Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

PATI – Tak seperti kebanyakan Pimpinan Cabang (PC) di kota lain, PC Fatayat NU Pati mengalami banyak drama dalam melakukab perjalanan menuju Kongres Fatayat NU di Gedung Serbaguna, Jakabaring, Palembang.

Dua punggawa PC Fatayat NU Pati, Nining Sugiarti dan Lilik, berangkat dari Pati ke Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang pada Kamis (14/7) lalu. Rencananya, rombongan Fatayat NU akan take off dari Semarang menuju Jakarta pada pukul 08.15 WIB lalu terbang menuju Palembang pukul 11.30 WIB. dengan menyewa Pesawat Citilink.

Namun bencana banjir yang menimpa sebagian wilayah di Kabupaten Pati, membuat rencana keverangkatan Nining terhambat.

“Saya berangkat bawa mobil agak tinggi, tapi karena banjirnya besar, bahkan mobil kami sempat terbawa arus banjir,” kata dia dengan penuh haru.

Naik Truk Ikan

Setelah berupaya maksimal, mobil yang ditumpangi Nining hanya bisa sampai di depan RS. Fastabiq. Dengan segala macam pertimbangan, wanita tangguh itupun memberanikan diri untuk menumpang sebuah truk yang akan melewati Kota Pati.

“Di pikiran saya cuma bagaimana caranya menuju alun-alun (Pati) secepat mungkin ditengah banjir dan perasaan serba mbuh, karena Mbak Lilik sudah menunggu saya di sana” tuturnya.

Singkat cerita, ada satu truk pemuat ikan yang nekad menerobos derasnya arus banjir lantaran takut muatannya busuk jika telat sampai tujuan. Akhirnya, Nining pun turut dalam truk tersebut.

“Sampai Pati, dramanya belum selesai, mas. Kami pesen taksi online, tapi datangnya lama banget. Padahal itu sudah jam 6 lebih,” imbuh dia.

Ternyata, lanjutnya, sopir taksi online tersebut ragu untuk menjemput Lilik dan Nining. Sebab, untuk berangkat dari Pati ke Semarang membutuhkan ongkos yang sangat banyak, dan hampir tidak ada yang menggunakan jasa taksi online sejauh itu. Namun, mereka pun akhirnya berangkat meski terlambat.

Sampai di Ahmad Yani, Pesawat Rombongan Fatayat NU Jawa Tengah sudah menutup pintu.

“Itu artinya, drama kami berlanjut,” timpal Lilik kepada pcnupati.or.id.

Berkat bantuan asisten Ketua PW Fatayat NU Jateng, Tazkiatul Mutmainnah atau Iin, duo Pati itu pun akhirnya mendapatkan tiket pesawat. Namun keduanya haru rela menunggu selama 3 jam. Sementara, teman-teman Fatayat sudah menunggu di Jakarta.

“Pesawat yang di carter Fatayat NU, harus pending terbang dua kali hanya karena menunggu kami berdua, Fatayat NU Pati,” ungkap Nining sedih.

Koper Tertinggal

Namun, di tengah rasa bersalah, Nining dan Lilik mendapat semacam hikmah dari keterlambatan mereka.

“Ada 4 koper milik teman-teman Fatayat yang tertinggal di Bandara Ahmad Yani, Semarang,” terang Nining.

Wal hasil, 4 koper itu pun mereka bawa ditambah dua koper milik keduanya. Dengan musibah koper tertinggal itu, baik Nining maupun Lilik sedikit lega, dan rasa bersalah mereka juga sedikit terobati.

“Hikmah keterlamatan kami,” tutur Nining sambil tersenyum.

Namun akhirnya, keduanya bisa mencapai Palembang dengan selamat. Keduanya pun bisa mengikuti prosesi Kongres PP Fatayat NU.(karim/ltm)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin Kajen Pati mengadakan bedah buku Buku Infografis Masjid Kajen karya M. Zuli Rizal acara bertempat di gedung perputakaan Mutamakkin Kajen Pati, 10/10 kemarin. Dalam kesempatan ini penulis bercerita tentang mengenai latar belakang dan tujuan penciptaan karya Buku Infografis Masjid Kajen bersama para santri dan pelajar Kajen. โ€œ Melalui buku ini, kami mewedar […]

  • PCNU-PATI

    Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Perubahan bungkus atau gerakan yang dilakukan kelompok radikal perlu diwaspadai setiap saat. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Maโ€™arif dalam kegiatan rapat pengurus, silaturahim dan kunjungan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, MA., di Delman Resto Semarang, Selasa (11/4/2023). โ€œBeberapa […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murรขd al-ilรขhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    Nyala Comunity Adakan Diskusi Santai, Pematerinya Dua Kader NU Pati

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Chicken Soup Discussion dengan tema ‘Merdeka Sejak Muda’ via Live Instagram yang dipandu oleh Founder Nyala Comunity, Dewi Furusin Marfu’ah (atas), menghadirkan dua pemateri, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan Faqih Hilal Mukarrom PATI – Dua pengurus LTN-NU Pati menjadi pemateri dalam Chicken Soup Discussion bertajuk ‘Merdeka Sejak Muda’, Selasa (24/8) kemarin. Mereka adalah Maulana Luthfi […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Taman

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi โ€˜menara gadingโ€™. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer. Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau […]

expand_less