Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Ber (Kurban)

Ber (Kurban)

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
  • visibility 329
  • comment 0 komentar

Minggu kemarin adalah hari raya idul adha. Hari raya makan daging. Hari raya nyate bersama, hari raya berharap dapat daging dari yang berkurban, baik dari masjid, mushola atau kolega yang kita kenal. Berharap dan penuh harap, dapat lebih banyak dari pada yang lain. Serentak pada hari itu story Whatshapp, status media sosial baik Facebook dan Instragram. Semua sama. Gambar sate dan seperangkatnya. Pun sama dengan saya ikut meramaikan dan masih berharap mendapatkan daging kerbau, sebab lebih empuk dan lainnya. Ternyata semua harapan tinggal harap; saya mendapatkan daging kambing.

“Lha wong di kasih kok masih saja ada tawar menawar, bukankah narima ing pandum iku lebih utamo dari pada yang lainnya” celetuk teman saya

Seringkali kita ketika menginginkan sesuatu itu harus segera tercapai, terkabulkan padahal sesuatu itu belum tentu baik untuk kita, cocok untuk diri kita. Meskipun begitu kita masih saja ngotot untuk menginginkannya. Menahan untuk kepentingan diri sendiri ternyata sangat sulit sekali. Apa pun itu, semuanya memerlukan latihan dan latihan.

Toh, sebenarnya ketika kita terlalu berambisi menginginkan sesuatu sering kali malahan tak dapat kita capai. Banyak orang mengatakan ambisius itu tak baik, tak elok bagi diri sendiri, keluarga, tetangga dan Indonesia raya, satu nusa satu bangsa.

Pelajaran yang dapat diambil dari yang saya alami yaitu, saat ketika saya menginginkan daging kerbau akan tetapi yang di dapat daging kambing, harus menerima apa yang di berikan pada saya, dalam artian ini adalah awal saya belajar berkurban untuk tak mendapatkan sesuatu yang sangat saya inginkan. Bukankah berkurban adalah berpasrah diri dalam segala hal.

Saya hanya mengingatkan diri saya sendiri. Apabila kita sudah mampu berkurban maka tak hanya sebatas dhohirnya saja, akan tetapi batinnya juga. Lahiriyah dan batiniyah. Harus saling berimbang dan menopang. Pada moment berkurban saat ini yang paling penting yaitu bagimana kita bisa menahan diri dari apa saja, dari godaan segala hal. Sebab pelajaran yang paling berat dan akan terus berjalan sampai kapan pun adalah bagaimana kita isa menahan diri dari apa saja, terutama pada hal hal yang kurang baik.  ( Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud. Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) […]

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing (belakang mic) memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Orientasi Kenal Medan Banser Pati di Wisata Alam Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak PATI – Kapolres Pati AKBP Christian Tobing hadiri pembukaan Orientasi Kenal Medan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Kabupaten Pati. Kegiatan itu berlangsung di Wisata Alam Rimong Indah, […]

  • Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

    Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Semarang – Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2018-2023 menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Hotel Muria Semarang, Sabtu (26/10/2024). Musda II Sakomanu LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut mengusung tema “Merawat Wawasan, Membangun Martabat”. Dalam laporannya, Ketua Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) […]

  • Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan […]

  • Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.035
    • 0Komentar

      Pati – Jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 diprediksi tembus 1.387 porsi. Saat ini, mereka tengah membuat paspor dan melakukan pelunasan biaya haji. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pati Umi Istianah mengaku tidak ada kuota jemaah haji tingkat kabupaten/kota. Kuota jemaah haji terfokus di tingkat provinsi. Kuota jemaah haji reguler […]

expand_less