nabi, kita cintai. Apa yang tidak disukai oleh nabi, kita juga tidak menyukai. Itu adalah bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya. (zak)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Kecerdasan Sayyidina Hasan Ar-Ridho

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan bahwa Abu Hayyan merupakan seorang guru dalam Ilmu Nahwu.Pada suatu malam, Abu Hayyan bermimpi melihat Sayyidah Fatimah Az-Zahra memenggam tangan kedua putranya yang masih kecil, yaitu Sayyidina Hasan Ar-Ridho dan Sayyidina Husein Al-Murtadho. Kemudian Sayyidah Fatimah Az-Zahra berkata kepadanya : “ Wahai Abu Hayyan, Tolong ajarilah kedua putraku ini tentang […]

  • a living room with a chair and a painting on the wall

    Makna Transformatif Kelahiran NU

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.979
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA Pati, Direktur Lembaga Studi Kitab Kuning Pati Sabtu, 31 Januari 2026 adalah momentum peringatan 1 abad NU versi Masehi karena NU dilahirkan pada 31 Januari 1926. Dalam momentum 1 abad ini, sudah seharusnya seluruh elemen NU mengingat dan merevitalisasi dimensi spiritualitas transformatif berdirinya NU. Napak tilas sejarah berdirinya NU […]

  • PCNU - PATI Photo by RyanMcGuire

    Ke (IRI) an

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sepulang dari bekerja. Perjalanan pulang dengan santai. Sebab kemarin saat saya berusaha pulang lebih cepat, pada akhirnya saya terjatuh dengan kaki lecet dan tangan masih terasa linu linu hingga saat ini; bahkan saat saya menulis parodi ini, kaki, tangan dan badan masih terasa pegel linu bahkan sedikit meriang. Setelah melakukan aktifitas rutinan, saya mendapatkan pesan […]

  • PCNU-PATI

    Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Buku ini disusun oleh Tim Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU,Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) danPusat Studi dan Pelayanan Disabilitas (PSLD) Universitas BrawijayaMalang, serta didukung oleh YAKKUM dan The Asia Foundation.Kami merasakan penting untuk menyusun buku ini, karena melihatkondisi dimana para penyandang disabilitas kurang diperhatikan hakhaknya dan mereka masih banyak tantangan dan hambatan, terutamadalam menjalankan […]

  • Pendidikan 'Celana Dalam' dan 'Sikat Gigi'. Photo by Superkitina on Unsplash.

    Pendidikan ‘Celana Dalam’ dan ‘Sikat Gigi’

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dalam sebuah kesempatan, Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) bercerita tentang Gus Dur dan Gus Mus yang ‘mengospek’ juniornya di Al Azhar, Cairo. Dia tak lain adalah KH. Syukri Zarkasyi, Empunya Gontor. Perdana KH. Syukri menginjakkan kaki di Negeri Piramid, dia sowan ke apartemen Gus Dur dan Gus Mus. Dengan hangat, […]

  • PCNU-PATI

    Aktualisasi dalam Nilai Aswaja

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Aswaja atau yang kita kenal dengan Ahlussunnah wal Jamaah merupakan paham keagamaan yang memiliki pengetahuan serta pengalaman dalam sejarah Islam. Ia sering disematkan sebagai alian (mazhab) dalam Islam yang berkaitan dengan konsep akidah, syariat, dan tasawuf dengan corak moderat. Salah satu ciri khas secara intrinsik paham ini adalah sebagai identitas dalam […]

expand_less