Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
  • visibility 543
  • comment 0 komentar

PATI – Tak seperti kebanyakan Pimpinan Cabang (PC) di kota lain, PC Fatayat NU Pati mengalami banyak drama dalam melakukab perjalanan menuju Kongres Fatayat NU di Gedung Serbaguna, Jakabaring, Palembang.

Dua punggawa PC Fatayat NU Pati, Nining Sugiarti dan Lilik, berangkat dari Pati ke Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang pada Kamis (14/7) lalu. Rencananya, rombongan Fatayat NU akan take off dari Semarang menuju Jakarta pada pukul 08.15 WIB lalu terbang menuju Palembang pukul 11.30 WIB. dengan menyewa Pesawat Citilink.

Namun bencana banjir yang menimpa sebagian wilayah di Kabupaten Pati, membuat rencana keverangkatan Nining terhambat.

“Saya berangkat bawa mobil agak tinggi, tapi karena banjirnya besar, bahkan mobil kami sempat terbawa arus banjir,” kata dia dengan penuh haru.

Naik Truk Ikan

Setelah berupaya maksimal, mobil yang ditumpangi Nining hanya bisa sampai di depan RS. Fastabiq. Dengan segala macam pertimbangan, wanita tangguh itupun memberanikan diri untuk menumpang sebuah truk yang akan melewati Kota Pati.

“Di pikiran saya cuma bagaimana caranya menuju alun-alun (Pati) secepat mungkin ditengah banjir dan perasaan serba mbuh, karena Mbak Lilik sudah menunggu saya di sana” tuturnya.

Singkat cerita, ada satu truk pemuat ikan yang nekad menerobos derasnya arus banjir lantaran takut muatannya busuk jika telat sampai tujuan. Akhirnya, Nining pun turut dalam truk tersebut.

“Sampai Pati, dramanya belum selesai, mas. Kami pesen taksi online, tapi datangnya lama banget. Padahal itu sudah jam 6 lebih,” imbuh dia.

Ternyata, lanjutnya, sopir taksi online tersebut ragu untuk menjemput Lilik dan Nining. Sebab, untuk berangkat dari Pati ke Semarang membutuhkan ongkos yang sangat banyak, dan hampir tidak ada yang menggunakan jasa taksi online sejauh itu. Namun, mereka pun akhirnya berangkat meski terlambat.

Sampai di Ahmad Yani, Pesawat Rombongan Fatayat NU Jawa Tengah sudah menutup pintu.

“Itu artinya, drama kami berlanjut,” timpal Lilik kepada pcnupati.or.id.

Berkat bantuan asisten Ketua PW Fatayat NU Jateng, Tazkiatul Mutmainnah atau Iin, duo Pati itu pun akhirnya mendapatkan tiket pesawat. Namun keduanya haru rela menunggu selama 3 jam. Sementara, teman-teman Fatayat sudah menunggu di Jakarta.

“Pesawat yang di carter Fatayat NU, harus pending terbang dua kali hanya karena menunggu kami berdua, Fatayat NU Pati,” ungkap Nining sedih.

Koper Tertinggal

Namun, di tengah rasa bersalah, Nining dan Lilik mendapat semacam hikmah dari keterlambatan mereka.

“Ada 4 koper milik teman-teman Fatayat yang tertinggal di Bandara Ahmad Yani, Semarang,” terang Nining.

Wal hasil, 4 koper itu pun mereka bawa ditambah dua koper milik keduanya. Dengan musibah koper tertinggal itu, baik Nining maupun Lilik sedikit lega, dan rasa bersalah mereka juga sedikit terobati.

“Hikmah keterlamatan kami,” tutur Nining sambil tersenyum.

Namun akhirnya, keduanya bisa mencapai Palembang dengan selamat. Keduanya pun bisa mengikuti prosesi Kongres PP Fatayat NU.(karim/ltm)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar NU untuk Bangsa

    Pelajar NU untuk Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU mengadakan Pendidikan dan Latihan sebagai salah satu faktor penting dalam kehidupan dan jalannya roda regenerasi dalam sebuah Organisasi. Yang mana dalam DIKLAT tersebut terjadinya proses regenerasi dan transfer ilmu pengetahuan serta doktrin awal tentang organisasi. Tidak terkecuali Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang merupakan […]

  • PCNU-PATI

    Antara Istiqlal dan Katedral

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Salihin* Narasi toleransi yang berkaitan dengan Istiqlal dan Katedral telah banyak dipaparkan para penulis. Awalnya pun saya sangat kagum, dan kekaguman itu membawa saya pada fakta sejarah, dimana Nabi Muhammad SAW. pernah melakukan hal yang lebih fantastik dari pada “pelaminan” Katedral-Istiqlal. Kekaguman itu pun berangsur ‘surut’. Saat itu, rombongan Nasrani Najran mengunjungi […]

  • Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam […]

  • MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.409
    • 0Komentar

    PATI — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-35, MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026, pada Rabu (29/7/2026). Seminar tersebut mengusung tema “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak.” ​Kegiatan ini diikuti sebanyak 145 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari 48 sekolah […]

  • PCNU-PATI

    PBNU berikan Penghargaan kepada 56 Ponpes, Satu di Antaranya Pesantren Maslakul Huda Kajen

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berikan penghargaan kepada 56 pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia, selasa (31/1/2023). Kegiatan yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta ini merupakan acara Anugerah Satu Abad NU.  Adapun puluhan ponpes yang mendapatkan penghargaan tersebut merupakan yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Dari daftar penerima penghargaan tersebut, terdapat […]

  • Berkebun di Lahan Sempit

    Berkebun di Lahan Sempit

    • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Oleh : Sirril Wafa* Jeruk nipis merupakan jenis tumbuhan yang masuk ke dalam suku jeruk-jerukan. Nama lain buah ini di Asia dan Amerika Tengah dikenal sebagai jeruk pecel.  Menanam pohon jeruk nipis sangat perlu untuk dicoba. Sebab, selain mudah dibudidayakan, buah mungil ini juga punya segudang manfaat.  Di luar sana, tanaman yang memiliki nama beken […]

expand_less