Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
  • visibility 419
  • comment 0 komentar

Pesantren pada umumnya lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsen dalam transformasi keilmuan di bidang keagamaan. Anggapan ini bukannya tidak beralasan, karena kegiatan yang berlangsung saban harinya secara intensif adalah pada kajian hafalan, sorogan dan bandongan.

Model pengajian ini sudah lazim berlaku di berbagai pesantren di Indonesia. Sehingga tidak menafikan apabila mayarakat menilai kalau pesantren adalah sumber dari khazanah kajian klasik dalam bidang keagamaan.

Meskipun pada umumnya pesantren lebih konsen dalam kajian keagamaan, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pesantren juga mampu memberikan sumbangsih dan kontribusi nyata dalam mengangkat ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat.

Adapun model pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di lingkungan pesantren tentunya berbeda dengan model pemberdayaan dari pemerintah. Akan tetapi pada esensinya adalah sama yakni sama-sama mengentaskan kemiskinan dan memberikan penyadaran kepada masyarakat. Mengingat banyak sekali masyarakat yang masih terbelakang dan mengalami bentuk ketimpangan sosial. Maka, dengan adanya bentuk ketimpangan sosial di lingkungan masyarakat, memantik dan mengundang banyak lembaga dan stakeholder untuk bergerak dalam melakukan aksi pemberdayaan mayarakat.

Salah satunya adalah dari lingkungan pesantren, di mana pesantren tidak hanya memberikan kajian keagamaan kepada para santri, tetapi juga turut andil dalam memberikan sumbangsih kepada masyarakat dalam bentuk penyadaran dan pemberdayaan masyarakat.

Maka, yang lebih penting dari semua program pemberdayaan adalah harus sesuai dengan potensi. Karena dengan berbasis potensi, masyarakat akan paham dan mampu dalam memaksimalkan potensi yang ada. Mengingat potensi bisa digali apabila dalam proses pengelolaannya dilakukan secara kontinyu.

Oleh sebab itu, peran pesantren dalam hal ini sebagaimana dijelaskan oleh KH. Sahal Mahfudh dalam bukunya Nuansa Fiqh Sosial dijelaskan, bahwa “salah satu kegiatan yang dianggap baru oleh kalangan masyarakat pesantren adalah pengembangan masyarakat. Di mana pengembangan masyarakat bertujuan pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, dengan melakukan pendekatan kebutuhan dan permasalahan mayarakat sebagi subjek atau objek.

Sedangkan kebutuhan masyarakat itu selalu berkembang dan permasalahan masyarakat pun hampir tidak pernah absen di semua lapisan, baik secara moril maupun materiil. Dengan demikian, pengembangan masyarakat akan selalu mendapatkan tempat sepanjang masa di masyarakat mana pun, baik di kota maupun di desa yang masih bersifat agraris maupun masyarakat industri.”

Namun jika pesantren ingin berhasil dalam melakukan pengembangan masyarakat yang salah satu dimensinya adalah pengembangan sumber daya, maka pesantren harus melengkapi dirinya dengan tenaga yang terampil dalam mengelola sumber daya yang ada di lingkungan masyarakat. Karena sumber daya manusia merupakan kunci sukses dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, pesantren yang mampu mengembangkan dua potensinya, yaitu potensi pendidikan (sosial dan keagamaan) serta potensi kemasyarakatan. Maka pesantren tersebut, bisa diharapkan melahirkan ulama yang tidak saja luas dalam wawasan pengetahuan keagaaman juga luas dalam pemahaman problematika sosial di lingkungan masyarakat.

Oleh sebab itu, sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pesantren juga mampu memenuhi tuntunan zamannya dalam rangka pemecahan persoalan kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari adanya kaidah “Al-Muhafadhatu alal qasimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah” artinya konsisten mempertahankan budaya lama yang masih relevan dan aktif mengadopsi budaya baru yang lebih baik.

Dengan begitu, harapannya kedepan pesantren bisa mencetak kader yang mumpuni dan mampu memberikan kontribusi serta sumbangsih dalam mengurai problematika sosial yang ada di lingkungan masyarakat. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    PATI-Siang ini, Rabu (7/8) pemandangan berbeda tampak di Kabupaten Pati. Orang-orang berduyun-duyun memadati alun-alun Kota Pati. Rupanya, hari ini merupakan puncak perayaan hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696. K. Yusuf Hasyim memberika ucapan selamat atas hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696 2019 menjadi istimewa karena pada tahun ini diadakan kirab boyongan. Kirab boyongan sendiri merupakan […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana, akhir-akhir ini. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban perjalanan […]

  • Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sekretaris PC PMII Pati, Agus Ulinnuha (jas biru) mendampingi Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.H. (seragam polisi kiri) sedang memantau perjalanan kegiatan vaksinasi covid-19 dosis 1 yang dilakukan oleh PMII Pati dan Polres Pati PATI – Para mahasiswa memang sudah selayaknya bergerak. Bukan sekadar belajar di ruang kelas, namun juga harus turun tangan melayani […]

  • Twibonze Fatayat NU Ramadhan

    Twibonze Fatayat NU Ramadhan

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

      Cara Memasang Foto Di Frame Twibons Harlah Fatayat NU Ke 71     1. Klik Link   https://twb.nz/fatayatnubulanpuasa 2. Klik Pilih Foto     3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas        4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons   5. Twibons sudah jadi     [iframe src=”https://twb.nz/fatayatnubulanpuasa” width=”100%” height=”500″]

  • 90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 90 santri Lirboyo yang berasal dari Kabupaten Pati kembali ke pondok pesantren, Jumat (13/5/2022) pagi. Puluhan santri itu diberangkatkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, mengatakan, pihaknya secara rutin memfasilitasi para santri, baik  berhubungan dengan pemberangkatan maupun kepulangan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan santri yang lain […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsen dalam bidang keagamaan. Pesantren juga bisa diartikan sebagai sebuah ‘institusi budaya’ yang lahir atas prakarsa dan inisiatif tokoh masyarakat yang bersifat otonom. Sejak awal berdirinya, pesantren merupakan potensi strategis yang ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena mayoritas pesantren […]

expand_less