Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
  • visibility 555
  • comment 0 komentar

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Seminar Hasil Riset Dosen pada Kamis (15/8). Bertempat di Ruang Meeting Rektorat IPMAFA, acara tersebut diikuti oleh penerima Hibah Peningkatan Mutu Penelitian LPPM IPMAFA Tahun 2019 dan civitas akademika lainnya.

Presentasi hasil riset dosen IPMAFA di ruang meeting IPMAFA Kamis (15/8)

Hadir sebagai reviewer ialah Dr. A. Dimyati, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, dan Dr. Ali Subhan, M.A, Wakil Rektor Bidang Administrasi, Sarana prasarana, dan Keuangan. Acara tersebut dipandu langsung oleh Ketua LPPM IPMAFA, M. Sofyan Alnashr.

Hasil riset yang diseminarkan merupakan penelitian dosen IPMAFA dari berbagai bidang keilmuan. Setidaknya riset tahun 2019 mewakili tiga Fakultas yang ada di IPMAFA, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam, dan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat.

Sofyan menjelaskan kegiatan riset merupakan program yang sejalan dengan visi kampus menjadi Perguruan Tinggi Riset yang Berbasis pada Nilai-nilai Pesantren. “Hal ini menjadi kewajiban dosen yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jadi dosen tidak mengajar saja namun juga harus meneliti dan mengabdi”, jelasnya.

Riset mendorong dosen untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya. Hasil riset diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat atau menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat untuk kehidupan sosial. Dalam hal ini, riset juga menjadi sarana mengembangkan pendidikan Islam terutama dunia pesantren. Tindak lanjut dari riset ini ialah publikasi hasil penelitian melalui jurnal ilmiah, baik cetak maupun daring atau online.

“Tanpa publikasi, hasil riset hanya akan menumpuk tak terbaca. Melalui jurnal ilmiah, hasil riset dosen bisa dijadikan kajian pustaka untuk riset-riset lain yang akan datang”, imbuh Sofyan.

Mengajar, mendidik, meneliti, dan mengabdi adalah tugas sekaligus tanggung jawab seorang dosen. Maka dalam pembelajaran, dosen sebisa mungkin melakukan kontekstualisasi antara teori dengan kenyataan, antara konsep dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian dosen akan lebih bermakna.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Emna Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam berbagai kesempatan sering mengungkapkan prinsip beragama masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kira-kira prinsip itu “Jawa dibawa, Arab digarap, Barat diruwat”. Ini soal berbagai soal kehidupan. Ya, agama, budaya, kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan tetek bengek yang lainnya. Jawa digawa berarti sebagai masyarakat Jawa jangan lupa Jawanya. Jawa […]

  • 1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Istighotsah dan Khotmil Qur’an bil Ghoib pada selasa (09/07) di Gedung Muslimat NU Pati. Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1446 H dan Harlah Muslimat NU ke-78 serta menyambut kedatangan jama’ah haji Kabupaten Pati tahun 2024. Rangkaian acara dalam kegiatan ini dimulai pukul 06.00 […]

  • Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    Fatayat NU Tayu Dilantik Bareng 5 Pengurus Ranting

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 590
    • 0Komentar

    TAYU-Para pemudi NU memadati Gedung Serba Guna Angkasa, Tayu Wetan, Minggu (1/3) kemarin. Dengan berkostum serba hijau, aktifis wanita muda NU yangbtergabung dalam organisasi Fatayat NU tersebut mendatangi lokasi untuk melangsungkan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tayu. Pengurus PAC Fatayat NU Tayu bersama MWC NU beserta Banom dan jajaran Muspika Bertepatan dengan tanggal […]

  • Ilustrasi, Dari Membaca ke Karya - PCNU PATI. Photo by Min An on Pexels

    Dari Membaca Ke Karya

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Mencipta sebuah karya yang mesti disiapkan adalah banyak membaca. Membaca buku, koran, majalah, status dimedia sosial sampai membaca kondisi atau keadaan yang tengah terjadi. Karena membaca adalah modal utama dalam menciptakan sebuah karya. Semakin banyak bacaan; maka semakin banyak kosa kata. Sehingga akan memudahkan kita untuk merangkai kalimat hingga menjadi rentetan paragraf utuh dalam karya […]

  • ​Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, LPPNU Pati dan MTs Al Fattah Juwana Edukasi Pembuatan Nitrobakter

    ​Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, LPPNU Pati dan MTs Al Fattah Juwana Edukasi Pembuatan Nitrobakter

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.862
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati menggelar pelatihan pembuatan pupuk hayati Nitrobakter dan pupuk padat berbasis kotoran hewan (kohe) di MTs Al Fattah Juwana, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk membekali para siswa dan civitas akademika dengan keterampilan pertanian ramah lingkungan. ​Dalam pelatihan tersebut, LPPNU Pati menerjunkan empat narasumber teknis, yakni Ali […]

  • Orang-Orang Daun Talas. Photo by Rendy Novantino on Unsplash.

    Orang-Orang Daun Talas

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Supporter bola memiliki loyalitas setinggi Burj Khalifa. Berbeda dengan pendukung olahraga lain, karakter fans sepak bola memang unik. Tragedi Heysel, Juventus VS Liverpool hingga yang teranyar, peristiwa Kanjuruhan menjadi saksi betapa setia para supporter cabang olah raga satu ini. Pada level tertentu, fanatisme semacam ini ‘cukup baik’. Seorang teman bercerita, bahwa […]

expand_less