Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Mei 2017
  • visibility 341
  • comment 0 komentar

“Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan anak kudanya sehingga menjadi seperti gunung – yakni memenuhi lembah gunung karena banyaknya.” (Muttafaq ‘alaih, dari Abu Hurairah r.a.)
            Melaui hadis diatas kita mengetahui apabila sedekah akan menjadikan hidup di dunia menjadi lebih berkah. Sebab dengan sedekah kepada orang yang membutuhkan kita tidak akan kekurang. Bahkan akan bertambah lebih harta kekayaan kita.
            Buku yang bertajuk Tukang Singkong Naik Haji, ada 33 kisah yang menceritakan keajaiban sedekah.  Semisal salah satu kisah dari Nurma yang buka usaha di bidang aksesoris. Saat itu yang ia jual adalah kalung. Sudah hampir dua minggu ia jualan. Namun tak satu pun pemesan datang. Padahal, ia sudah membuat website dan menyebarkan brosur dan lain sebagainya sudah ia lakukan.
            Hingga akhirnya, suatu hari setelah sholat ashar di masjid di bilangan Ragunan. Nurma saat itu melihat bapak-bapak tua yang sedang membersihkan toilet dan tempat wudhu. Entah kenapa tiba-tiba terbesit untuk memberikan uang kepada bapak tersebut. Ia berikan uang 50 ribu dan di selipkan ke saku bapak tadi. Keesokan harinya Nurma mendapatkan order kalung banyak dari teman-temanya. (hal 55)
Kisah lain yang mengharukan, adalah Guru Ngaji Naik Haji hari-hari sang guru ngaji dihabiskan untuk mengajari anak-anak kampung membaca al-Quran, mengenal akidah Islam, dan memahami baik burunya kehidupan. Waktu terus berjalan dan anak didiknya bertambah dewasa, menyebar keman-mana dan menjadi orang kaya dengan bekal ilmu agama yang sang guru ajarkan dengan tulus. Sememtara anak didiknya menjalani hari-harinya dengan sukses, sedangkan sang guru tetap menjalani hari-hari yang sama di desa tempat tingal dengan kondisi yang sama.
            Kemudian salah satu muridnya mengetahui keadaan guru ngajinya tersebut dan membicarakan dengan teman-temannya. Maka, terbitlah keinginan mereka untuk sedikit memberikan kebahagiaan kepada yang guru ngaji yaitu dengan menaikan haji. Sang guru pun naik haji karena amal yang ditanamnya dari dulu dengan ikhlas. (hal 102)
Inilah sebagian isi buku karya Satria. Dalam buku ini, juga diuraikan, keutamaan sedekah. Pertama mendapatkan pahala yang besar. Kedua, rezeki semakin bertambah. Orang-orang banyak yang keliru dengan berpikir sedekah malah membuat miskin, padahal malah sebaliknya. Seperti kisah di atas dan kisah lainnya dalam buku ini. Rasulullah Saw bersabda yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, “Barang siapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata pencarian yang naik, sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian terhadap anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi besar seperti gunung.” (halaman 33)
Buku ini direkomendasikan untuk dibaca oleh para Muslim. Semoga dengannya, kehidupan kita semakin berkah karena terbiasa untuk bersedekah dan berbagi kepada sesama. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya.
Judul                            : Tukang Singkong Naik Haji
Penulis                          : Satria Nova
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, Februari 2017
Tebal                            : 196 halaman
ISBN                           :  978-602-418-083-6
Peresensi                     : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • Tradisi Nahdlatul Ulama

    Tradisi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Pati. Tradisi Nahdlatul Ulama memang sudah melekat sejak berdirinya, terutama Tahlil, karena melalui Tahlil kita bisa mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal, bukan hanya tahlil yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, melainkan ada manaqiban, ziarah kubur dan lain sebagainya, penjelasan tersebut disampaikan oleh Laila Dawil Fikroh peseta KKN IPMafa PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di Plukaran […]

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

  • KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    KONFERESI PAC GP Ansor Kec. Tayu

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Konferensi merupakan forum konstitusional organisasi sebagai evaluasi dan pergantian kepengurusan PAC GP Ansor Kec. Tayu dilaksanakan pada hari (Ahad 13/12 2015) bertepatan dengan 1 Rabiul Awwal 1437 H. di Pondok Pesantren Darun Nasri Tayu Wetan.  “Generasi muda Ansor  hari mampu menjadi pelayan masyarakat, mengabdi untuk agama dan masyarakat. Dengan demikian keberadaan kita di akui oleh […]

  • PCNU - PATI

    KH. Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Buku ini menyajikan informasi tentang pemikiran dan perjuangan Kyai Haji Hasyim Asy’ari, termasuk informasi yang selama ini hanya diketahui dan dipahami oleh kalangan santri. Diharapkan pengabdian Kyai Haji Hasyim Asy’ari untuk negeri itu dapat dijadikan teladan dan menginspirasi generasi muda kita untuk lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • PCNU-PATI

    Menuju Kesempurnaan Diri

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar
expand_less