Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Perjalanan Ke Utara

Perjalanan Ke Utara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

Senja adalah waktu paling di tunggu. Selain pulang ke rumah, tentu ada waktu untuk rehat dan menikmati secangkir kopi. Sebelum kembali menjalani rutinitas harian dengan keluarga. Kedai Kopi adalah tempat tenang sekaligus asyik untuk sekadar melepas penat. Di Kedai kadang sendirian, sering pula dengan perempuan yang saya sayangi; Laberre Coffe menjadi langganan saat ini.

Di sela-sela menikmati cappucino hot, sebagai kopi favorit, saya mendengar sepasang kekasih yang sedang adu kepintaran, masalah hidup dan kehidupan, dan bagaimana membina keluarga harmonis dan romantis. Saya dengan sengaja mendengar apa yang mereka obrolkan, apa yang mereka bicarakan, apa yang mereka debatkan.  Bukan nguping pembicaraan orang; akan tetapi suaranya keras meski tanpa TOA. Bisa jadi sepasang kekasih tersebut berasal dari Pesisir Pantai Utara, yang setiap tahunnya pasti ada berita kapal terbakar, dan ramai ketika mengutarakan pemikiran terkait kebijakan pemerintah terhadap para nelayan, dan lain sebagainya.

Melihat kejadian seperti itu, saya bertanya pada diri sendiri.  Jika mereka belum menikah kok membahas tempat singgah. Apabila sudah menikah kenapa kelakuannya seperti bocil kekinian, lebih mementingkan ego pribadi daripada kebersamaan. Sepertinya mereka berdua lupa jika menikah membutuhkan kematangan dari segi mental, dan pendewasaan dalam segala hal. Bahasa sederhananya siap lahir dan batin.

“Kenapa kau sering pergi ke utara? Apa kau tak betah tinggal di rumah. Apa kau lupa jika kita sudah menikah? Seharusnya sering bersama, bukan kau di utara saya di selatan. Padahal dulu kita pernah sepakat jika kau akan betah tinggal di selatan. Tapi kenapa belakangan ini kau sering pergi ke utara, meninggalkan perabotan yang kau bawa sendiri.”

Ketika sepasang kekasih tadi membahas perabotan, saya jadi teringat dengan kasus sendok dan perabotan rumah tangga dari gedung DPR yang dibawa pulang ke rumah oleh Roy Suryo beberapa tahun yang lalu. Dan dari obrolan itu, saya dapat menyimpulkan apabila mereka adalah sepasang suami istri yang sedang dilanda kemelut carut marut, perihal tempat tinggal.

Seharusnya, apabila sudah mengikrarkan diri dengan jalinan pernikahan, tentu ego pribadi harus ditiadakan. Harus di kekang. Semua keputusan harus lewat dialog bersama bukan lagi keputusan sepihak. Sebab pernikahan itu, bukan menyatukan dua insan manusia, akan tetapi memadukan keluarga besar yang berbeda dari segi karakter, cara pandang dan cara berfikir. Kepentingan bersama lebih utama daripada kepentingan pribadi.

Selain itu, jika kedua sejoli yang berselisih di kedai kopi tadi adalah anak dari keluarga yang terpandang dimasyarakat, tentu akan menjadi berita yang hangat dan viral dari rumah ke rumah. Dari warung ke warung, hingga mulut ke mulut. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Saya mau membuka sebuah usaha, namun tetangga saya sudah ada yang menjalankan usaha yang serupa, saya kawatir jika saya menjalankan usaha tersebut tetangga saya akan merasa tersaingi, mohon dijelaskan bagaimana pandangan fiqih tentang usaha tersebut, apakah saya perlu meminta izin pada tetangga saya ?. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb. Membuka usaha […]

  • PCNU-PATI

    Kado Kemerdekaan Untuk Marbot

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Dalam sepekan PC Lazisnu Pati telah melaksanakan kegiatan pendistribusian kado kemerdekaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada aksinya kali ini, PC Lazisnu Pati menyasar para marbot masjid dan mushola di wilayah kecamatan Pati.  Diketahui pendistribusian bantuan tersebut dimaksudkan dalam rangka turut memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 tahun. Sehingga jumlah penerimanya pun sejumlah […]

  • Terpilih Kembali, Ini 3 Misi Ketua GP Ansor Gembong

    Terpilih Kembali, Ini 3 Misi Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Imam Shomali Wicaksana ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gembong masa khidmat 2023-2025 terpilih kembali sebagai ketua organisasi sayap muda NU tersebut. Pemilihan ini dilakukan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC GP Ansor Gembong, Jumat (17/1) kemarin. Dirinya memenangkan suara dengan tanpa pesaing alias calon tunggal. Jika tidak ada halangan, sesuai dengan PD/PRT, […]

  • Photo by Colin Watts

    Ontran – Ontran

    • calendar_month Ming, 18 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Resahku kali ini karena udah masuk musim pemilu. Gegeran di medsos sudah tidak bisa di filter lagi. Yang sana nyerang sini. Yang sini nyerang sana. Uwes gak tahu lagi mana yang benar. Ada yang bilang kejadian 98 itu bukan dalang si ini. ada yang bilang pengajuan MK karena awalnya dari itu. […]

  • PCNU-PATI

    Ai

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan. SEIAku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan–mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku–aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya mencintainya, dengan caraku sendiri. AIAku bersahabat dengan Sei sejak kami masih sangat kecil. Saat mulai […]

expand_less