Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Khidmah Santri Untuk Negeri

Khidmah Santri Untuk Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
  • visibility 580
  • comment 0 komentar

Pati. Santri selalu loyal untuk negeri. Hari Santri Nasional (HSN) yg jatuh pada 22 Oktober 2017 mengingatkan bangsa akan besarnya jasa para santri dlm mengusir penjajah, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan dgn berbagai program, khususnya pendidikan dan ekonomi kerakyatan.
“Resolusi Jihad Hadlratussyekh KH M Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 2017 yg mewajibkan umat Islam mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan membuktikan besarnya nasionalisme dan patriotisme para santri dlm mengawal negeri. Jika santri terdahulu punya spirit tinggi dalam khidmah untuk bangsa, apa khidmah santri untuk negeri di era sekarang?” jelas Ketua Panitia Hari Santri Jamal Makmur
Banyak sekali tantangan bangsa, meliputi krisis moral, mental, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, politik, dan sosial. Maka, ada banyak hal yang harus dilakukan santri di masa depan.
Pertama, mengembangkan pendidikan baik formal maupun nonformal, seperti pesantren, madin, TPQ, madrasah, dan lain-lain. Para santri harus belajar manajemen pendidikan profesional supaya mampu mentransformasi pendidikan ke arah yang lebih dinamis dan kompetitif.
Kedua, mengembangkan masjid, mushalla, dan majlis ta’lim dgn kegiatan penguatan akidah, pengajian kitab aswaja nahdliyah, sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan remaja masjid.
Ketiga, menghidupkan organisasi NU di wilayahnya masing-masing supaya eksistensi NU dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat secara umum. Selain kegiatan rutin, seperti lailatul ijtima’, barzanji, dan kajian kitab, lembaga amil zakat, infak dan sedekah harus dihidupkan. Jangan sampai potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun hanya tinggal potensi saja tanpa angka yang riil. Jika angka itu bisa dikumpulkan 100 trilyun saja, betapa besar potensi yang bisa digunakan untuk pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kualitas pendidikan.
Keempat, mengokohkan paradigma dan aksi Islam Aswaja yg rahmatan lil alamin dan menolak tegas paham radikal, fundamental, dan teror yang menebarkan kebencian, amarah, dan menghalalkan segala macam cara. Khilafah Islamiyah struktural ditolak karena hanya kedok untuk kepentingan politik primordial. Khilafah Islamiyah kultural diwujudkan dgn menegaknya nilai-nilai substansial Islam, seperti keadilan, kesetaraan, kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebahagaiaan lahir batin. Dalam konteks Indonesia, PBNU (Pancasila, Binneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945) adalah harga mati demi keutuhan dan kemajuan bangsa.
Kelima, membangun politik yang santun, bermartabat, dan jauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Politik yg diperkuangkan santri berorientasi kpd tegaknya kemaslahatan rakyat, yaitu terpenuhinya kebutuhan primer, sekunder, dan tersier, bukan politik yang justru memperkaya diri, keluarga, dan golongan.
Kelima hal tersebut harus menjadi PR besar bagi santri-santri masa depan, pungkas Jamal (N)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Ben_Kerckx

    Suami Khayalan

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apa mbak ini calon istrinya Mas Faris?” Tanya Bi Misih sambil mengamati gadis di depannya. Ia fokus pada gaun pengantin yang dikenakan si gadis. “Tidak. Kami baru saja ketemu.” “Ooh.” Bik Misih tersenyum. “Mari ikut saya,” lanjutnya mengajak gadis cantik itu masuk ke dalam. —– “Nah, gini lebih cantik. Masyaallah.” Bik […]

  • Calon Ketua IPNU dan IPPNU Pati Ditetapkan, Ini Data Diri dan Visi-Misinya

    Calon Ketua IPNU dan IPPNU Pati Ditetapkan, Ini Data Diri dan Visi-Misinya

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Data diri dan visi-misi bakal calon ketua IPNU Kabupaten Pati yang telah diresmikan oleh KPC IPNU/IPPNU Pati PATI – Komisi Penjaringan Calon (KPC) IPNU IPPNU Pati telah mengumumkan sejumlah nama yang terdaftar sebagai calon ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023. Untuk IPNU, KPC telah menetapkan 2 nama calon, yaitu M. Rikza Hasballa dan […]

  • MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    SALATIGA-MUI Kota Salatiga mengadakan Seminar Internasional bertajuk Toleransi di Kawasan Asia Tenggara pada Sabtu (3/8) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof, ketua Jam’iyah Ulama Fathoni Darussalam Pattani […]

  • Siswa MAN 1 Pati Kunjungi KPU, Ini Tujuannya

    Siswa MAN 1 Pati Kunjungi KPU, Ini Tujuannya

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Pati mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, pada Kamis (8/9/2022) pagi. Di dampingi oleh para guru, mereka belajar memahami pendidikan politik. Hal itu agar nantinya mereka dapat berperan aktif di masyarakat ketika sudah mempunyai hak pilih.  Salah satu siswa kelas X MAN 1 Pati, […]

  • Sugianto, Banser yang Mengocak Perut Rombongan PCNU Pati

    Sugianto, Banser yang Mengocak Perut Rombongan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    DEMAK – Istighotsah PWNU dalam menyambut 1 abad Nahdlatul Ulama yang dilangsungkan di Masjid Agung Demak, menyisakan cerita yang cukup menggelikan bagi undangan dari PCNU Pati. Setibanya di lokasi, pada Hari Sabtu (30/7), pukul 03.30 WIB, rombongan dari Pati tersebut diminta lurus ke barat menuju gedung PCNU Demak. “Kita diminta menyelesaikan administrasi sekalian ambil konsumsi,” […]

  • Menolak Diskriminasi Wanita

    Menolak Diskriminasi Wanita

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang […]

expand_less