Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Ber (Kurban)

Ber (Kurban)

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
  • visibility 380
  • comment 0 komentar

Minggu kemarin adalah hari raya idul adha. Hari raya makan daging. Hari raya nyate bersama, hari raya berharap dapat daging dari yang berkurban, baik dari masjid, mushola atau kolega yang kita kenal. Berharap dan penuh harap, dapat lebih banyak dari pada yang lain. Serentak pada hari itu story Whatshapp, status media sosial baik Facebook dan Instragram. Semua sama. Gambar sate dan seperangkatnya. Pun sama dengan saya ikut meramaikan dan masih berharap mendapatkan daging kerbau, sebab lebih empuk dan lainnya. Ternyata semua harapan tinggal harap; saya mendapatkan daging kambing.

“Lha wong di kasih kok masih saja ada tawar menawar, bukankah narima ing pandum iku lebih utamo dari pada yang lainnya” celetuk teman saya

Seringkali kita ketika menginginkan sesuatu itu harus segera tercapai, terkabulkan padahal sesuatu itu belum tentu baik untuk kita, cocok untuk diri kita. Meskipun begitu kita masih saja ngotot untuk menginginkannya. Menahan untuk kepentingan diri sendiri ternyata sangat sulit sekali. Apa pun itu, semuanya memerlukan latihan dan latihan.

Toh, sebenarnya ketika kita terlalu berambisi menginginkan sesuatu sering kali malahan tak dapat kita capai. Banyak orang mengatakan ambisius itu tak baik, tak elok bagi diri sendiri, keluarga, tetangga dan Indonesia raya, satu nusa satu bangsa.

Pelajaran yang dapat diambil dari yang saya alami yaitu, saat ketika saya menginginkan daging kerbau akan tetapi yang di dapat daging kambing, harus menerima apa yang di berikan pada saya, dalam artian ini adalah awal saya belajar berkurban untuk tak mendapatkan sesuatu yang sangat saya inginkan. Bukankah berkurban adalah berpasrah diri dalam segala hal.

Saya hanya mengingatkan diri saya sendiri. Apabila kita sudah mampu berkurban maka tak hanya sebatas dhohirnya saja, akan tetapi batinnya juga. Lahiriyah dan batiniyah. Harus saling berimbang dan menopang. Pada moment berkurban saat ini yang paling penting yaitu bagimana kita bisa menahan diri dari apa saja, dari godaan segala hal. Sebab pelajaran yang paling berat dan akan terus berjalan sampai kapan pun adalah bagaimana kita isa menahan diri dari apa saja, terutama pada hal hal yang kurang baik.  ( Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    JAKENAN – Bahtsul Masail al Diniyah yang digelar MWC NU Kecamatan Jakenan akan membahas status anak hasil dari perkawinan berbeda agama. Bagaimana status anak hasil perkawinan seorang lelaki beragama Kristen yang menikah dengan perempuan Islam? Dimana dalam prosesi perkawinan keduanya memakai tata cara Islam tetapi dalam kenyataannya yang kristen tetap kristen dan yang islam tetap […]

  • NU Pati Dirikan Posko Peduli  Banjir di 5 Kecamatan

    NU Pati Dirikan Posko Peduli Banjir di 5 Kecamatan

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      PATI, Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati belakangan ini,sejumlah areal persawahan dan permukiman warga di 18 desa dari enam kecamatan tergenang banjir. Melihat hal ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati langsung merespon cepat dengan mendirikan posko Peduli yang  tersebar di lima kecamatan terdampak.     “Posko NU Peduli berada di sekitar […]

  • IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    “Monggo, sholawat sing banter. Ojo nonton sholawat, tapi sareng-sareng nderek maos sholawat sing banter. Insya Allah sing paling banter, utange ndang lunas (Mari berselawat yang keras. Jangan menonton selawat, tapi bersama-samalah membaca selawat yang keras. Insya Allah yang paling keras bacaannya, hutangnya segera lunas).” Demikian disampaikan Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf sesaat sebelum […]

  • Photo by Mufid Majnun

    NU dalam Menjaga Politik Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Seringkali orang berseloroh bahwa politik itu kotor, hanya untuk memperjuangkan perolehan suara. Selain itu juga, politik sering melanggar asa kepatutan dan kebenaran. Sehingga stigma semacam ini menjadikan sebagian warga masyarakat merasa alergi dengan segala sesuatu yang berbau politik. Dalam perspektif Islam, panggung politik telah lama ada dan bahkan Rasul sendiri adalah […]

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan […]

expand_less